
Keesokan harinya,Zack mulai masuk ke kantor perusahaan Mr Antonio,di dampingi ayahnya,
Semua mata tertuju pada Zack,karena perawakan Zack yang tampan dan rupawan membuat siapapun akan terpana,
Tubuh Zack yang tegap,rambut Zack yang rapih dengan suaranya yang khas penuh dengan wibawa dan pesona,
"Selamat pagi tuan"
Sapa salah satu karyawan Mr Antonio,
Zack tersenyum,namun seperti biasa Mr Antonio di kenal angkuh pada seluruh pegawainya,
Beda dengan Zack yang selalu ramah dengan siapapun,meski tatapannya tajam,namun senyum di wajahnya begitu terasa hangat,dan bersahabat,
"Suruh seluruh pegawai inti suruh untuk masuk ke ruangan saya"
Perintah Mr Antonio kepada kepala bagian pusat kantor,
Merekapun satu persatu mulai memasuki ruangan Mr Antonio,
Rupanya Mr Antonio akan mengenalkan pimpinan baru di perusahaannya,
Yaitu Zack,anaknya sendiri,
"Maksud saya menyuruh kalian berkumpul disini,saya ingin mengenalkan pemimpin baru kantor ini kepada kalian,"
Mr Antonio memegang dan menepuk bahu Zack pertanda mengenalkan dirinya adalah pemimpin baru perusahaannya,
"Ini dia Zack anak saya,dia sekarang yang akan memimpin perusahaan ini"
Seluruh karyawan bertepuk tangan menyambut Zack sebagai pemimpin barunya,
Terlihat pancaran rona bahagia di setiap senyum semua pegawai Mr Antonio,mereka bahagia karena sekarang mereka akan di pimpin oleh Zack yang lebih baik dari Mr Antonio,tentu nya lebih muda dan lebih menarik pikir mereka,
"Selamat atas jabatan barunya pak Zack"
Mereka semua menyalami tangan Zack,
Zack pun ikut bahagia melihat semua karyawannya bisa menerima dirinya dengan sebegitu antusiasnya,
Begitupun dengan Mr Antonio,dia pun turut bahagia melihat penyambutan kepada Zack yang begitu antusias,
"Terimakasih semuanya,saya harap kita bisa bekerja sama dengan baik bersama-sama,karena kita semua adalah keluarga"
Ucap Zack menyambut kehadiran pertama kalinya di kantor ayahnya sebagai pemimpin baru,
"Baik pak,kami akan bekerja semaksimal mungkin"
Akhirnya merekapun membubarkan diri dan kembali ke pekerjaannya masing-masing,
*****
__ADS_1
Mr Antonio pamit pada Zack untuk mengurus satu hal yang penting,namun dia tidak menyebutkan hal tersebut pada Zack,
"Zack,sepertinya ayah harus keluar sebentar,ada yang harus ayah selesaikan bersama anak buah ayah di luar"
"Urusan apa ayah?jika urusan itu bisa anak buah ayah selesaikan biarlah menjadi urusan mereka"
Zack seakan menghentikan langkah Mr Antonio,
"Tidak nak,ini urusan ayah,kamu jangan khawatir,ini bukan penyerangan"
Mr Antonio coba menenangkan zack,agar dirinya bisa pergi keluar,menemui seseorang,
Mr Antonio pun keluar dari ruangan nya dan pergi keluar di dampingi dua pengawalnya,
"Baiklah kalau ayah memang tidak mau menemani zack,"
Jawaban Zack sedikit menggoda manja kepada ayahnya,saat mengantarkan sampai depan pintu mobil,
Merekapun saling tertawa karena terhibur dengan tingkah Zack yang sedikit manja saat itu,
"Bekerja dengan baik ya Zack,sekarang perusahaan ini adalah milikmu,ayah percayakan semuanya padamu"
Pesan Mr Antonio sebelum naik ke dalam mobilnya,
Zack pun hanya mengangguk dan tersenyum dengan pesan ayahnya,
Zack pun kembali ke ruangannya,ruang Mr Antonio saat memimpin kantor tersebut,
LIVA JEWELRY
Nama perusahaan berlian Mr Antonio,yang kini Zack teruskan,
Perusahaan LIVA JEWELRY bisa di katakan perusahaan terbesar dan terpopuler,perusahaan tersebut Mr Antonio rintis sejak Mr Antonio masih remaja bersama kedua orangtuanya,hingga kini kerja keras Mr antonio terbayar dengan hasil nya yang memuaskan,meskipun dia begitu sukses dalam bidang usaha berlian,
Mr Antonio tidak ingin melepas bisnis haram yang selalu menjadi surga baginya,surga bagi para pecandu,surga bagi para penghisap,
****
Kini Mr antonio sudah sampai di tempat yang di janjikan seseorang kepadanya,
Ternyata Mr Antonio bertemu dengan salah seorang koleganya di Belanda,kolega barang haram tentunya,
Mr Antonio bertemu dengan Jefri kawan baru pesaing lama,
Ya dulunya Jefri adalah musuh besar Mr Antonio selain Mr Reynold,namun Jefri memutuskan untuk bekerja sama dengan Mr Antonio,karena Jefri merasa lebih banyak mendapat untung bersamanya,
"Sudah lama kau ada disini?"
