
Sesampainya Belanda,Mr Antonio langsung check on Hotel bersama Jefri,dia di temani Alex yang setia mempertaruhkan nyawanya demi melindungi Mr Antonio,
...
"Selamat datang di negri kincir angin Mr"
Sambutan Jefri begitu hangat untuk Mr Antonio,
Mereka pun sejenak istirahat makan di sebuah restauran dekat hotel,
Dengan pemandangan dan suasana yang berbeda dengan di Jerman,Mr Antonio tidak merasa asing,karena ini bukan kali pertama dia menginjakan kaki di negri orang,
Satu hal yang membuat Mr Antonio bertahan di Jerman,semua demi Zack,dia tidak ingin Zack tahu tentang dirinya yang sebenarnya,
Karena jika Zack tahu,sudah terbayang kan oleh Mr Antonio betapa hancur hidup Zack mengetahui kebenaran tentang dirinya yang seorang mafia dan ayah yang kejam,
...
Mr Antonio sangat asik berbincang dengan Jefri,tentunya di temani dua gadis cantik asli Belanda yang siap melayani mereka,
Saat Mr Antonio sedang makan,dia melihat sosok pria yang tidak asing bagi dirinya di balik kaca,
Tapi Mr Antonio samasekali tidak mengingat siapa pria tersebut,tapi dia merasa pernah bertemu dengannya,
Umur nya seusia dirinya,mulai tua namun masih gagah,
"Siapa dia,sepertinya aku tidak asing dengan wajahnya?"
Pikir Mr Antonio melihat pria yang sedang makan di belakang kaca restoran,
Karena penasaran Mr Antonio pun mulai beranjak dari tempat duduk nya menuju tempat pria itu makan,
Perlahan kaki nya melangkah,
"Astaga"
Seorang pelayan tak sengaja menabrak Mr Antonio,yang membuatnya sedikit marah,namun dia tak melanjutkan amarahnya kepada pelayan itu,
Mr Antonio melanjutkan langkahnya menuju tempat si pria itu makan,
Namun saat tiba di meja makan si pria yang membuat penasaran Mr Antonio,
Tiba-tiba pria itu sudah tidak ada,
"Aneh,tadi aku yakin sekali ada seseorang yang makan di tempat ini"
Mr Antonio semakin penasaran siapa pria yang tadi dia lihat,
Dan tiba-tiba ada seorang pemuda yang tak sengaja menabrak bahu Mr Antonio,
Bruk...
"Astaga,mohon maaf paman,maaf saya salah karena terlalu fokus pada handphone saya"
Saat Mr Antonio menoleh ke arah pemuda yang menabrak nya,dia sangat terkejut melihat sosok pemuda itu ternyata adalah Markus,kawannya Zack,
"Mr Antonio"
Sahut pemuda itu yang sama terkejutnya dengan Mr Antonio,
"Markus,kau ada disini"
Markus menyalami Mr Antonio ayah dari sahabatnya,
"Ya paman,saya tinggal disini bersama paman saya"
__ADS_1
Nada telpon pun terdengar dari ponsel Markus,dia pun menerima telponnya yang ternyata dari paman nya,
"Halo Markus,paman sudah di mobil,segera kamu kesini,jangan lama"
Terdengar suara di balik telpon menyuruh Markus segera menuju mobil,
"Maaf paman,saya tidak bisa lama-lama,paman saya sudah menunggu di mobil"
Sebenarnya Markus masih ingin bicara dengan Mr Antonio,dia ingin menanyakan kabar sahabatnya ,
"Baik nak,semoga kita bisa berjumpa lagi"
Jawab Mr Antonio menepuk bahu Markus,
Markus pun pergi dari hadapan Mr Antonio,dengan segera dia menuju mobil pamannya yang sudah menunggunya,
...
"Maaf paman,tadi Markus tidak sengaja bertemu dengan ayahnya sahabatku yang sering aku ceritakan pada paman,Zack"
Ucap Markus Sambil memasang sabuk pengaman,
"Oh ya,Zack yang selalu kamu ceritakan,asal Jerman itu?kenapa dia ada disini?"
Tanya pamannya sambil menyetir melaju dengan pelan,
"Entahlah,Markus tidak sempat bertanya kenapa Mr Antonio kenapa dia ada disini"
Uhuk..
Uhuk..
Seketika paman Markus menghentikan laju mobil dan tersendat mendengar nama Mr Antonio,
"Kenapa paman,are you oke?"
"Biar Markus yang bawa mobilnya oke?"
