Dendam Sang Anak Mafia

Dendam Sang Anak Mafia
Tanda lahir Markus


__ADS_3

Hari semakin larut,waktu menunjukan pukul 3 sore,Zack dan karyawannya mulai meninggalkan kantor untuk pulang satu persatu,


Sementara Zack masih stand di ruang kerjanya,


"Kami pamit pulang pak"


Salah satu karyawannya pamit pada Zack,


"Hati-hati di jalan "


Jawab Zack dengan ramah,


Tidak terlihat wajah lelah dari tampangnya yang tampan,Zack begitu menikmati pekerjaannya,


Zack coba mengotak Atik berkas yang ada di laptop mejanya,Zack mencari data setiap kolega LIVA jewelry ,


Dan akhirnya Zack menemukan satu kolega asal Belanda yang bernama Nicolas,Zack pun coba menghubunginya,


"Hello,dengan Mr Nicolas bicara?"


"Ya,ini dengan siapa"


Zack pun berbincang lama dengan Mr Nicolas via telpon,dia membicarakan perkembangan kerjasamanya,dan sangat kebetulan,Mr Nicolas ingin sekali di datangi oleh Zack selaku pemimpin baru LIVA jewelry,


Mr Nicolas ingin lebih dekat lagi dengannya,begitupun Zack,dia merasa ada celah jalan dia untuk bisa menemukan Markus di Belanda,


Zack sangat senang sekali,akhirnya diapun pulang ke rumahnya,


.....


Setiba di rumah,Zack langsung menemui Mada dan memeluknya penuh kasih,


"Mada"


Pelukan Zack begitu nyaman di rasa Mada yang saat itu sedang rindu dengan Markus,


"Kelihatannya kamu sedang bahagia nak"


Timpal Mada pada Zack,dengan mengusap wajah dan senyumnya yang manis,


"Ya Mada,sebentar lagi Mada akan bertemu dengan anak Mada"


Seketika pandangan Mada berbinar penuh harap,dia sangat merindukan Markus,dan dengan Zack berkata seperti itu,Mada merasa ada harapan jika Markus memang anaknya,


"Benarkah itu Zack"


Mada memandang Zack dengan serius,


"Ya Mada,Zack akan mencari Markus di Belanda,tapi ..."


"Tapi apa nak"


"Zack harap,Mada tidak akan membicarakan niat ini pada ayah"


"Tentu nak,Mada janji,Mada tidak akan sampai membicarakan hal ini pada Antonio,"


Mereka berdua pun tersenyum bahagia dengan niat Zack pada Mada yang akan mencarikan Markus untuknya,


Zack berencana pergi ke Belanda lusa untuk menemui Mr Nicolas,sekalian mencari alamat Markus,


"Semoga apa yang kau niatkan bisa tercapai dengan mudah nak,doa Mada untuk mu"


Doa Mada untuk Zack yang terbaik,


Zack pun kembali ke kamarnya untuk istirahat,


.


Bruk..


...

__ADS_1


Tubuh Zack terhentak di atas kasur,tiba-tiba dia teringat akan masa kecilnya bersama dengan ayah dan ibu kandungnya,


"Mah pa,,Zack rindu"


Dia pun menutup matanya,


(Zack melihat papa dan mamanya sedang bermain di sebuah taman dengan seorang anak laki-laki kecil,mereka sangat terlihat bahagia,namun seketika suasana menjadi mencekam tatkala datang seorang pria jahat yang menculik anak kecil itu dari mama papanya Zack,kemudian papa Zack melawan si penculik itu dan menembak pria itu hingga tewas,saat Zack coba melihat pria yang papanya tembak,ternyata dia adalah Mr Antonio,)


"Tidak...tidak"


Zack berteriak dalam tidurnya,


"Zack bangun Zack,,,"


Alex coba menyadarkan Zack dari mimpi buruknya itu,


"Zack"


Zack pun tersadar dari bangunnya, dengan penuh keringat di kepalanya,


Zack merasa sesak dengan mimpi yang dia lihat di tidurnya,Zack sedikit takut dengan mimpi itu,


(Apa arti mimpi itu)


Tanya hati Zack,


Alex yang saat itu ada di samping Zack merasa aneh melihat Zack terlihat cemas seperti itu,


"Kau tidak apa-apa Zack?"


Alex coba menenangkan zack dengan menepuk bahunya,


Zack pun menjawab "tidak Lex,aku baik-baik saja"


Dia coba menenangkan dirinya sendiri,


"Oh ya Zack,besok aku akan menemani ayahmu ke Belanda?"


Hingga Zack pun batuk mendengar kabar bahwa ayahnya akan pergi ke Belanda.


Namun dia pura-pura merasa tenang agar Alex tidak mencurigainya,


"Ada hal apa ayah pergi ke Belanda?"


