
Helena mencari cara untuk melerai perkelahian mereka,dia coba menghubungi satpam hotel untuk mengamankan Mr Antonio ,Helena pun coba menarik tangan Mr Agatha untuk menyudahi perlawanannya pada Mr Antonio,karena dia tau betapa bahayanya Mr Antonio,
"Sudah mas"
Bug...
Tiba-tiba saja pukulan tangan Mr Antonio mendarat di lengan belakang Helena dengan kencang,hingga Helena tidak sadarkan diri karena pukulannya itu,
Sontak Mr Antonio pun terkejut dengan kedatangan Helena yang tiba-tiba menarik tangan dan mendorong Mr Agatha hingga dirinya yang menjadi pendaratan terakhir tangan Mr Antonio,
Mr Agatha ikut terkejut dan langsung memangku tubuh Helena yang tidak sadarkan diri,kemudian satpam pun datang dan membawa Antonio untuk di amankan,
"Sayang..Helena,maafkan aku"
Ucap Mr Antonio masih tidak percaya bahwa dirinya telah membuat kekasihnya itu tak sadarkan diri karena pukulannya,
"Bawa dia ke kantor polisi"
Perintah Mr Agatha dengan penuh kekesalan dan kecemasan melihat kondisi istrinya itu,
Mr Antonio pun di tangkap dan di amankan,meskipun coba melawan namun dia tidak berdaya karena lemah melihat Helena dan rasa bersalah dirinya,
Helena pun di bawa Mr Agatha kedalam kamar untuk di beri penanganan,dia langsung menelpon dokter untuk memeriksanya,
Terlihat sekali kecemasan Mr Agatha di raut wajahnya yang tampan,
Meskipun pernikahan mereka terkesan mendadak dan dijodohkan oleh kedua orangtua mereka,namun Mr Agatha juga mencintai Helena sejak lama,Mr Agatha selalu bertemu dengan Helena jika dia ada kunjungan kerja pada ayah Helena semasa hidup,namun setelah ayah Helena tiada,pertemuan mereka bersambung begitu saja,
Mr Agatha pun mengetahui tentang kehamilan helena bersama Mr Antonio,namun dia menerima semuanya,dia tidak mempermasalahkan tentang masa lalu mereka,karena baginya itu hanya sepenggal masa lalu yang tidak akan dia bawa di masa depan,
Baginya kini masa depan Helena bersamanya bukan dengan Mr Antonio,karena mereka sudah menikah,dan seiring berjalannya waktu Helena pun menerima pernikahan mereka dengan lapang dada,bahkan bubuk cinta pun sudah mulai tumbuh di hati Helena pada Mr Agatha,
Dan setelah satu bulan tinggal di Bali,kini mereka kembali ke Jakarta dan memulai hidup baru dengan status suami istri,
Helena sempat berpikir bahwa Mr Agatha tidak akan menerima anak yang dia kandungnya saat ini, namu ternyata perlakuan Mr Agatha yang manis padanya membuat Helena semakin yakin bahwa dia adlah sosok pria yang pantas bagi dirinya dan anak-anaknya kelak,
__ADS_1
Setelah menikah Helena kini meneruskan bisnis ayahnya bekerjasama dengan Mr Agatha suaminya,karena sebelum ayahnya meninggal perusahaan ayahnya sudah dalam naungan Mr Agatha,sehingga mereka kini bukan saja hidup bersama melainkan bekerja bersama juga,
Kehidupannya sangat jauh dari pertengkaran,bahkan nyaris tidak ada api dalam kehidupannya,
Pasangan mereka di kenal sebagai keluarga harmonis,hingga akhirnya Zack pun lahir diantara mereka dan menambah suasana di dalam bahtera rumah tangganya terasa sempurna,
Kabar Kelahiran anak pertama Helena sampai terdengar di telinga Mr Antonio yang saat itu sudah ingin melepas dan menerima jika Helena bukan untuknya,hingga dia berniat untuk membawa anaknya itu pergi bersamanya,
Namun semua rencana Mr Antonio gagal setelah dirinya tidak berhasil masuk ke dalam rumah Mr Agatha walau hanya untuk melihat saja,
Wajah Mr Antonio sudah di wanti-wanti oleh Mr Agatha agar tidak boleh masuk di komplek perumahannya apapun itu alasannya,
Dan satpam disana pun menuruti permintaan Mr Agatha,mereka tidak membiarkan Mr Antonio masuk kedalam komplek tersebut,
