Dendam Sang Anak Mafia

Dendam Sang Anak Mafia
Pembalasan dimulai


__ADS_3

Waktu yang dinantikan Zack dan kawan-kawannya sudah tiba,Zack berharap rencananya untuk memberi kebebasan yang sebebas bebasnya kepada pak Wiranto akan berhasil,


Setelah Zack mendapat card dan melihat isi di dalam card itu,dia semakin yakin bahwa kasus kematian orangtuanya juga berkaitan dengan kasus penyekapan dan penyiksaan pak Wiranto oleh pak William,


Karena di dalam card terdapat rekaman pak William yang menyatakan bahwa jika pak Wiranto tidak mau menutup kasus kematian Mr Agatha maka dirinya tidak akan dibantu menjadi ketua kepolisian oleh seorang pria yang menjadi lawan bicaranya,hanya saja wajah pria itu tidak tertangkap kamera,


Jadi Zack tidak mengetahui siapa pria yang bersama pak William,


Namun meskipun begitu Zack sudah mulai mengetahui siapa saja yang terlibat di dalam kasus perampokan yang mengakibatkan orangtuanya meninggal itu,


***


Siang itu Markus sudah menyiapkan segalanya untuk acara penyerahan penghargaan untuk pak William di sebuah gedung,Markus dan Dwiki sudah berhasil menyiapkan segalanya guna menunjukan semua bukti untuk membuka kebusukan pak William,


Sedangkan Zack berusaha menjemput pak Wiranto dari rumah tempat dia disekap,


Zack di bantu pak Roni,untuk membawa kabur pak Wiranto dari penjagaan suster Amanda,


Namun ternyata saat Zack berusaha masuk,pintu rumah sudah terbuka lebar,Zack dan pak Roni perlahan masuk agar tidak di ketahui suster Amanda,


Zack merasa terkejut kala perlahan dia membuka pintu kamar pak Wiranto,


Zack melihat pemandangan yang sebelumnya belum pernah dia lihat tentang suster Amanda,


Layaknya seorang anak perempuan yang sedang bersimpuh di hadapan orangtuanya,suster Amanda terlihat sedang menangis di pangkuan pak Wiranto,


"Sebenarnya hatiku sangat hancur pak,aku merasa tidak dihargai oleh dirinya,aku sangat membenci dirinya,dia sudah menghina harga diriku"


Ucap suster Amanda dengan tangisnya yang semakin menjadi,


Dia bahkan memohon maaf pada pak Wiranto karena selama ini dia sudah berbuat tidak baik padanya,karena semua yang dia lakukan semata hanya karena cintanya kepada pak William,namun sekarang cinta itu sudah tidak dihargai lagi,suster Amanda pun hancur menyadari semua yang telah dia lakukan pada pak Wiranto karena cinta buta nya pada pak William,


"Entah setan apa yang merasuki diriku ini pak,hingga karena buta nya cinta yang telah dia berikan membuat naluri wanitaku hilang,dengan tega aku menyiksamu dengan semua obat yang telah dia berikan padaku agar kau minum,maafkan aku pak"


Tangisnya kembali memuncak,


Saat dalam lingkup kesedihan dan air mata yang tak kunjung bisa dia hentikan,suster Amanda di buat terkejut dengan belaian tangan penuh kasih sayang di rambutnya,belaian itu seakan baru pertama dia rasakan,penuh kasih dan cinta seorang bapak kepada anak gadisnya,

__ADS_1


"Yang sabar nak,semua sudah terjadi biarlah terjadi,berubah lah,tata masa depanmu dengan secerah mungkin,jadilah pribadi dirimu yang lebih baik lagi"


Jawab pak Wiranto coba menenangkan suster Amanda yang kala itu memang sedang sangat terpuruk karena hancurnya hubungan dirinya dengan pak William,


"Kau,,,kenapa kau bisa bicara,sejak kapan tanganmu bisa kau gerakkan"


Tanya suster Amanda sangat terkejut dan ketakutan,dia bahkan merangkak Mundur dari pangkuan pak Wiranto,karena dia takut jika pak Wiranto akan membalas semua perlakuan buruknya padanya di masa silam,


"Kau tidak usah takut,aku tidak akan membalas mu"


