
Usaha yang di tekuni Dira kini telah mulai ada kemajuan, Dira juga menjadi bertambah sibuk.
Dira khawatir kalau waktunya akan berkurang untuk keluarga keduanya yaitu keluarga Atmaja...
Ketika sedang sibuk di butik tiba tiba datang seorang wanita yang sangat cantik yang ingin memesan baju untuk acara ulang tahun pernikahannya dengan sang suami..
"Selamat siang, apa benar ini pemilik Nadira Boutiq?" tanya seorang wanita yang sangat cantik itu..
Dira pun yang sedang sibuk akhirnya menatap kearah wanita cantik tersebut..
"Benar Bu, saya Dira pemilik Nadira Boutiq. Apa ada yang bisa saya bantu?" tanya Dira sembari tersenyum..
Wanita cantik itu pun tersenyum...
"Perkenalkan nama saya adalah Istanti,,panggil saja saya Tanti. Oh iya apa saya bisa pesan baju untuk acara spesial keluarga saya? Karena saya mendapatkan rekomendasi dari seorang teman katanya boutiq anda sangat bagus." ucap Ibu Istanti sembari tersenyum...
Dira pun tersenyum dan menyuruh Ibu Istanti untuk duduk..
"Tentu saja bisa Tante,,oh iya silahkan duduk."ucap Dira sembari mengambil beberapa contoh bahan yang dia punya.
Ibu mau membuat gaun yang baru atau mau lihat koleksi rancangan saya yang sudah ada." ucap Dira kemudian..
Ibu Istanti pun tersenyum kemudian mengangguk..
__ADS_1
"Baiklah tapi saya mau membuat gaun yang baru, karena saya juga butuh setelan jas untuk putra dan juga suami saya. Tapi apa Mbak Dira bisa datang ke rumah saya untuk mengukur ukuran jas yang biasa mereka pakai." ucap Ibu Istanti sembari tersenyum..
Tanpa berfikir panjang lagi Dira pun mengangguk..
"Baiklah Bu, Ibu atur saja waktunya nanti Ibu tinggal hubungi saya biar saya langsung membawa beberapa contoh jas ke rumah Ibu." ucap Dira sembari tersenyum..
Ibu Istanti pun tersenyum dan merasa sangat senang bertemu dengan wanita yang lembut seperti Dira, wanita yang terlihat sangat sederhana dan juga selalu tampil apa adanya membuat Dira nampak mempesona dimata siapa saja yang menatapnya..
"Baiklah kalau begitu Mbak Dira nanti saya lihat dulu jadwal Putra dan Suami saya terlebih dahulu soalnya mereka jarang ada waktu." ucap Ibu Istanti sembari tersenyum..
Dira pun mengangguk dan kemudian tersenyum..
"Baiklah Bu, Ibu yang tentukan saja kalau begitu. Terima kasih untuk kepercayaan Ibu kepada kami,kami akan usahakan membuatkan yang terbaik untuk keluarga Ibu." ucap Dira penuh dengan kelembutan..
"Baiklah kalau begitu saya pamit dulu, sampai ketemu lagi di rumah saya. Saya tunggu kedatangan Mbak Dira." ucap Ibu Istanti sembari melebarkan senyuman yang sangat manis..
Dira pun mengangguk dan Dira juga sangat senang bisa mendapatkan seorang pelanggan yang sangat baik hati seperti Ibu Istanti..
"Baiklah kalau begitu Bu, terima kasih banyak dan Ibu hati hati di jalan." ucap Dira sembari mengantar Ibu Istanti keluar dari boutiqnya..
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Di lain tempat...
__ADS_1
Rangga yang sedang sibuk di kantornya pun mendapatkan kejutan dengan kedatangan sang Bunda yang tiba tiba saja datang berkunjung..
Tiba tiba saja pintu ruangan Rangga di ketuk oleh seseorang..
Tok....tok...tok..
Rangga pun terkejut dengan suara ketukan pintu ruangannya..
"Iya masuk.." ucap Rangga tanpa menoleh kearah pintu dan tanpa melihat siapa yang datang..
Ibu Istanti pun tersenyum melihat Rangga yang sedang sibuk dengan layar laptopnya..
"Sayang kamu kok sibuk baget? Sampai lupa ya sama Bunda.." ucap Ibu Istanti sembari duduk di hadapan sang putra.
Rangga pun kaget melihat sang Bunda yang tiba tiba tengah berada di dalam ruangannya..
"Bunda kok datang gak bilang." ucap Rangga sembari mencium tangan sang Bunda..
Ibu Istanti pun tersenyum..
"Kamu saja sibuk banget bagaimana Bunda mau bilang sama kamu kalau Bunda mau datang." ucap Ibu Istanti sembari tersenyum..
Rangga pun tersenyum karena ternyata sang Bunda telah beberapa kali menghubunginya namun ponsel Rangga gak diangkat..
__ADS_1