Derita Istri Siri

Derita Istri Siri
Bab 15


__ADS_3

Dira sangat senang karena Ferdi mau menyiapkan masakan untuk dirinya, Dira berharap jika semuanya akan tetap selamanya begitu.


Walaupun Dira bukan yang pertama buat Ferdi namun Dira percaya bahwa kelak Dira akan bisa mencintai Ferdi..


Ferdi pun nampak senang karena Dira sepertinya menyukai masakannya..


Setelah selesai menyuapi Dira, Ferdi pun langsung ke dapur untuk mencuci piring dan juga tak lupa memberi Dira obat supaya Dira bisa cepat sembuh..


Setelah selesai membantu Dira, Ferdi langsung bergegas untuk membersihkan dirinya dan kemudian kembali kedalam kamar untuk menemani Dira..


Manda yang merlihat Ferdi begitu memperhatikan Dira pun menjadi sangat marah dan Manda masuk kedalam kamar Dira..


Ferdi melihat Manda nampak sangat marah kemudian Ferdi bangun dari tempat duduknya dan mendekati Manda..


"Kenapa denganmu? Sini ikut aku."ucap Ferdi semabri menarik paksa tangan Manda dan membawanya keluar dari kamar Dira..


Manda nampak kesakitan,


"Apa apaan si Mas. Sakit tahu.." ucap Manda sembari menarik tangan nya daru cengkraman tangan Ferdi..


Aku hanya mau melihat maduku saja apa itu salah? Mas kamu ingat ya aku tak akan pernah membiarkan kami selalu dekat dengan madu kamu. Karena aku tak pernah rela melihat kamu selalu memperhatikan dia apalagi sekarang cinta kamu telah terbagi." ucap Manda sembari melipat kedua tangannya..


Ferdi menatap kearah Manda dengan tatapan yang kurang menyenangkan..


"Lakukan apapun yang ingin kamu lakukan, aku akan selalu melindungi Dira sebisa aku. Karena aku mencintainya dengan sepenuh hatiku. Dan kamu harus ingat satu hal jika aku mendapatkan satu saja bukti bahwa kamu menyakiti Dira aku tak segan segan untuk menalak kamu. Aku harap kamu paham." ucap Ferdi penuh dengan emosi..


Manda pun tak mau kalah dengan Ferdi,Manda menatap ke arah Ferdi kemudian melipat kedua tangannya..


"Aku tidak pernah takut Mas, sebelum kamu melakukan itu aku sudah pastikan bahwa kamu dan keluargamu akan hancur. Apa kamu tak ingat perusahanmu bisa berjalan lagi berkat siapa? Aku? tapi ini balasan kamu terhadapku?" ucap Manda sembari berteriak..

__ADS_1


Dira yang sedang terlelap pun terbangun karena mendengar suara Manda yang berteriak..


Dira pun langsung keluar kamar dan kemudian mendengarkan semua ucapan Manda yang tak pernah menyukai dirinya sebagai madunya..


"Ada apa ini?" tanya Dira yang telah berdiri di amabang pintu..


Manda yang melihat Dira telah berdiri di ambang pintu pun Manda mendekati kearah Dira kemudian sebuah tamparan halus mendarat di pipi kanan Dira..


Plakkkkkkkkkk....


"Non kenapa sakit? Salah saya apa?" tanya Dira yang sama sekali tak tahu apa maksudnya..


Manda melotot kemudian menatap Dira dengan tatapan yang ingin menerkam..


"Kamu bilang kamu salah apa? Apa kamu tak sadar bahwa kamu yang telah menghancurkan rumah tanggaku. Pertama kamu ambil hati mertuaku sekarang kamu kuasai hati suamiku? Sebenarnya apa si yang kamu inginkan? Apa kamu mau uang?" tanya Manda sembari melipat kedua tangannya..


Ferdi tak terima dengan sikap Manda yang berani menampar Dira di depan matanya..


Sebuah tamparan yang cukup keras pun mendarat di pipi Manda. Manda menatap kearah Ferdi..


