
Dira merasa bersalah kepada Rangga lelaki yanga telah begitu baik kepadanya.
"Ibu itu sangat beruntung ya pasangan Ibu sangat perhatian sekali sampai sampai dia tidak tidur sedikitpun." ucap Suster yang sedang memeriksa kondisinya itu..
Dira semakin tercengang dengan ucapan Suster itu..
"Dia bukan suami saya Sus, oh iya kalau boleh tahu lelaki yang disini dia kemana ya?" tanya Dira padahal Dira sudah tahu Rangga pulang kerumahnya..
"Saya kurang tahu Bu, tadi dia memberikan nomer ponsel keluarga Ibu lalu dia pergi." ucap Suster yang baru saja datang ke ruangan Dira..
Dira hanya bisa tersenyum namun hatinya juga merasa tak enak hati terhadap lelaki yang telah begitu baik kepadanya..
Setelah Suster rumah sakit menghubungi nomer ponsel Ferdi, Ferdi langsung menuju ke ruangan Dira karena Ferdi sendiri sedang berada di rumah sakit yang sama karena Ferdi sedang menemui Pak Maman..
Ferdi nampak senang karena akhirnya Dira ketemu dan bisa selamat karena telah berada di rumah sakit..
"Baik Sus saya akan kesana sekarang, kebetulan saya sedang berada di rumah sakit yang sama." ucap Ferdi sembari berlari menuju ruangan Dira..
Ferdi sangat kaget karena Dira di tempatkan di kamar VVip dan disana di lengkapi dengan perawatan yang bagus..
__ADS_1
"Sayang..." ucap Ferdi ketika membuka pintu dan melihat Dira yang sedang terbaring.
Dira tersenyum melihat suaminya.
"Mas..." ucap Dira sembari tersenyum..
"Kamu baik baik saja kan?tanya Ferdi sembari memeluk Dira dengan hangat..
"Aku baik baik saja Mas,,Mas darimana kok tahu aku disini?" tanya Dira sembari menatap sang suami..
Ferdi pun menjelaskan bahwa suster rumah sakit menghubunginya, dan kebetulan Ferdi sedang berada di ruangan Pak Maman..
"Sayang siapa yang membawamu kesini? Terus dimna orang yang telah menolongmu?" tanya Ferdi sembari mencari cari seseorang di ruangan tersebut namun tak menemukannya..
"Lelaki?" tanya Ferdi sedikit menaruh curiga..
Dira menatap kearah Ferdi dan kemudian tersenyum..
"Iya Mas memangnya kenapa? Kamu cemburu?" tanya Dira sembari menggoda suaminya..
__ADS_1
Ferdi merasa malu karena menunjukan kecemburuannya terhadap seseorang yang belum dia kenal..
"Iya sayang sudah jangan di bahas lagi.." ucap Ferdi sembari memeluk Dira dengan sangat erat..
❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤
Di lain tempat..
Rangga sangat merasa kecewa karena kenyataannya Dira telah bersuami padahal hati dan fikiran Rangga selalu terpacu kepada sosok Dira.
"Dira kenapa aku harus bertemu denganmu sekarang setelah kamu menjadi milik orang lain. Kenapa bayangan kamu selalu menari di dalam fikranku." ucap Rangga meluapkan segala amarah yang ada di dalam hatinya..
Rangga mengambil ponselnya kemudian menatap foto Dira yang sedang tertidur di layar ponselnya..
"Kamu cantik Dira, aku berharap semoga suatu saat nanti kamu akan bisa menjadi milikku dan aku janji aku akan menjagamu layaknya berlian." ucap Rangga memotivasi dirinya sendiri..
Sesampainya di rumahnya Rangga langsung memarkirkan mobilnya di garasi dan langsung masuk kedalam rumah. Ketika baru masuk tiba tiba Ibundanya Nyonya Istanti menemuinya..
"Sayang kamu darimana kok semalam kamu gak pulang?" tanya Nyonya Istanti sembari tersenyum..
__ADS_1
Rangga pun tersenyum kearah sang Bunda..
"Iya Bunda maaf, Rangga ada urusan keluar kota karena mendadak jadi Rangga tak sempat memberi tahu." ucap Rangga sedikit berbohong karena Rangga enggak mau membuat sang Bunda bertanya tanya jika Rangga menceritakan yang sebenarnya...