Dendam Sang Anak Mafia

Dendam Sang Anak Mafia
Rencana Mr Antonio


__ADS_3

Seseorang yang menerima Telpon pun merasa terkejut mendengar nama Mada,


"Mada,bibi Mada kau kah itu?"


Tanya seseorang di sebrang telpon yang ternyata adalah Markus,


"Ya nak,ini bibi Mada"


Zack yang mendengarkan pembicaraan mereka di telpon merasa senang mendengar suara sahabatnya itu,


"Markus,kau kah itu?"


Zack menyuruh Mada untuk me loud speaker suara telponnya,agar dia bisa mendengar suara markus,


"Zack,kau disana juga,bagaimana kabar kalian?"


Tanya Markus,


Mereka saling menanyakan kabar masing-masing,


Zack pun menceritakan dirinya sampai mencari Markus ke Belanda,Markus pun merasa bersalah karena tidak pernah menghubungi Zack selama di Belanda sana,dan kini dia berada di Jakarta,


Zack bercerita pada Markus bahwa dia ingin pergi ke Jakarta untuk menemuinya,


Tentu Markus pun sangat senang dengan kabar yang di berikan Zack,dia juga ingin sekali bertemu dengan sahabatnya itu,ada banyak cerita yang ingin Markus ceritakan pada Zack,


Namun saat Zack menanyakan alamat Markus di Jakarta,tiba-tiba Mr Antonio datang menemui Zack dan Mada di danau,


"Kau disini rupanya"


Ucap Mr Antonio membuat Mada terkejut,sontak diapun menutup telpon Markus karena khawatir adiknya itu mencurigai mereka,


Zack pun juga terkejut,Zack mengerti dengan kode yang di berikan Mada padanya agar tidak menceritakan tentang Markus,


"Ia ayah,aku membawa Mada kesini untuk melihat pemandangan danau ini"


Zack terlihat sedikit gugup menjawab pertanyaan ayahnya,


Mr Antonio pun mulai mencurigai gerak gerik Zack,


Namun Mr Antonio tidak memperlihatkan kecurigaannya,


...


Mereka bertiga kini duduk di kursi yang sama menikmati indah nya pemandangan danau,


Zack pun menceritakan bahwa dirinya kemarin pergi ke Belanda,dan sempat melihat sosok yang mirip dengan Mr Antonio,


Mendengar itu,Mr Antonio pun berdalih mungkin Zack hanya salah lihat saja,


Padahal memang sebenarnya Mr Antonio lah yang sempat Zack lihat,


Dan Zack pun membicarakan tentang bisnis nya dengan Mr Nicolas pada ayahnya,tentu ayahnya sangat bangga dan bahagia karena kini usaha berliannya semakin maju di tangan Zack,


Namun Zack tidak berani menceritakan pencariannya terhadap Markus,


Mr Antonio menyanjung dan memuji Zack,


"Oh ya ayah, kemarin saat di Belanda,Zack sempat mendapat tawaran untuk masuk kemiliteran Belanda,tapi.."


Zack tidak meneruskan ucapannya,

__ADS_1


"Tapi kenapa Zack..."


Zack merasa berat jika memang harus meninggalkan ayah dan Mada disini,


Dan ternyata respon yang di berikan Mr Antonio pun tidak sesuai dengan apa yang di bayangkan Mada dan Zack,


Mr Antonio justru menyuruh Zack untuk segera mengambil tugas panggilan nya itu,sebelum di ambil orang lain,


Tentu keputusan Mr Antonio yang begitu ringan membuat Mada curiga padanya,


"Tapi bagaimana dengan bisnis ayah"


Zack coba menanyakan bagaimana perusahaan ayahnya jika dia memang pergi meninggalkan Mada dan Mr Antonio,


Namun Mr Antonio justru menenangkan zack dengan berucap semua urusan bisnis akan ayah ambil alih lagi,


Sikap Mr Antonio yang mendadak luluh membuat Mada curiga akan prilakunya,


Mr Antonio seakan sedang merencanakan sesuatu untuk dirinya dan Zack,


Ya memang benar Mr Antonio sedang merencanakan sesuatu,karena untuk sekarang Mr Antonio sedang transaksi besar besaran barang haramnya bersama Mr Jefri,


Jadi Mr Antonio ingin Zack untuk pergi sementara waktu agar dirinya tidak mengetahui transaksi itu,


Mr Antonio tidak mau sampai Zack mengetahui transaksinya,


Jadi Mr Antonio mengijinkan Zack untuk pergi mengambil tugas militernya,


Begitupun dengan Zack,dia juga merasa ada yang aneh dengan perilaku ayahnya,


"Ayah,apa kau benar mengijinkan aku,bukankah ayah tidak ingin aku pergi jauh darimu?"