Markus pun menggantikan pamannya menyetir,Markus terus bertanya tentang keadaan pamannya,
Paman Markus menarik nafasnya dalam-dalam,dia sangat terkejut dengan nama Mr Antonio,
Karena di masa lalu,dirinya hampir terbunuh oleh Mr Antonio,
Ya paman Markus tak lain dan tak bukan yaitu agen polisi Adrian,
Adrian yang menyelamatkan bayi Mada dari tragedi yang menimpa dirinya dan Mira,
Adrian yang dulu mengincar keberadaan mafia besar untuk dia tangkap dan amankan,
Adrian yang istrinya di culik dan di jadikan budak *** oleh Mr Antonio,
Adik dari ibu yang telah melahirkan Markus,
Markus yang selama ini dia besarkan dengan sepenuh hati hingga sampai sebesar dan sesukses ini,
"Markus,"
Paman Adrian coba memulai keheningan akan kecemasan yang di rasa Markus,
"Ya paman,kau butuh sesuatu"
"Tidak nak,apa sahabatmu itu orang yang baik?"
Paman Adrian coba menanyakan tentang Zack,
__ADS_1
"Maksud paman Zack,
Ya dia sahabat Markus yang paling baik paman,keluarganya pun juga sangat baik padaku,termasuk ayahnya dan ibu yang mengurusnya ibu Mada"
Jawab Markus polos,
"Kenapa kau bisa mengenal Mada?"
Tak terasa pertanyaan Adrian membuat Markus heran,tapi dia tidak terlalu ambil pusing,
"Bukannya saat itu aku pernah bicarakan ini pada paman,yang pada saat aku menginap di rumah Zack,aku sempat dekat dengan ibu Mada,oh ya paman,dia sangat baik sekali denganku,dia juga sepertinya menyayangiku,terlihat saat aku hendak pulang,dia menangisi kepergian ku,dan entah kenapa saat aku berada di dekatnya,rasanya Markus merasa tenang dan nyaman,"
Adrian terdiam mendengar seluruh cerita tentang Mada dari Markus,
(Andai kau tahu Markus,dialah ibumu) ucap hati Adrian melihat kepolosan anak asuhnya,
Tapi dia juga tidak bisa diam jika sampai Mr Antonio mengetahui keberadaannya,
Adrian takut keadaannya yang masih hidup di ketahui oleh Mr Antonio,terlebih dengan Markus,sepupunya sendiri,anak dari Mada,
"Markus,tapi paman minta sama kamu,jangan terlalu dekat dengan Mr Antonio "
Pesan Adrian membuat Markus penasaran,
"Memangnya kenapa paman"
"Tidak,kau fokus saja dengan tugasmu sebagai abdi negara sekarang,karena tugas mu sekarang sudah semakin serius,kau harus menangkap komplotan pengedar sekutu Jefri,"
Perintah Adrian,
....
Merekapun tiba di sebuah penginapan miliknya,
Mereka tinggal di sebuah penginapan sederhana ala masyarakat biasa,guna menyembunyikan identitas mereka sebagai agen polisi rahasia,
Sebenarnya mereka mempunyai beberapa apartemen mewah,namun Adrian memutuskan untuk tinggal sederhana bersama Markus di tempat biasa,
Keahlian Adrian dalam mengungkap sindikat pengedaran narkoba sudah di akui oleh semua kalangan,terbukti dengan di nobatkan nya dia sebagai agen polisi terbaik dengan mendapat piala penghargaan sebulan yang lalu,
Merekapun masuk ke dalam penginapannya,sementara pak Adrian tidak membahas lagi tentang Zack pada Markus,
Meskipun begitu,pak Adrian tidak akan pernah melepaskan perhatiannya pada Markus,agar dia tidak Samapi bertemu lagi dengan Mr Antonio,
Si mafia kejam pembunuh istri dan ayah Markus,
Dalam hati pak Adrian,dia juga memikirkan tentang Zack,
(Apa Zack juga seorang mafia seperti ayahnya,tapi jika memang dia mengikuti jejak ayahnya yang bajingan itu,mengapa dia bisa di asrama kan di kemiliteran)
Pertanyaan tentang Zack selalu terngiang di kepala pak Adrian,
Dia mencemaskan keadaan Markus,jika seandainya Zack juga seperti ayahnya,
Pak Adrian tidak akan membiarkan Markus sampai bertemu lagi dengan Zack dan keluarganya,
Dalam hati,pak Adrian sempat berpikir untuk kembali ke negara asalnya Indonesia, guna menjauhkan Markus dari bayang-bayang Mr Antonio,
"Markus,kesini sebentar nak"
Pak Adrian memanggil Markus untuk membicarakan niatnya kembali ke Indonesia,
"Ya ada apa paman?"
Tanya Markus dengan memegang secangkir kopi ginseng kesukaannya,
__ADS_1
Pak Adrian mengurungkan membicarakan niatnya untuk pindah ke Jakarta,karena dia takut Markus akan curiga kepadanya dengan pindah secara mendadak,diapun mencari alasan agar Markus bisa mendapatkan tugas di Indonesia,begitupun dengan dirinya,
Ayo jangan lupa vote like dan hadiah hadiahnya ya ππ»β€οΈβ€οΈ