Mr Antonio menyapa Jefri yang sedari tadi sudah menunggunya di sebuah cafe,
"Kau,tidak,aku juga baru sampai 5 menit yang lalu"
__ADS_1
Merekapun berbincang mengenai kerjasamanya Yang semakin hari semakin tinggi,
Jefri memang belum lama kerjasama dengan Mr Antonio,karena sebelumnya dia bekerjasama dengan Mr Reynold,akan tetapi Jefri kecewa dengan Mr Reynold karena dia telah menipu dirinya dulu,itu sebabnya dia lari ke Mr Antonio untuk bekerjasama dengannya,
Hubungan mereka bisa di katakan baik dan lumayan dekat,hingga jika ada suatu informasi apapun yang mengancam bisnisnya,Jefri selalu memberi tahu Mr Antonio,termasuk pencurian barang haram Reynold tempo dulu,
Jefri lah yang memberi tahu Mr Antonio untuk mengelabuinya,
"Sekarang di Belanda juga sedang gencar pencarian pengedar narkoba bos,banyak anak buah ku yang tertangkap oleh agen polisi sialan itu,dia dengan mudah menangkap dan menjebak anak buah ku dengan menyamar sebagai pembeli,para polisi itu tidak bisa kita suap,mereka terlalu jujur untuk kita ajak kerjasama"
Ujar Jefri pada Mr Antonio menceritakan situasi bisnisnya di belanda dengan penuh amarah terhadap seorang polisi yang menangkap beberapa anak buahnya,
"Memang siapa polisi itu?"
Mr Antonio seakan penasaran dengan polisi yang Jefri bicarakan,polisi yang begitu ahli menangkap beberapa anak buah Jefri,
"Entahlah aku tidak tahu siapa nama polisi itu,yang aku tahu dari anak buah ku,dia berasal dari Indonesia yang bertugas disana"
Jefri masih dalam keadaan kesal dengan mengepalkan tangan dan memukul keras meja,
Mr Antonio pun semakin penasaran kala ia mendengar polisi itu berasal dari negara lamanya,Indonesia,
"Sepertinya aku harus mengetahui siapa dia "
Ucap Mr Antonio pada Jefri,
Jefri pun dengan senang hati mengajak Mr Antonio pergi ke rumahnya di Belanda untuk mencari tahu siapa polisi yang dia maksud,
"Setelah pulang dari sini,aku akan mencari waktu yang tepat untuk pergi ke Belanda"
Ucap Mr Antonio pada Jefri,
Jefri pun menganggukkan kepalanya,dan bersulang kembali menikmati segelas air surga dunia yang memabukkan mereka,
Dengan di layani beberapa wanita cantik dan ****,suasana di dalam cafe begitu menggairahkan walaupun malam belum tiba,
Di sela mabuknya,Mr Antonio sempat berpikir bagaimana memberi alasan yang tepat pada Zack agar dirinya bisa pergi ke Belanda untuk mencari tahu siapa polisi yang mulai mengancam sahabat nya itu,
Dia terus berpikir dan berpikir,hingga akhirnya dia menemukan celah ide kecil dengan alasan kawan lama ingin bertemu dengannya,
"Mungkin alasan ini sedikit sederhana,tapi Zack pasti akan menerima dan tidak akan mencurigai ku"
Pikir Mr Antonio,
Dia pun tersenyum sendiri dengan hasrat kemenangan,
Alunan lagu yang kian panas membuat jiwa Mr Antonio dan Jefri pun mulai bergairah kembali,tatkala wanita wanita penggoda mulai merambah tubuh mereka,
Merekapun dengan puas hati menerima pelayanan wanita penggodanya itu,
bersambung...
__ADS_1