
Kembali ke cerita Zack ya guys...
Saat itu Zack mulai memikirkan cara untuk mencari Markus terlebih dahulu,
Dia pun berniat menghubungi Mada melalui email,
Karena jika Zack menghidupkan ponselnya,di takutkan Mr Antonio bisa melacak keberadaanya di Jakarta,
"Hai Mada,aku sudah sampai dengan selamat di Jakarta,kali ini aku akan berusaha mewujudkan impianmu untuk berkumpul bersama anakmu Markus,doakan aku agar aku bisa mewujudkannya,dan jangan cemaskan aku,aku harap kau selalu baik-baik saja,
Salam rindu.zack"
Pesan Zack pada Mada,
Saat itupun Mada memang sedang menunggu kabar Zack,dia langsung membuka pesan yang dikirim Zack untuknya,
Mada merasa tenang dan lega mengetahui Zack baik-baik saja selamat sampai Jakarta,
(Tugasmu sangat berat Zack,maafkan aku nak,di samping kau ingin mengungkap dan membalaskan dendam mu pada pembunuh orangtuamu,kau juga harus aku repot kan untuk menyatukan aku dengan anakku markus)
Pikir Mada dalam lamunannya akan Zack,
Mada sangat mendukung sekali akan niat Zack yang ingin mengungkap kebenaran akan pembunuh orangtuanya,
Mada pun selalu memberi nasihat agar Zack tetap semangat akan tujuannya itu,
Dia pun mulai membalas pesan Zack agar dia tidak mengkhawatirkan dirinya juga,
"Anakku Zack,doaku selalu untukmu,jangan cemaskan aku juga,fokuslah pada tujuanmu demi papa dan mamamu,berilah keadilan bagi mereka,wujudkan tujuanmu dan fokuslah,jika takdir membawaku pada Markus,maka takdir itu sendiri akan menyatukan ku dengannya, jaga dirimu baik-baik nak"
Balasan pesan Mada pada Zack,
Zack pun tersenyum mendapat balasan dari Mada,kini diapun tidak mengkhawatirkan keadaan Mada disana,dan kini Zack pun akan fokus dahulu untuk mencari tahu dan mengungkap si perampok yang telah membunuh orangtuanya secara keji,
...
Markus yang saat itu merasa bosan hanya berbaring di atas ranjang,mulai mencari kesibukan dengan membuka laptopnya,
Dia membuka album kebersamaannya dengan Zack saat di kemiliteran,
"Oh Zack,aku rindu denganmu"
Gumam Markus,sambil melihat album kenangan nya,
Tak sengaja pak Adrian melihat Markus sedang melihat-lihat album kenangannya,dia coba mendekati Markus dan ikut berbaur dengannya sambil menanyakan tentang Zack dan Mada,
"Markus"
Tepukan pak Adrian pada bahu Markus membuatnya terkejut,
"Ayah,kau mengagetkanku saja"
Markus mengajak ayahnya untuk duduk melihat album dirinya bersama Zack dan kawan-kawannya yang lain,
__ADS_1
"Kau sedang apa nak"
Tanya pak Adrian,
Markus pun memperlihatkan semua foto dirinya bersama Zack,
Dan ada satu foto dirinya bersama Mada,
Lantas pak Adrian pun menanyakan tentang Mada pada Markus,
"Entah kenapa ayah,saat aku melihat tatapan ibu Mada,aku melihat air mata kebahagiaan saat dia melihatku,aku merasa ibu Mada begitu sangat menyayangiku,cara dia memperhatikanku,mengajakku bercanda dan menyuruhku,semua sangat aku rindukan,dan perasaanku pada ibu Mada,tidak bisa aku jelaskan ayah"
Ucap Markus pada pak Adrian tentang Mada,
Lantas pak Adrian pun sedikit termenung mengingat Mada,
(Jelas saja Markus,dia adalah ibu kandungmu,tidak salah jika kau merasakan perasaan seperti itu)
Ucap hati pak Adrian,
Tapi pak Adrian pun tidak ingin sampai Markus berhubungan dengan Mada,karena ini akan berbahaya bagi dirinya jika sampai Mr Antonio tahu siapa Markus sebenarnya,
Pak Adrian pun menyuruh Markus untuk tidak terlalu mengingat Mada dan Zack,
"Oh ya nak,ayah minta padamu,untuk alasan apapun ayah minta kamu jangan berhubungan lagi dengan keluarga Zack"
Pinta pak Adrian membuat Markus bertanya-tanya,
"Tapi kenapa ayah"
Pak Adrian tidak menjawab pertanyaan Markus,dia hanya memberi pilihan pada Markus,
Jika memang dirinya menyayangi ayahnya,maka patuhilah keinginannya,
Pak Adrian menyuruh Markus untuk lebih fokus pada tugasnya sebagai agen polisi,dan jangan banyak berpikir kesana kemari,apalagi memikirkan Mada ataupun Zack,
"Besok ayah berencana untuk membuka kembali kasus kematian Mr Agatha dan Mrs Helena pemilik rumah ini,entah kenapa hati ayah merasa ingin mengungkapkan kebenaran tentang mereka"
Ucap pak Adrian memberitahu keinginannya,
Lantas Markus pun mendukung niat ayahnya itu,dan dia siap membantu ayahnya jika di perlukan.
