
Ferdi merasa sangat nyaman berada di pelukan Dira.
"Dira kamu yang sabar ya dan maafkan aku jika kau membuatmu serba salah.."ucap Ferdi sembari memejamkan matanya..
Dira merasa senang berada di pelukan Ferdi juga..
"Iya Mas, aku akan bersabar menunggu Mas dan aku juga akan selalu membantu Mas dalam masalah apapun. Dira lakukan ini buat Bunda agar Bunda jangan berfikir yang macam macam lagi." ucap Dira masih berada di pelukan Ferdi..
Ferdi semakin kagum dengan sikap Dira, Dira gak hanya cantik namun Dira juga sangat bijaksana dalam hal apapun..
"Terima kasih sayang, bolehkah jika aku panggil kamu sayang, karena jujur Mas sayang sama kamu Dira." ucap Ferdi jujur akan perasaannya..
"Iya Mas aku gak keberatan kok." ucap Dira sembari berdiri lalu pergi keluar dari kamarnya untuk membuatkan secangkir teh..
Dira tersenyum kepada Ferdi, Ferdi pun merasa gemes dan juga grogi berada di samaping Dira..
"Mas sekarang mandi, biar aku siapkan teh hangat untuk Mas." ucap Dira sembari keluar dari kamarnya..
Ferdi pun tersenyum senang setelah mendengar sinyal dari Dira..
__ADS_1
🥂🥂🥂🥂🥂🥂🥂🥂🥂🥂🥂🥂🥂🥂🥂🥂🥂🥂🥂
Setelah selesai membersihkan diri kini Ferdi tengah duduk di tepi tempat tidur sembari menunggu Dira yang katanya sedang membuatkannya teh..
Ferdi hanya mengenakan celana pendek tanpa mengenakan kaos, Dira sangat terkejut melihat dada bidang yang berbentuk kotak kotak persis di dadanya..
Dira hampir saja berteriak. Dengan sigap Ferdi langsung menghampiri Dira yang masih mematung di depan pintu kamarnya, Ferdi menarik tangan Dira kemudian membawanya masuk kedalam kamar..
"Sayang kenapa kamu berteriak? Kamu lihat apa?" tanya Ferdi masih belum mengerti..
Dira menutup kedua matanya dengan kedua tangannya..
Ferdi tertawa mendengar ucapan Dira..
"Sayang sekarang aku ini suami kamu terus kenapa kamu harus malu." ucap Ferdi sembari memeluk Dira..
Jantung Dira berdetak 10 kali lebih kencang setelah mendengar ucapan Ferdi belum lagi hangat badan Ferdi sangat terasa di badan Dira..
"Mas.. Dira malu.." ucap Dira dengan polosnya..
__ADS_1
Ferdi tersenyum mendengar ucapan Dira kemudian Ferdi ******* b*bir Dira dengan sangat lembut, hal ini pertama kali Dila alami dan Dira masih belum memahami..
Ferdi pun melepaskan ciu*annya kemudian membealai rambut Dira dengan sangat lembut..
"Dira.. Apakah Mas boleh meminta hak Mas sekarang? Mas sudah tak tahan sayang.." ucap Ferdi sbari kembali memangsa bi*ir Dira..
Dira hanya bisa pasrah dan mengangguk menandakan dia setuju..
Malam pun semakin larut,namun dua sejoli itu masih asik dengan kebahagiaan mereka..
"Terima kasih ya sayang, aku sangat bahagia dan aku janji aku akan secepatnya menikahimu kembali secara hukum dan juga agama. Dan aku juga gak akan pernah menyia nyiakan kamu sampai kapanpun." ucap Ferdi sembari memeluk Dira dengan sangat erat..
Dira hanya tersenyum mendengar ucapan Ferdi, Dira berharap semua itu bukan hanya janji belaka namun Ferdi akan secepatnya membuat semuanya menjadi nyata..
"Iya Mas aku percaya dan aku akan selalu menunggu walaupun dalam jangka waktu yang lama." ucap Dira sembari tersenyum..
Kebahagiaan yang di lalui Dira dan Ferdi sangat membekas di hati keduanya..
Walaupun Dira awalnya hanyalah seorang ART namun kini Dira berhasil menjadi Nyonya Ferdi walaupun statusnya masih sebagai istri siri..
__ADS_1