
Rangga dan Dhika terlihat sangat kompak dari segi berbicara dan hal apapun membuat Rangga merasa senang berada di dekat Dhika..
Rangga pun mengirim pesan kepada Dira dan memperlihatkan bahwa Rangga sendang menikamti makanan warteg bersama hal itu membuat Dira merasa senang karena pada akhirnya lelaki yang sedang dekat dengannya juga dekat dengan sangat adik..
Dira pun tersenyum dan bangga kepada Rangga karena ternyata Rangga bisa menjadi calon imam yang terbaik untuk dirinya..
"Terima kasih ya Mas kamu memang yang terbaik." balas pesan dari Dira..
Rangga pun tersenyum senang,hal itu membuat Dhika bertanya karena melihat Rangga senyum senyum sendiri..
"Mas sedang bahagia ya kok senyum senyum sendiri?" tanya Dhika yang merasa heran dengan bosnya tersebut..
Rangga pun tersenyum sembari menatap Dhika..
"Ini rahasia jadi kamu belum boleh tahu. Kamu harus banyak belajar dulu biar jadi orang sukses setelah itu baru kamu bisa merasakan seperti apa yang sedang Mas rasakan." ucap Rangga sembari menaikan satu alisnya...
Dhika pun terkekeh setelah mendengar ucapan Rangga. Dhika sendiri masih penasaran dengan apa yang di ucapkan oleh Rangga..
__ADS_1
"Iya Mas dan ini sudah waktunya untuk bekerja lagi sebaiknya kita kembali ke kantor sekarang." ucap Dhika mencoba mengingatkan waktu..
Rangga juga melirik arloji yang melingkar di pergelangan tangannya,jam menunjukan pukul 13.00 dan jam makan siang sudah berlalu..
"Baiklah Dhik kita kembali ke kantor sekarang?" ucap Rangga kemudian Rangga memanggil pelayan untuk segera membayar makanan yang telah mereka nikmati...
🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒
Di lain tempat Dira yang tiba tiba saja teringat kepada Amanda pun berencana untuk mengunjungi Manda di rutan. Semenjak tiga bulan yang lalu Dira belum sempat menjenguk Manda dan Dira menjenguk Manda tanpa sepengetahuan kedua orang tua Ferdi..
"Sudah lama aku gak menjenguk Mbk Manda dan aku tiba tiba teringat kepadanya. Mungkin ini waktu yang tepat karena aku juga gak ada kerjaan." ucap Dira kemudian Dira bersiap untuk mengunjungi Manda.
"Assalamualaikum...." ucap Manda sembari tersenyum..
Dira yang sedang melihat ponselnya pun kaget melihat kedatangan petugas dan Manda..
"Waalaikumusalam Mbak Manda,bagaimana kabarmu?" ucap Dira sembari menjabat tangan Manda..
__ADS_1
Manda pun tersenyum dan kemudian menganjak Dira untuk duduk..
"Aku baik Dir,alhamdulillah.. Bagaimana kabar kamu dan juga kabar Ayah dan Bunda?" tanya Manda sembari tersenyum..
Dira pun tersenyum dan kemudian Dira memberikan paper bag yang dia bawa..
"Kabar kami baik Mbak,oh iya ini ada sedikit makanan buat Mbak." ucap Dira sembari tersenyum....
Manda pun senang dan satu tahun hidup di dalam sel membuat Manda belajar banyak hal. Rasa ikhlas dan juga rasa bersalahnya berjalan secara beriringan dan dengan berjalannya waktu Manda bisa menerima semuanya..
Manda sangat senang karena di kunjungi Dira,Manda pernah berfikir bahwa Dira tidak akan menemuinya lagi tapi ternyata semua itu salah Dira masih tetap perduli dengan Manda..
"Terima kasih ya Dir kamu sudah menyempatkan waktu untuk datang kesini? Maafkan aku ya Dir aku masih belum bisa membalas semua kebaikan kamu sama aku." ucap Manda sembari tertunduk...
Dira pun langsung memeluk Manda...
"Sudahlah Mbak,lupakan yang seharusnya di lupakan dan fokus lah pada tujuan kita kedepannya. Aku sudah melupakan semuanya dan aku juga sudah bisa move on dari Mas Ferdi." ucap Dira sembari tersenyum..
__ADS_1
Manda pun bahagia setelah mendengar bahwa Dira telah move on dari Mendiang suami mereka. Karena bair bagaimanapun juga Dira pantas mendapatkan kebahagiaan bersama laki laki yang tulus mencintainya...