Ucap pak Wiranto perlahan berdiri dari kursi rodanya,


Kemudian Zack pun masuk kedalam rumah,


"Kau...bukankah kau mahasiswa yang dulu sempat kemari?ada apa ini sebenarnya"


Tanya suster Amanda sedikit ketakutan,


Zack menyuruh suster Amanda untuk tetap tenang dan tidak usah takut padanya,


"Jadi selama ini kalian bersekongkol"


Nada suara suster Amanda mulai memanas,karena dirinya sangat ketakutan melihat pak Roni,ingatan akan dosanya semakin memuncak,hingga dia pun berlari di hadapan pak Roni dan meminta ampun padanya,


"Ampuni saya pak,mohon maafkan saya"


Suster Amanda bersujud di kaki pak Roni berharap dirinya akan memaafkan semua kesalahannya dulu,


Pak Roni yang masih merasakan sakit hati akan kejadian yang menimpa dirinya dan keluarganya masih berat untuk memaafkan suster Amanda,


Dia tidak ingin melihat suster Amanda,namun pak Wiranto menghampiri pak Roni dan mengingatkan nya agar mau memaafkan semua kesalahannya,


"Semua penyesalan dihatinya cukup membuat dirinya tersiksa,maafkan lah dia selagi kamu bisa"


Ucap pak Wiranto pada pak Roni,


Dia pun teringat akan Sekar yang masih hidup meski dalam keadaan koma,juga Andi yang berada di panti dalam keadaan yang baik-baik saja,

__ADS_1


Pan Roni pun menghela nafasnya dalam-dalam dan coba memaafkan semua kesalahan suster Amanda,


"Tapi tidak segampang itu untuk saya bisa memaafkan mu,aku ingin kau melakukan sesuatu untuk kami agar kami yakin kau benar-benar sudah berubah"


Ucap pak Roni,


Suster Amanda pun rela melakukan apapun untuk mereka sebagai bukti bahwa dirinya memang benar-benar menyesal,


Kesempatan itu Zack manfaatkan untuk menguatkan bukti melawan pak William,


Zack menceritakan semua rencananya pada pak Wiranto dan suster Amanda,


Meski cinta nya masih dalam pada pak william,namun karena naluri kebaikannya sudah tumbuh,suster Amanda pun akan ikut melawan nya,


Dan hari itu juga mereka semua berangkat menuju gedung tempat pak William akan diberi penghargaan,


Disana Markus dan Dwiki sudah mempersiapkan segalanya,


Namun Markus tidak bisa mendampingi mereka lama-lama karena dirinya juga harus menghadiri acara tersebut bersama pak Adrian dan juga tim nya yang lain,termasuk Laura,


Laura pun dengan seragam polisinya terlihat sangat karismatik,dan gagah menawan,kecantikan Laura mampu memikat semua Adam yang melihatnya,termasuk Dwiki dan Markus,


Laura setia berada di samping pak Adrian,hingga acara pun akan segera dimulai,


Semua jajaran polisi,ABRI,TNI,dan pemerintahan Turut hadir mengikuti acara tersebut,


Suatu kebanggan bagi pak William dia rasakan,karena sebentar lagi dirinya akan mendapat penghargaan sebagai ketua polisi teladan,dia memboyong seluruh keluarganya untuk hadir dalam acara,termasuk anak dan istrinya,


Dengan memakai jas hitam yang sangat mewah dan rapi,pak William terlihat sangat gagah dan berwibawa,namun dibalik itu semua dia hanya seorang pesuruh bermental kecil yang selau menuruti semua perintah dari seorang mafia sahabatnya,


...


Sepanjang perjalanan,pak Roni dan pak Wiranto melepas rindu karena sudah lama tidak bertemu,pak Roni masih tidak percaya karena kakak iparnya itu ternyata masih hidup,dan semoga dengan berita yang akan dia sampaikan pada istrinya,pak Roni berharap istrinya akan segera sadar,namun dia masih belum berbicara mengenai Sekar pada pak Wiranto,


"Biarlah nanti akan aku ceritakan sepulang dari acara ini"


Ucap pak Roni dalam hati,

__ADS_1


__ADS_2