Derita Istri Siri

Derita Istri Siri
Bab 06


__ADS_3

Hans langsung mencoba menghubungi Ferdi, namun Ferdi tak mengangkat telfon dari Hans..


"Mas Fer kamu dimana si? Aku kan mau kasih tahu bahwa istri kamu itu selingkuh?" ucap Hans sembari mematikan sambungan telfonnya..


Hans tak mau kehilangan momen Manda dan selingkuhan nya dengan kelicikan yang Hans miliki Hans menyuruh seorang office boy untuk membantunya menaruh sebuah kamera kedalam kamar yang di huni Manda dan Aldo..


Hans merasa kasihan terhadap Ferdi,Ferdi terlalu mencintai Manda tapi Manda justru mengkhianatinya..


Hans berhasil mengambil rekaman antara Manda dan selingkuhan nya di kamar hotel tersebut..


"Kamu memang gila Manda, kamu menghianati Ferdi yang usah jelas sangat mencintaimu. Ferdi harus tahu semua ini." pekik Hans dalam hatinya..


Ferdi yang baru saja bangun dari tidurnya pun langsung mengecek ponselnya dan Ferdi melihat banyak panggilan masuk dari Hans sepupu sekaligus sahabat baik Ferdi..


Ferdi langsung menghubungi balik Hans namun ponel Hans justru enggak aktif..


"Tu anak kenapa si? Dia nelfon giliran ku telfon balik malah gak aktif." ucap Ferdi sembari melemparkan ponselnya ke sembarang tempat...


Ferdi pun membersihkan diri kemudian turun kebawah untuk makan siang..


Ferdi melihat Dira dengan kepala yang terluka di bagian pelipisnya. Ferdi pun langsung mendekati Dira dan kemudian minta maaf..


"Dira maafkan kelakuan istri saya tadi pagi, aku harap itu jangan jamu masukan ke dalam hati ya.." ucap Ferdi secara tiba tiba membuat Dira sedikit kaget karena tak melihat kedatangan Ferdi..


Dira pun menoleh kearah sumber suara dan kaget melihat Ferdi berada persis di belakangnya.

__ADS_1


"Tuan.. Iya Tuan gak apa apa kok, mungkin Non Manda hanya salah paham sama saya. Tuan mau makan apa biar Dira siapin.." ucap Dira sembari tersenyum..


Ferdi semakin suka dengan sikap kedewasaan yang di miliki oleh Dira, karena Ferdi tak pernah melihat sikap Dira ada dalam diri Manda, kalau Manda yang ada pasti marah dan marah.


"Terima kasih banyak Dira, oh iya aku lapar biasakan kamu menyiapkan makanan untukku?"ucap Ferdi sembari duduk di meja makan..


Dira pun mengangguk kemudian mengambilkan Ferdi makanan, Dira melayani Ferdi seperti Dira sedang melayani suaminya sendiri..


Dira mengambilkan Ferdi makanan ke atas piring lengkap dengan lauknya, Ferdi sangat senang mendapatkan perhatian dari Dira.


Ferdi pun tak berkedip menatap Dira yang sedang sibuk menyiapkan makanan untuknya, Ferdi tersenyum seandainya Ferdi bisa memiliki Dira..


"Silahkan Tuan ayo dimakan mumpung masih panas." ucap Dira sembari meletakan piring persis di depan Ferdi..


Sepasang mata menatap kedekatan Ferdi dan Dira kedua mata itu menatap dengan penuh bahagia. Siapa lagi kalau bukan Nyonya Atmaja, Nyonya Atmaja sangat bahagia karena bisa melihat senyuman Ferdi yang terlihat sangat bahagia..


Dira yang melihat kehadiran Nyonya Atmaja pun dengan cepat menjauhkan dirinya daru Ferdi karena Dira takut nanti akan ada salah paham lagi..


"Nyonya apakah Nyonya juga mau makan siang?" tanya Dira sembari mendekat kearah sang majikan..


Nyonya Atmaja pun tersenyum..


"Iya Dir kok saya lapar ya, bisa kah tolong ambilin saya makanan juga."ucap Nyonya Atmaja sembari tersenyum kemudian duduk di dekat Ferdi.


Kamu lahab sekali makannya apa kamu itu lapar?" tanya Nyonya Atmaja kepada sang putra..

__ADS_1


Ferdipun tersenyum kemudian menghentikan aktifitasnya..


"Iya Bunda aku memang sangat lapar, tapi masakan Dira sangat enak entah kenapa aku sangat suka." ucap Ferdi tanpa sadar memuji Dira di hadapan sang Bunda.


Nyonya Atmaja hanya tersenyum kemudian Nyonya Atmaja pun makan makanan yang di hidangkan oleh Dira..


"Kamu memang pandai memasak Dir, saya juga sangat suka ini enak sekali." ucap Nyonya Atmaja ikut memuji masakan Dira..


Dira hanya bisa tersenyum sekaligus puas dengan keahliannya dalam memasak karena masakannya disukai oleh majiaknnya.


"Terima kasih Nyonya terima kasih Tuan, Dira masih belajar untuk memasak dan Alhamdulillah jika Tuan dan Nyonya suka."ucap Dira sembari tersenyum..


🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤


Ketika sedang asik menikmati makan siangnya tiba tiba sebuah pesan notifikasi masuk, Ferdi sangat terkejut dengan pesan yang di dapatnya..


Ferdi melihat pesan dari Hans yang memperlihatkan kelakuan bejat sang istri yang sedang bermain gila dengan lelaki lain..


Hati Ferdi langsung terluka, emosinya memuncak dan tiba tiba saja Ferdi langsung pergi meninggalkan Dira dan sang Bunda yang masih berada di meja makan..


Nyonya Atmaja dan juga Dira kaget melihat Ferdi yang tiba tiba saja pergi meninggalkan rumah, Ferdi menyalakan mobil kemudian pergi tanpa pamit kepada siapapun..


Selama dalam perjalanan hati Ferdi benar benar terbakar, Ferdi tak pernah menyangka bahwa wanita yang sangat di cintainya ternyata tega bermain gila di belakangnya.


Ferdi masih menahan amarahnya..

__ADS_1


"Kamu keterlaluan Manda, pantas saja kamu tak mau melayaniku sebagai seorang istri ternyata kamu ada lelaki lain yang kau bahagia kan kamu jahat. Kurang apa aku sama kamu Manda sehingga kamu sampai hati melakukan ini.." ucap Ferdi sembari melakukan mobilnya dengan kecepatan tinggi..


__ADS_2