Dendam Sang Anak Mafia

Dendam Sang Anak Mafia
Bubu masih hidup


__ADS_3

Saat kejadian naas terjadi pada keluarga Zack,adik bayi Zack masih berusia satu bulan,zack sering memanggil adik bayinya itu dengan panggilan bubu saja,karena saat itu Zack masih belum mengingat jelas nama adiknya itu,


"Bubu,Dimana kau sekarang"


Pikir Zack dalam lamunannya,


Lamunan Zack pun pecah kala pak Mamat membuatnya tersadar,


"Nak,"


Zack tidak ingin membuat pak Mamat curiga kalau dirinya Zack yang dia harapkan kebaikan hidupnya,


Zack pun pamit pada pak Mamat dan berterimakasih untuk semua informasi yang telah dia berikan padanya,


Karena informasi yang di berikan pak Mamat begitu membuat teka teki hidup Zack semakin menyala,


(Biar nanti aku kembali kesini untuk melihat rumah ini)


Zack pun kembali masuk ke dalam mobil,dia berniat untuk langsung pergi ke makam orangtuanya,


Saat mobil Zack melaju,


Tanpa di sadari mobil pak Adrian dan Markus pun tiba di rumah lama Zack yang kini dia tempati,


Hanya sayang mereka tidak berpapasan secara langsung,


Pak Mamat pun membuka gerbang rumah pak Adrian dan mempersilahkan masuk,


"Silahkan masuk tuan"


Pak Adrian pun mengangguk dan melemparkan senyum tanda terimakasih pada pak Mamat karena telah membuka kan pintu gerbang nya,


Mereka pun keluar,pak Adrian coba memboyong Markus yang masih lemas,pak Mamat pun membantunya,


"Loh den Markus kenapa pak"


Pak Mamat menanyakan keadaan Markus,


"Terjadi insiden kecil di Surabaya pak,oh ya pak selama kami pergi,apa ada orang yang mencari saya"


Tanya pak Adrian pada pak Mamat,


"Tidak pak,tapi tadi sebelum bapak sampai di rumah,ada seorang pemuda asing yan melihat-lihat rumah ini,tapi dia tidak menanyakan bapak,dia justru menanyakan pemilik rumah ini sebelumnya,pak Agatha dan Bu Helena,dia juga menanyakan makam mereka"


Jawab pak Mamat menceritakan tentang Zack,


Pak Adrian pun tak mampu menebak siapa pria asing yang di ceritakan pak Mamat,karena dia memang tidak terlalu tahu tentang kasus pak Agatha dan Bu Helena,tapi semenjak pak Mamat menceritakan semua itu,pak Adrian jadi tertarik ingin mengetahui kasus kematian keluarga pak Agatha dan Bu Helena,


"Terimakasih informasinya pak"


Ucap pak Adrian pada pak Mamat,


Pak mamat pun kembali keluar rumah pak Adrian,

__ADS_1


,..


Sementara itu Markus pun berbaring di kasurnya,dia teringat Laura,


Markus merasakan perhatian Laura berbeda kepadanya,Markus merasa Laura juga jatuh hati padanya,semua perhatian yang telah Laura berikan pada Markus,membuat Markus merasa percaya diri dan yakin akan perasaannya pada Laura,


Dia mengambil ponsel untuk menghubungi Laura,namun ternyata nomor Laura tidak aktif,


(Mungkin Laura masih sibuk) pikir markus,


Akhirnya Markus pun kembali berbaring melanjutkan istirahatnya,


Di tempat lain Zack kini sudah berada di tempat pemakaman umum di Jakarta,


Dia coba mencari nama Mr Agatha dan Mrs Helena, Zack terus mengamati satu persatu,namun dia tidak berhasil menemukan makam orangtuanya,


Akhirnya seorang penjaga makam datang dan bertanya pada Zack,makam siapa yang sedang dia cari,


"Oh ya pak,saya sedang mencari makam atas nama Mr Agatha dan Mrs Helena,"


Tanya Zack pada penjaga makam,


"Apa Mr Agatha yang nak muda maksud pak Agatha yang meninggal karena perampokan itu"


Penjaga makam itu pun membawa Zack ke makam pak Agatha dan Bu Helena,


"Ini makam mereka nak"


Tunjuk penjaga makam,


"Pa..ma,,maafkan Zack,untuk pertama kali Zack menemui papa dan mama,"


Tak terasa air mata Zack menetes mengingat orangtuanya yang sudah tiada,


Tapi dia cukup lega karena Zack tahu kalau kemungkinan besar adiknya masih hidup,


