Derita Istri Siri

Derita Istri Siri
Bab 79


__ADS_3

Dira dan semua keluarga telah bersiap siap bahkan malam ini Dira terlihat jauh lebih cantik mungkin karana dia merasakan kebahagiaan sehingga membuat aura positifnya keluar..


"Masa Allah putri Bunda cantik sekali malam ini? Pasti nanti calon kamu akan terkesima begitu melihatmu sayang." Bunda Atmaja memuji kecantikan Dira..


"Kakak siapa dulu dong Bunda. Dhika." Dhika pun mencoba mencairkan suasana dengan mengajak mereka sedikit bercanda..


Dira pun hanya tersipu malu mendengar pujian dari dua orang yang sangat penting di kehidupannya..


"Terima kasih Bunda." jawab Dira malu malu...


Setelah itu Dira dan keluarga pun pergi menuju restoran yang telah dia dan Rangga sepakati sebelumnya..


Ketika mereka sampai Rangga sudah lebih dulu sampai disana Rangga pun terlihat sangat tampan malam ini...


Sesampainya di restoran tersebut Dhika orang pertama yang benar benar mendapatkan kejutan dari sang kakak..


"Maaf Mas jika menunggu lama." Dira pun langsung mendekati Rangga..

__ADS_1


"Iya sayang gak apa apa." jawab Rangga sembari tersenyum.


Kemudian Rangga mencium punggung tangan Bunda Atmaja dan Ayah Atmaja secara bergantian..


"Tunggu dulu Mbak jangan bilang calon suami Mbak Dira adalah Pak Rangga?" ucapan Dhika membuat semua orang terkejut sempat berfikir bahwa Dhika akan tak merestui mereka..


Dira pun langsung menarik lengan Dhika dan mencubitnya.


"Iya Mas Rangga adalah laki-laki yang Mbak maksud. Dia itu orang yang baik dan juga bertanggung jawab Mbak mohon kamu jangan bikin masalah ya Dhik? ?Mbak mencintainya dan hanya dia satu satunya laki-laki baik yang Mbak temui setelah Mas Ferdi."


Dira nampak sedih setelah menjelaskan kepada Dhika ,namun Dhika masih tak bisa terima begitu saja karena merasa dia telah di bohongi...


Dhika sebenarnya sangat senang karena Dira mendapatkan laki-laki baik seperti Rangga namun Dhika ingin mengerjai mereka. Dhika pun tertawa dalam hatinya melihat seorang bos besar perusahaan ternama memohon kepadanya untuk sekedar restu jika itu di diabadikan pasti akan viral..


Ayah Atmaja pun menarik tangan Dhika dengan lembut kemudian berbicara kepadanya..


"Dhika anakku kamu jangan egois biarkan kakakmu bahagia dia sudah cukup menderita selama ini. Ayah minta sama kamu Dhika biarkan ya kamu harus mendukung kakak kamu." Ayah Atmaja pun berbicara dengan lembut..

__ADS_1


Bunda Atmaja pun ikut menimpali sementara Dira telah nampak menitikan airmata...Dhika sudah tak tahan lagi menahan ketawanya sehingga Dhika tertawa sangat kencang..


"Maaf maafkan aku,aku hanya bercanda.." Dhika pun terkekeh mengingat semua orang memohon kepadanya..


Rangga yang melihat itu pun langsung menatap Dhika dengan tatapan yang penuh arti karena telah membuat Dira menitikan airmata...


"Maafkan aku Mas eh Pak aku hanya bercanda mana mungkin aku tak merestui kalian aku sendiri tahu Mas adalah orang yang baik jadi aku akan selalu mendukung apapun keputusan kalian. Aku hanya kesal tadi makanya aku bikin ulah habis Mbak sama Mas tak pernah memberi tahu sebelumnya aku kan kaget." Dhika pun mencoba membela diri..


Dira yang tadi menangis kini justru tertawa sembari menghapus airmatanya..


"Jadi kamu merestui hubungan Mbak dan Mas Rangga?" tanya Dira sembari menatap wajah tampan Dhika..


Dhika pun mengangguk sembari menatap kearah Rangga..


"Mas aku titip kakakku ya dia adalah saudara Perempuanku satu satunya jadi aku minta Mas sayangi Mbak Dira dengan sepenuh hati." ucap Dhika dengan wajah yang melas..


Rangga pun langsung mencubit pinggang Dhika dengan lembut karena tadi telah di buat spor jantung..

__ADS_1


"Tanpa kamu minta aku pun akan melakukannya. Awas saja kamu besok di kantor aku akan menghukummu." Rangga pun kini memberikan pelajaran kepada Dhika sehingga membuat susana mencair penuh dengan kebahagiaan...


__ADS_2