Pak Adrian ingin sekali mengusut kembali kasus ini karena di samping pak Mamat yang selalu menceritakan tentang kebaikan keluarga Mr Agatha,banyak juga kasus di sekitarnya yang masih belum tuntas dan di biarkan menggantung begitu saja tanpa ada kejelasan yang nyata bagi para korban,
Niatnya esok hari pak Adrian akan mulai mencari informasi terlebih dahulu tentang semuanya di kepolisian setempat yang menanganinya,
...
Di tempat lain Alex dan anak buahnya sudah sampai kembali ke Belanda,dia menceritakan segalanya pada Mr Antonio bagaimana situasi disana,
"Untuk saat ini situasi disana sangat rentan dan tidak aman jika kita bertransaksi,anak buah kita banyak yang di tembak mati oleh anak buah pesaing kita sebelum polisi tiba"
Alex melaporkan kondisinya disana,
__ADS_1
"Sudah Lex,aku mempunyai tugas baru untukmu,aku ingin kau pergi ke Jakarta untuk menemui kawan lamaku,Guntara" ucap Mr Antonio pada Alex,
Alex pun mendengarkan semua perintah Mr Antonio untuk pergi ke Jakarta menemui karib lama bos nya itu,
Mr Antonio menyuruh Alex dan beberapa anak buahnya yang lain untuk bersiap dan membawa stok barang haramnya menuju Jakarta dengan perjalanan laut,
Dan jangan sampai penyelundupannya itu di ketahui pihak pengamanan setempat,
Mereka pun menuruti nya,
Mr Antonio coba menghubungi jaringannya yang menjaga dermaga agar jalan menuju ke Jakarta bisa sampai selamat dan aman,
....
Keesokan harinya Zack mulai mencari tahu teka-teki awal misteri si perampok dengan mencari tahu siapa saja sahabat dan karib papanya dulu semasa hidup,
Zack berharap ada titik terang yang akan dia dapati sebagai petunjuk.
Sebelum berangkat Zack memeluk dan mencium foto Mada,seraya berucap
"Doakan aku Mada,semoga aku mendapat petunjuk untuk semua misi hidup ini"
Harapan Zack saat menatap foto Mada,
Zack pun coba pergi menuju kantor polisi yang menangani kasus keluarganya dulu untuk mencaritahu kenapa sebab kasus kematian orangtuanya tidak di lanjutkan dan tergantung sampai saat ini,
Zack mulai masuk dan bicara dengan salah seorang sipir,Zack menanyakan tentang pak Wiranto ketua polisi yang dulu menangani kasusnya,
"Maaf pak bisakah saya menemui pak Wiranto"
Ucap Zack,sipir yang di tanya Zack hanya diam dan sedikit ternganga mendengar Zack menanyakan pak Wiranto,
"Maaf,mas ini siapa?ada keperluan apa dengan beliau"
Tanya sipir yang bernama Yanto,
"Saya ada perlu dengannya,bisakah saya bertemu dengannya"
"Maaf mas,sudah sejak lama beliau tidak bertugas"
Jawab pak Yanto,
Zack pun kebingungan,dari informasi yang Zack dapat dari berbagai sumber, di katakan kalau pak Wiranto masih aktif bertugas disini,tapi ternyata pak Wiranto sudah tidak aktif bekerja,
Zack pun coba menanyakan alamat rumah pak Wiranto kepada sipir itu,
Tapi ternyata sipir itu tidak memberi alamat yang Zack pinta,
Zack coba sedikit memaksa,namun sipir itu masih tetap tidak memberitahu,
Zack pun tak bisa memaksa lagi,akhirnya dia pun
memutuskan tuk pergi dan mencari kesempatan di lain hari.
__ADS_1
tapi ternyata di belakang ruang tadi,ada seorang sipir yang melihat Zack coba memanggilnya.
bersambung