Mr Antonio pun menyusun strategi lain untuk mendapatkan anaknya tersebut,dia sempat menghubungi Mr Agatha untuk bernegosiasi agar dia bisa mendapatkan anaknya,
"Siapa ini"
Tanya Mr Agatha,
Jawab Mr Antonio dengan nada ancaman,
Helena yang mendengarkan semua percakapan mereka sangat ketakutan jika anak yang baru dilahirkan nya sampai di bawa oleh Mr Antonio,dia histeris dan berteriak,hingga Mr Agatha pun terkejut dengan teriakannya,
"Tidak...jangan ambil anakku"
Helena memeluk erat anak yang sudah dia susui itu,
Mr Agatha pun mengakhiri pembicaraan dan berlari menuju Helena dan memeluknya,
"Tidak akan ada yang bisa mengambil anak kita sayang,kamu tenang saja"
Ucap Mr Agatha coba menenangkan Helena yang sedang menangis sedih,
Tentunya Helena tahu bagaimana Mr Antonio,dia tidak akan menyerah begitu saja sampai dia mendapatkan apa yang dia inginkan,
__ADS_1
Setelah beberapa saat Helena mulai sedikit tenang dengan senyum kecil bayi laki-lakinya itu,
Mr Agatha menanyakan perihal nama bayi mereka,dan ternyata Helena sudah menyiapkan nama yang cukup bagus untuk bayinya itu,
"Zack Louis Agatha"
Nama bayi laki-laki itu,Mr Agatha juga menyukai nama yang dibuat Helena,karena ada namanya di belakang nama bayi itu,entah darimana Helena mendapat nama itu,semua terucap begitu saja,
"Semoga kelak anak kita akan menjadi anak yang hebat ya"
Ucap Helena dengan penuh cinta,mereka pun saling berpelukan dan tersenyum melihat baby boy itu tertawa seakan ikut bahagia dengan nama nya,
Sambil menenangkan dan mengingatkan Helena tak lupa Mr Agatha mengatakan bahwa dirinya tidak usah menghawatirkan tentang semua yang Mr Antonio lakukan,semua akan baik-baik saja,
Helena pun kini mulai tenang karena penjagaan dari suaminya yang selalu siaga,
Namun ternyata kenyataannya,ide Mr Antonio untuk membawa anaknya begitu banyak hingga dia mengancam seorang pembantu rumah tangga Helena yang bernama marissa untuk membantunya,karena jika tidak maka keluarganya menjadi taruhan,
Mr Antonio yang licik ternyata sudah menyandera kedua orangtua Marissa beserta adik laki-lakinya,mereka di tahan Mr Antonio di sebuah gedung kosong yang Marissa pun tidak tahu dimana keberadaannya,dengan terpaksa Marissa pun menyetujui kesepakatannya untuk membantu Mr Antonio membawa anaknya kepadanya,
Setiap hari Marissa di wajibkan memakai perekam suara yang sudah di siapkan Mr Antonio di sebuah kantung baju agar dia bisa memantau dan mendengar semua yang mereka bicarakan,
Namun dengan kecerdasan dan rasa kesetiaan Marissa pada keluarga Helena dan Mr Agatha tinggi,dia coba untuk memanipulasi semuanya dengan cerdik agar Mr Antonio tidak mengetahui bahwa dirinya selalu setia pada majikannya itu,
Suatu waktu saat Marissa sudah di desak untuk membawa baby Zack pergi keluar,akhirnya dia memberanikan diri menemui tuan dan nyonya nya untuk meminta pertolongan,
Marissa masuk ke dalam kamar dengan membawa makanan dan lembaran kertas yang sudah dia tuliskan pesan untuk mereka,
"Selamat malam nyonya,ini makanannya sudah saya siapkan,saya simpan disini ya"
Ucap Marissa sambil menyimpan makanan nya di atas meja kamar Mr Agatha dan Helena yang sedang sibuk bermain bersama baby Zack,
Namun dengan cepat Marissa mendekati mereka dengan memberikan selembar kertas pertama yang bertuliskan
[Mohon tuan dan nyonya tidak bereaksi atau berbicara sedikitpun saat saya memberikan kertas ini,sebenarnya ada alat perekam suara yang sudah Antonio simpan dalam saku baju saya]
__ADS_1
Sontak Mr Agatha dan Helena pun terkejut dengan lembaran kertas pertama yang Marissa berikan padanya,