Derita Istri Siri

Derita Istri Siri
Bab 37


__ADS_3

Ferdi pun masih diam saja Ferdi masih penasaran dengan sosok lelaki yang telah menolong Dira dan membawanya ke rumah sakit.


"Siapa si lelaki itu kenapa kok hatiku tak bisa tenang memikirkannya?" ucap Ferdi dalam hatinya..


Dira yang melihat Ferdi sedang memikirkan sesuatu pun menegur Ferdi..


"Mas kamu kenapa si?" tanya Dira sembari menatap kearah Ferdi..


Ferdi pun menatap Dira kemudian tersenyum..


"Mas gak apa apa.. Ya sudah kamu mau makan apa biar Mas berliin buat kamu?" tanya Ferdi mencoba mengalihkan pembicaraan..


Dira hanya menggelengkan kepalanya..


"Di sini juga sudah banyak makanan Mas, jadi udahlah jangan khawatir aku juga sudah makan tadi sama Suster." ucap Dira sembari menarik selimutnya lebih keatas.

__ADS_1


Ferdi pun izin keluar kepada Dira untuk membayar administrasi Dira. Namun suster memberi tahu bahwa biaya rumah sakit telah di lunasi oleh seseorang..


Ferdi menanyakan perihal siapa yang telah membayarnya tapi suster menolak memberi tahu dengan alasan atas permintaan sang costumer..


Ferdi pun menjadi semakin bertanya tanya namun Ferdi mencoba untuk melupakannya bagi Ferdi Dira adalah segalanya dan Ferdi gak mau kehilangan Dira seperti dia kehilangan Manda..


"Mungkin dia hanya orang baik yang tak ingin di ketahui namanya ya sudahlah.." ucap Ferdi sembari meninggalkan ruang informasi..


Di lain sisi di sana ada Rangga yang sedang bermalas malasan di dalam kamarnya. Ingatannya masih berpacu kepada Dira wanita yang diam diam telah membuatnya jatuh cinta pada pandangan pertama..


"Semoga kamu cepat sehat ya.." ucap Rangga sembari menatap kembali foto Dira yang telah menempati galeri fotonya..


"Semoga saja Allah akan menyatukan kita suatu hafi nanti, aku selalu percaya bahwa Allah akan selalu memberikan yang terbaik, jika kamu bukan yang terbaik aku yakin Allah akan mempertemukan ku dengan yang terbaik.." ucap Rangga dalam hatinya..


🥂🥂🥂🥂🥂🥂🥂🥂🥂🥂🥂🥂🥂🥂🥂🥂🥂🥂🥂

__ADS_1


Di lain tempat..


Manda menjadi sangat marah saat tahu bahwa Dira berhasil lolos dari sekapan Aldo dan Dira di selamatkan oleh seorang lelaki yang sangat tampan..


Manda menjadi semakin emosi tak kala mendengar kembali bahwa ada orang lain yang menolong Dira..


"Kamu memang tak bisa di andalkan." ucap Manda sembari mematikan sambungan telfon nya..


Aldo menjadi kesal karena merasa di salahkan oleh Manda..


"Sialan kamu Manda, andai saja aku tak butuh uang kamu aku gak akan mau menuruti semua permintaan bodoh kamu. Pantas saja Suami kamu bahagia bersama Dira karena dia wanita yang lembut beda sama kamu." ucap Aldo sembari melemparkan ponselnya ke sembarang tempat..


Aldo merasa kecewa lantaran di salahkan terus menerus oleh Manda, dan seolah Manda justru mengontrol hidupnya.. Hal itu membuat Aldo merasa lelah apalagi setelah Aldo bertemu dengan Dira wanita yang sangat lembut..


Manda pun menjadi stress lantaran rencananya gagal, dan Manda ketakutan kalau sampai Ferdi mengetahui siapa dalang dibalik semuanya itu..

__ADS_1


"Jika aku tak bisa memiliki Ferdi maka kamu juga hak boleh memilikinya. Aku akan melenyapkanmu dengan tanganku sendiri.." ucap Manda sembari tertawa..


Manda yang memiliki kepribadian ganda pun menjadi semakin terobsesi dengan Ferdi, lelaki yang menjadi suaminya namun karena kesalahannya sendiri membuat Ferdi nekad menikahi Dira dan hal itu yang membuat Manda semakin menjadi jadi dan berambisi untuk melenyapkan Dira ..


__ADS_2