"Aku sudah peringatkan kamu untuk tak meluakai Dira dia juga istriku sama hal nya kamu melukaiku..


Harusnya kamu ingat kamu sendiri yang telah menodai dan menghancurkan pernikahan kita jadi jangan salahkan Dira dalam masalah ini. Sekali lagi aku melihat kamu melukaiku Dira aku pastikan kamu akan menyesal." ucap Ferdi sembari mencengkaram tangan Manda..


Dira hanya bisa menangis dirinya tak pernahenyadari bahwa dia telah membuat hubungan Ferdi dan Manda semakin hancur.. Dira menangis membuat Ferdi langsung memeluknya..


"Sayang sudah ya kita masuk saja. Kamu jangan takut aku akan selalu ada di sini untuk melindungi kamu." ucap Ferdi sembari memeluk Dira dan membawanya masuk kedalam kamar...


Dira masih terlihat sangat syok dengan sikap Manda.

__ADS_1


Ferdi melihat tanda merah terlihat jelas di pipi Dira, hal itu membuat Ferdi langsung mengompresnya..


"Maafkan aku ya sayang, aku telah membawamu kedalam masalahku. Dan kamu jangan takut aku akan selalu menjaga dan menyanyangimu sampai kapanpun." ucap Ferdi yang tak tega melihat Dira menderita..


Dira menatap kearah Ferdi kemudian menatapnya dengan sangat dalam..


"Mas apa kita berpisah saja? Aku tak mau membuatmu dan Non Manda berant terus. Gak apa apa aku aja yang pergi dan mengalah Mas. Aku mohon kabulakan keinginanku." ucap Dira sembari menitikan airmata..


Mendengar kata pisah Ferdi langsung memeluk Dira dengan sangat erat..


"Enggak sayang? Gak akan pernah ada kata pisah atau apapun aku mencintaimu Dira, dan aku tak mau dan tak akan sanggup jika harus kehilanganmu. Kamu bersabar ya aku pasti akan menjadikanmu satu satunya wanita dalam hidupku.Dan aku akan memberikan Manda tapi kamu harus tahu itu bukan hal yang mudah." ucap Ferdi lirih..


Dira semakin tak mengerti dengan ucapan Ferdi..


"Maksud Mas apa?" tanya Dira sembari melepaskan pelukan Ferdi..


Ferdi mulai menceritakan bahwa perusahan Atmaja bisa berjalan dan berkembang pesat itu berkat keluarga Hadikusuma yaitu Ayah Manda,,Ferdi tak mungkin menceraikan Manda begitu saja Ferdi masih memikirkan kedua orang tuanya.


Ferdi pun mengatakan bahwa pernikahannya dengan Manda memang sudah renggang karena Manda telah berselingkuh di belakang Ferdi. Ferdi mengetahuinya dan hal itu juga yang membuat Nyonya Atmaja terkena serangan jantung..


Dira merasa sedih setelah mendengar ucapan Ferdi, Dira tak pernah tahu bahwa ternyata rumah tangganya memang telah hancur karena ulah Manda sendiri..


"Mas maafin aku ya." ucap Dira sembari memeluk Ferdi..


Ferdi pun membalas pelukan Dira dan kemudian berdiam sejenak di dalam pelukan Dira..


Ferdi pun sampai menitikkan airmata dan kemudian mecium kening Dira..


"Aku mohon sama kamu sayang jangan pernah tinggalkan aku. Aku butuh kamu dalam hidupku, tapi aku minta kamu bersabar ya aku janjia kau akan melindungi mu dari hal apapun aku mohon sama kamu sayang." ucap Ferdi sembari menitikkan airmata..

__ADS_1


Dira merasa tak enak hati apa lagi melihat sang suami menitikkan airmata karenanya.


"Maafkan aku Mas, aku janji aku tak akan pernah meninggalkanmu. Dan aku minta Mas hapus airmata itu Mas jangan menangis kira hadapi ini bersama sama."ucap Dira sembari tersenyum. Hal itu membuat Ferdi nampak tenang setelah mendengar ucapan Dira..


__ADS_2