"Aku kurang tahu Zack,nanti ayahmu pasti akan cerita kepadamu"


Alex pun berlalu meninggalkan Zack dari kamar,dia kembali ke luar untuk bertugas,


Sementara Zack terus berpikir bagaimana jika nanti dia sampai bertemu dengan ayahnya di Belanda,bisa gagal rencana Zack untuk mencari Markus,


.....


Malam pun telah tiba,Zack turun ke bawah untuk makan malam bersama ayah dan Mada,


Zack pun duduk di kursi yang biasa dia pakai,


Mada tak banyak bicara,


"Zack,besok ayah akan pergi ke Belanda untuk menemui kawan lama ayah"


Mr Antonio memulai pembicaraan di keheningan meja makan,


"Uhuk..


Uhuk"


Mada tersendat mendengar adiknya akan pergi ke Belanda,mengingat Zack pun akan pergi kesana untuk mencari Markus,


Sontak Zack pun memberi Mada minum,


Mr Antonio merasa ada yang aneh dengan Mada,tapi dia tidak terlalu menghiraukan kecemasannya itu,

__ADS_1


Zack memberi kode pada Mada agar dia tetap tenang,


Mada pun mengerti dengan kode yang do berikan zack padanya,


"Ayah bersama siapa kesana?"


"Mungkin bersama Alex,"


"Baiklah,jika Alex yang menemani ayah,setidaknya Zack tenang"


Mr Antonio pun merasa lega karena Zack tidak banyak bertanya kepadanya,


Sedangkan Mada sudah tahu betul kalau adiknya sedang merencanakan sesuatu di sana,dia merasa sedikit tidak tenang,karena takut terjadi sesuatu yang buruk pada Zack dan Markus disana jika sampai bertemu dengan Mr Antonio,


....


Zack tidak membicarakan niatnya untuk menemui Mr Nicolas,pada Mr Antonio,


Zack merasa tidak perlu membicarakan nya,toh Mr Antonio pun akan pergi ke Belanda,


...


Selesai makan,merekapun istirahat di kamarnya masing-masing,


Sementara Zack masih menatap langit malam di luar kamarnya,


Mada pun menghampiri Zack,


"Zack anakku"


Zack pun menoleh ke arah Mada,dia menyuruhnya duduk di samping Zack untuk menikmati langit malam,


"Zack,Mada hanya ingin memberitahumu tentang tanda lahir Markus anak Mada,dia mempunyai tanda coklat kecil di kaki kanannya Zack,tepat di bawah lutut"


Zack mengingat kebersamaan dirinya dengan Markus selama pelatihan,


Zack memang melihat ada tanda lahir di kaki Markus,sama persis dengan yang Mada ceritakan tentang Markus anaknya,


Zack sendiri sering meledek tanda lahir di kaki Markus,yang sering dia panggil coklat nempel di kaki Markus,seketika Zack pun tersenyum mengingat hal itu,


"Kenapa kau tersenyum sendiri nak"


Tanya Mada merasa heran dengan tingkah zack,


"Pasti tanda lahir Markus nya Mada,sebesar ibu jari ini ya?"


Zack menunjukan jempolnya pada Mada,sambil tersenyum manja,


"Tidak salah lagi Mada,Markus pasti anakmu"


Zack meyakinkan kembali harapan yang telah lama pupus pada hidup mada,


"Semoga Zack"


Air mata Mada pun menetes dengan semua keyakinan Zack pada Markus dan Mada,


Zack pun tidur di pangkuan mada,karena dia rindu sudah lama tidak di manja olehnya,


...


Keesokan harinya,Mr Antonio sudah bersiap untuk berangkat menuju bandara,tanpa menemui Zack terlebih dahulu,karena dia masih terlelap tidur,Mr Antonio hanya berpesan pada Mada untuk menjaga Zack dan mengurusnya,


"Kau tau persis apa yang akan aku lakukan Mada,


Ya aku akan menemui Kawan Bisnisku disana,aku harap  Zack baik-baik saja disini" (Mr Antonio)


"Kawan mafia mu" timpal Mada dengan kata yang singkat namun menusuk,


Mr Antonio sudah tidak biasa lagi melihat perangai tajam kakak nya padanya,dia juga tahu semua yang dia lakukan selalu kakaknya ketahui,termasuk niat nya ke Belanda untuk menemui Jefri si mafia obat haram kawannya,


Mr Antonio pun berangkat tanpa banyak bicara lagi dengan Mada,karena jika dia teruskan untuk berdebat dengannya,itu semua hanya akan sia-sia,

__ADS_1


Jangan lupa vote hadiah like koment nya ya sahabat pena semua ❤️❤️❤️


__ADS_2