Pertanyaan Zack pada Mr Antonio,


sekolahkan di militer untuk yang terbaik bagimu"


Jawab Mr Antonio seakan tak masuk akal,


Tapi Zack pun tak mau ambil pusing,ini kesempatan pertama untuk Zack pergi ke Jakarta,


"Kalau begitu besok Zack akan mempersiapkan segalanya"


Ucap Zack,mereka pun kembali pulang ke rumah.


...


Di tempat lain Markus merasa aneh kenapa tiba-tiba telponnya terputus,dan kenapa Mada bisa menghubungi ponsel pak adrian padahal mereka tidak saling mengenal,


"Siapa yang menelpon?"


Tanya pak Adrian pada Markus,


"Bibi Mada ayah,apa ayah kenal dengannya?"


Pertanyaan Markus sangat membuat pak Adrian terkejut mendengar nama Mada,


Ya Mada yang telah menyelamatkan Mira dari penyekapan Mr Antonio,


Mada yang menitipkan anaknya untuk dia urus agar jauh dari pertumbuhan si mafia pendosa itu,


...

__ADS_1


"Ayah,ayah,apa kau baik-baik saja?"


Tanya Markus melihat ayahnya termenung,


Pak Adrian yang kala itu sedang teringat akan masa lalu yang menimpa dirinya pun terkejut dengan panggilan Markus padanya,


"Ya nak,tidak ayah tidak mengenal siapa katamu...siapa itu"


Jawab pak Adrian berlaga tidak mengenal Mada,


Sejak pertama kali pak Adrian mengetahui hubungan Zack dan Mr Antonio,pak Adrian seolah menutup rapat celah mereka untuk bisa masuk ke kehidupan dirinya bersama Markus sekarang,


Karena pak Adrian tidak ingin sampai Markus tahu yang sebenarnya,meski hati kecilnya meminta agar Markus di beri tahu segalanya,


Segalanya tentang siapa dia sebenarnya, tentang hubungan nya dengan dia,


Hubungan nya dengan Mada,


Hubungan nya dengan Zack,


Pak Adrian tidak ingin itu terjadi,sebisa mungkin pak Adrian akan menutup rapat rahasia itu,sampai waktu yang tepat untuk di bicarakan,


...


"Kalau ayah tidak kenal dengan bibi Mada,tapi kenapa dia bisa menghubungi ayah,dari mana dia dapat nomor ayah"


Markus bertanya mencari tahu tentang ini pada ayahnya,


"Ayah pun tidak tahu nak,mungkin ada orang yang memberi nomor ayah agar bisa berhubungan dengan kamu"


Jawab pak Adrian tidak memberitahu kalau sebelumnya Zack sempat menghubunginya juga kemarin,tapi dia tidak menyambut suara Zack,


"Pasti Zack"


Timpal Markus,


Dia pun memutuskan untuk menghubungi Zack karena tadi dia sempat berbicara padanya namun mendadak terputus dari sebrang Zack,


Dia pun juga merasa rindu dengan sahabatnya itu,


Markus meminta nomor bibi Mada yang masuk di ponselnya pak Adrian,


,"Ayah,boleh kan aku meminta nomor bibi Mada"


Markus pun coba memanggil no tersebut,namun ternyata tidak aktif,entah perkara sinyal eror atau apalah semacamnya,yang membuat panggilan nya tidak terhubung pada Zack,Β 


Markus pun memutuskan untuk menghubungi Zack esok pagi,karena kini dirinya harus pergi bertugas ke luar kota Jakarta,


Saat itu Markus dan pak Adrian sedang membereskan sesuatu untuk di masukan ke dalam tas ranselnya,


"Nak,ini tugas pertamamu disini,mungkin ini akan berat untukmu,tapi ayah pinta,kamu jaga diri kamu baik-baik,"


Pak Adrian sangat percaya pada Markus,dia anak yang hebat,tak hanya tampan,dia juga.ahli bela diri,


Pak Adrian sengaja menyuruh Markus agar secepatnya bertugas,pak Adrian sengaja membuat Markus merasa sibuk agar Markus tidak memikirkan Zack lagi,


...


Di kamar saat Markus membereskan tas ranselnya,tiba-tiba dia melihat foto lama si pemilik kamar ,


Dia memasukan foto lamanya itu ke dalam ranselnya.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2