
Sesampainya di rumah Dira pun tersenyum dengan wajah yang sumringah dia merasakan bahagia karena Rangga benar benar serius ingin meminangnya..
Dira pun memberitahukan niatnya kepada Bunda Atmaja dan Ayah Atmaja bahwa ada seorang lelaki yang ingin meminangnya..
"Ayah si senang Dir jika ada lelaki baik yang akan menjaga kamu. Dan Ayah hanya minta satu kamu harus selalu bahagia.."
"Terima kasih Ayah tapi Dira masih ragu apakah nanti Dhika akan menyetujuinya?" Dira terlihat nampak ragu akan kelulusannya.
"Bunda yakin Dhika akan setuju dengan siapapun pilihan kamu nak,tapi Bunda punya satu keinginan setelah kami menikah nanti apakah kami masih boleh menganggapmu anak lagi?" airmata Bunda Atmaja pun mulai menetes..
Dira pun langsung memeluk wanita paru baya itu dengan pelukan yang begitu hangat...
"Bunda dan Ayah akan selamanya menjadi bagian yang terpenting dari hidup Dira jadi Bunda jangan pernah berfikir apapun ya."
Tak lama kemudian Dhika pun datang dan melihat keluarga kakaknya sedang berbincang..
"Assalamualaikum..."
"Waalaikumsalam,Dhika kamu udah pulang? Ada yang mau Mbk bicarakan tapi Mbk minta kamu jangan marah ya?" Dira merasa kurang yakin dengan apa yang ingin dia katakan..
__ADS_1
Dhika pun bingung namun mencoba untuk tak membuat sang kakak cemas..
"Emang Mbak mau bilang apa? Bilang saja insyaallah Dhika akan mendukung semuanya dan Dhika juga akan menuruti semua keinginan Mbak." tanya Dhika sembari tersenyum..
"Dhika ada seorang lelaki yang ingin meminang Mbak? Apakah kamu mengizinkannya?" jawab Dira nampak ragu ragu.
Dhika pun awalnya terkejut karena setahu Dhika,Dira tak pernah berhubungan dengan lelaki manapun.
"Seriusan Mbk? Mbak gak sedang bercanda kan?" tanya Dhika masih sedikit penasaran..
"Benar apa yang di katakan oleh Mbak kamu Dhika, Dira akan menikah lagi apa kamu gak keberatan?" tanya Bunda Atmaja dengan lembut..
"Untuk alasan apa aku harus melarang? Jika memang Mbak merasa sudah yakin ya jalanin aja Mbak insyaallah Dhika akan mendukungnya." jawab Dhika sembari tersenyum...
Dhika pun merasa sangat lega karana adik kesayangannya tak keberatan jika Dira menikah lagi.
"Malam ini calon aku mengajak kita semua makan malam bersama untuk berkenalan apa kalian setuju?" tanya Dira lagi..
Dhika langsung girang mendengar ada acara makan makan...
__ADS_1
"Wah kalau acara makan makan aku si gak akan nolak untuk datang?" jawab Dhika sembari duduk di sebelah Ayah Atmaja..
"Baiklah kami juga ingin mengenal calonmu Dir? Jam berapa kita akan berangkat bair Ayah siap siap sekarang?" timpa Ayah Atmaja yang terlihat sangat antusias.
Dira pun terkekeh pasalnya sang Ayah selalu saja bisa mencairkan suasana...
"Nanti malam Ayah jam tujuh masih ada waktu dua jam untuk bersiap siap." jawab Dira sembari tersenyum..
Ayah Atmaja dan Bunda Atmaja pun langsung pamit kedalam kamar mereka untuk bersiap siap..
Dhika yang masih menatap Dira pun langsung mendekati sang kakak..
"Mbak siapa si laki laki itu jadi penasaran? Ganteng gak dia Mbk?" tanya Dhika sembari mengedipkan satu matanya..
Dira pun tersenyum kearah sang adik..
"Kamu sudah mengenalnya bahkan kalian sudah dekat pakai tanya ganteng apa enggak menurutmu Rangga ganteng gak?" gerutu Dira dalam hatinya..
Nanti juga kamu akan tahu sendiri." timpal Dira kemudian Dira pun kembali kekamarnya untuk bersiap siap begitupun dengan Dhika...
__ADS_1