Dendam Sang Anak Mafia

Dendam Sang Anak Mafia
Pertemuan pertama Markus dan Mada


__ADS_3

Seluruh anak buah Mr Antonio yang berjaga di depan,terkejut melihat kedatangan Zack yang tiba-tiba dengan menyeret salah satu di antara mereka,


Mereka pun memberi salam pada Zack dengan menyambut dan memanggilnya tuan secara sopan dan anggukan kepala,


"Tuan"


"Ayo"


Sesekali Zack menendang pria itu,menuju depan pintu rumah,


Mr Antonio yang saat itu sedang berbincang dengan salah satu koleganya, terkejut melihat anak buahnya terlempar,


Sontak Mr Antonio pun berdiri tegap,melihat anak buahnya terlempar tepat di hadapan kakinya,


"Ada apa ini?"


Tatapan Mr Antonio tajam penuh amarah melihat anak buahnya terlempar tepat di hadapannya dan kolega yang sedang bersamanya,


Seketika amarah Mr Antonio mereda tatkala,di depan pintu Zack berjalan pelan penuh dengan kekecewaan terhadap anak buah ayahnya,


(Musik mengalun menjadi tegang)


"Zack"


Mr Antonio terkejut sambil mengepalkan kedua tangannya melihat anak buahnya membuat kekacauan,


"Zack kau,sejak kapan kau keluar dari militer mu? Apa yang terjadi?"


Mr Antonio berjalan menuju Zack dan menyambut nya dengan penuh kerinduan,


Karena sudah enam purnama,dirinya tidak pernah bertemu dengan Zack,


"Tanyakan pada anak buah ayah.apa yang telah dia lakukan di luar sana?"


Zack menunjuk pria yang tersungkur itu dengan penuh kebencian dan kekecewaan,


"Apa yang sudah kau lakukan hah?"


Mr Antonio bertanya seolah tidak tau apa yang telah anak buahnya lakukan,sehingga Zack bisa marah seperti itu,


Padahal Mr Antonio tau,bahwa pria itu memang utusannya untuk mengirim barang haram kepada kumpulan anak muda di tempat tadi dia di tangkap,


Mr Antonio coba memberi kode kepada Alex agar segera membawa pria itu untuk dia habisi,agar tidak buka mulut perihal perkara yang membuat Zack marah,


"Ampuni saya tuan, saya mohon ampun"


Pria itu terus bersujud di kaki Mr Antonio untuk mengampuninya,


"Perbuatan itu tidak bisa kita maafkan ayah,kau sendiri tau,narkoba adalah barang haram,kita tidak bisa tinggal diam melihat mereka mengedarkan barang haram itu"


Zack memberi saran pada ayahnya agar memberi hukuman untuk anak buahnya,


"Kurang ajar kau"


Plak plak


Dua tamparan Mr Antonio mengenai kedua pipi pria itu,


"Apa belum cukup gajih yang aku berikan untukmu,"

__ADS_1


Mr Antonio berlaga memarahi anak buahnya agar Zack tidak mencurigainya,


"Aku tidak ingin kejadian ini terulang lagi ayah"


Pinta Zack pada Mr Antonio agar dia lebih mengawasi pergerakan anak buahnya untuk tetap setia pada ayahnya dan menjaga nama baik ayahnya,


"Alex bawa dia ,jebloskan dia ke dalam penjara"


Mr Antonio menyuruh Alex untuk membawa pria tersebut dari hadapan dirinya dan Zack,


Pria itupun di bawa Alex untuk di amankan dari kemarahan Zack dan Mr Antonio,


....


"Bagaimana kabarmu nak? Kenapa kau tidak memberitahuku kalau kamu akan pulang hari ini?ayah bisa menjemputmu?"


Mr Antonio memeluk hangat putra angkatnya itu,Mr Antonio sangat bahagia dengan kepulangan Zack ke rumahnya,


"Maafkan aku ayah,tadinya aku hanya ingin memberikan kejutan untukmu,tapi ternyata..."