Zack mencurahkan segala isi hati nya di pusara orangtuanya,


Zack melimpahkan kerinduannya kepada mereka,


Hingga tak terasa air mata Zack mulai berderai,Zack tak kuasa menahan air mata nya yang seakan ikut bersedih bersamanya,


"Pa ma,,jika benar bubu masih hidup,doakan Zack agar Zack bisa menemukan adik Zack dan bisa berkumpul bersamanya"


Tapi Zack tidak tahu bagaimana cara mencari adiknya,dia samasekali tidak mengetahui tanda adik bayinya itu,Zack coba mengingat semua kenangan mereka,


Zack ingat betul disaat bayi bubu lahir ke dunia,papa dan mama nya terlihat sangat bahagia,begitupun dengan Zack,papa Agatha mendekatkan Zack dan bayi bubu,namun Zack masih di larang untuk mencium bayi bubu karena masih terlalu kecil,


Pa Agatha pun selalu berpesan pada Zack agar senantiasa menjaga adiknya meskipun dalam keadaan apapun,


"Oh ya nak,kamu harus sayang pada adikmu ya,jaga dia lindungi dia,biar nanti jika papa dan mama sudah tiada,kami akan tenang jika kau sudah bisa menjaga adikmu"


Pesan pa Agatha pada Zack saat bayi bubu terlahir,

__ADS_1


Dengan kepolosan Zack dia berjanji akan menjaga adiknya sampai mati,


Pa Agatha pun tertawa mendengar jawaban polos Zack untuk menjaga adiknya sampai mati,


Zack kecil yang saat itu masih berusia 4 thn terlalu muda untuk menjadi seorang kaka,tapi meskipun begitu,dia sangat menyayangi adik perempuannya itu,


Zack berharap dia bisa bertemu dengan bayi bubu nya,


Tak terasa hari mulai petang,angin sore mulai bertiup,Zack akhirnya pamit dari pusara papa dan mamanya,


Tak lupa Zack menyiram makam dan menaburkan bunganya di atas pusara ibu dan bapaknya,


Zack pun pamit kembali ke hotel,


"Pa ma,,Zack pamit dulu ya,Zack janji besok Zack akan pergi kesini lagi untuk menemui papa dan mama"


Pamit Zack sebelum meninggalkan tempat pemakaman umum tempat bersemayamnya jasad kedua orangtuanya,


...


Tak lama berselang,Bu Marissa di temani Kania turun dari mobil dan berjalan hendak ke arah pusara bu Helena dan pa Agatha,


Terkejut Bu Marissa melihat ada taburan bunga dan siraman air yah masih terlihat baru,


Begitupun dengan Kania,


Dia juga terlihat kaget melihat makam ibu dan Ayahnya sudah di penuhi bunga


Bu Marissa pun coba bertanya pada menjaga makam,


"Pak,maaf pak,apa sebelumnya ada yang nyekar ke makam majikan saya"


Tanya Bu marissa,


"Oh ya Bu,barusan saja ada anak muda yang mencari pusara bu Helena dan pak agatha,baru saja dia pergi"


Jawab penjaga makam,


Bu Marissa bingung,siapa anak muda yang di maksud penjaga makam itu,setahu Bu Marissa keluarga pak Agatha yang tersisa hanyalah Kania,anak bungsu mereka,adik Zack yang selama ini dia urus,


(Siapa yang di maksud penjaga itu,apa mungkin itu Zack,tapi bukankah Zack..)


Lamunan Bu Marissa terpecah kala Kania menyadarkannya dan berbicara pada Bu Marissa mungkin itu salah satu sahabat ayahnya,


"Sudah Bu,mungkin itu sahabat papa,bisa jadi kan"


Ucap Kania yang mulai duduk samping pusara kedua orangtuanya,


Bu Marissa pun menganggap semua yang Kania ucapakan ada benarnya,dia pun kini tidak terlalu menghiraukan pikiran nya pada Zack,karena mustahil pikir Bu Marissa jika Zack bisa kemari,


(Zack,semoga kau masih hidup dan baik-baik saja dimana pun berada)


Setahu Bu Marissa Zack hilang di culik perampok yang telah membunuh majikannya itu,dan sampai saat ini perampok itu belum juga bisa ditemukan,

__ADS_1


vote like koment nya mana guys πŸ™πŸ»β€οΈ


klik juga hadiah hadiahnya ya πŸ™πŸ»


__ADS_2