"Sudahlah nak,jangan pikirkan pria tadi,biar hukum yang membalas perbuatan nya"


Mr Antonio memotong ucapan Zack,agar tidak berlarut dalam pembahasan si pria yang Zack tangkap sebagai pengedar narkoba miliknya,


Mr Antonio pun bertanya siapa yang bersama Zack,


"Dia Markus ayah,sahabat Zack di asrama,kebetulan Zack tadi pulang bersamanya,dia hendak pulang ke Belanda,tapi mungkin sepertinya dia akan menginap dulu malam ini, ya kan Markus"


Senyum Zack yang manis kala menggoda sahabatnya itu mulai mencairkan suasana Mr Antonio yang tegang saat itu,


Markus memberi salam pada Mr Antonio,dia memperkenalkan dirinya pada ayah Zack,


Markus menceritakan tentang dirinya yang berasal dari Belanda keturunan Indonesia,


Tanya Mr Antonio pada Markus,


"Ya om,hanya saja saya dibesarkan paman saya di belanda"


Markus pun menceritakan tentang keluarga nya di Indonesia yang telah meninggal karena kecelakaan yang menimpa kedua orangtuanya,


"Yang penting sekarang kalian sudah lulus dengan nilai terbaik,jadilah kebanggaan keluarga kalian"


Sejahat dan sekejam Mr Antonio,dia tidak ingin anaknya menjadi mafia seperti dirinya,


Mr Antonio ingin Zack tumbuh menjadi laki-laki kuat,hebat dan pintar,guna meneruskan usaha emas dan berlian miliknya kelak,


Karena Mr Antonio sadar,pekerjaan yang sedang dia geluti sejak lama,adalah pekerjaan yang tidak baik,


Merekapun mulai berbincang kesana kemari dalam suasana yang hangat,


Sementara kolega Mr Antonio,pamit pulang,


"Baiklah Mr Antonio,sepertinya pertemuan kita cukup sampai disini,jika ada sesuatu yang di rasa kurang,kami akan segera menghubungi Mr Antonio"


"Selamat atas kelulusan mu Zack"


Tak lupa kolega Mr Zack pun memberikan ucapan selamat atas kelulusan Zack yang luar biasa,


Dia pun pamit pulang,

__ADS_1


*****


Mada yang saat itu sedang merajut syal kesukaan Zack,di beritahu anak murah Mr Antonio,bahwa Zack sudah kembali,


Mada begitu sangat bahagia,


Dengan secepat kekuatannya,dia coba membawa tongkat penyanggah dia berjalan menuju Zack,


Karena faktor usia yang semakin tua,Langkah nya kini semakin lemah,bahkan untuk berdiri saja,dia memerlukan sebuah tongkat sebagai pembantunya,


Zack tak tinggal diam,diapun mulai berjalan menghampiri Mada yang ingin memeluknya,


"Zack ku"


Air mata kebahagiaan Mada mulai menetes di pipi tuanya,


Zack pun menuju dan meraih tangan Mada dengan kerinduan yang mendalam,


"Mada"


Zack memeluk ibu asuhnya dengan erat, Zack menyeka air mata kerinduan Mada yang menetes di pipinya,


"Aku begitu merindukanmu nak"


"Aku sudah pulang Mada"


(Musik mengalun dengan irama yang tenang dan haru)


Mada begitu merindukan Zack sejak lama,Mada ingin sekali bercerita dengan Zack,cerita yang mungkin akan merubah takdirnya sebagai anak mafia,


Tapi Mada akan mengatur waktu yang tepat untuk membicarakan yang sebenarnya pada zack


"Anakku Zack,apa kau baik-baik saja nak"


Tangan Mada meraih wajah Zack yang masih terlihat sangat tampan seperti dulu,dia usap peluh dan air mata Zack yang sedikit menetes di sudut matanya karena kerinduannya pada Mada,


"Aku baik-baik saja Mada"


Mada dan Zack melepas rindu dengan bertukar cerita,Mada pun menanyakan teman yang bersama Zack,


"Siapa dia Zack"


Pandangan Mada tertuju pada Markus yang sedang berdiri di samping Zack,


Zack pun memperkenalkan Markus pada Mada,


Markus nampak bahagia bisa bertemu dengan Mada,mereka pun saling bicara kesana kemari,


Tak lupa Markus pun memperkenalkan diri pada Mada,


Markus merasa nyaman bicara dengan Mada,ada rasa yang berbeda di rasakan Markus saat bersama Mada,


Entah apa yang dia rasakan,tapi Markus seakan merasa aman dan nyaman saat bertemu dengan Mada,


"Sekarang kalian bersihkan dulu badan kalian,setelah siap Mada akan hidangkan makanan untuk kalian berdua,pasti kalian lelah"


Mada menyuruh Zack dan Markus mandi untuk bersiap makan sore bersamanya, merekapun menuju kamar Zack,


Markus memutuskan untuk menginap satu malam di rumah Zack,karena ini sudah terlalu malam jika Markus harus melanjutkan perjalanannya,

__ADS_1


....


bersambung


__ADS_2