
Setelah sarapan Dhika langsung bergegas pergi ke kantor milik Rangga,pagi pagi sekali Dhika sudah sampai di kantor bisa jadi dia yang paling duluan datang...
Banyak mata menatap kearahnya..
Wajah Dhika yang terlihat sangat tampan walaupun masih berusia belia. Seorang perempuan cantik bernama Ayu pun mendekati Dhika..
"Selamat pagi apa kamu karyawan baru ya kok pagi sekali kamu sudah datang?" tanya Ayu yang hanya seorang office girl di kantor milik Rangga...
Dhika pun langsung mencari sumber suara dan melihat seorang perempuan yang cantik sedang berdiri di belakang dia..
"Iya saya baru di kantor ini,saya mau bekerja dengan Pak Rangga.." ucap Dhika sembari tersenyum...
Ayu pun ikut tersenyum melihat keluguan dan kepolosan Dhika..
"Oh iya Mas biasanya Pak Rangga sebentar lagi juga sampai.." ucap Ayu sembari berlalu pergi untuk kembali bekerja...
Tak lama kemudian Rangga pun sampai di kantor dan melihat Dhika sudah berada dikantor pagi pagi sekali..
__ADS_1
"Selamat pagi Dhik,kamu cepat banget sudah sampai disini?"tanya Rangga sembari menepuk punggung Dhika...
Dhika pun menatap kearah Rangga kemudian tersenyum..
"Iya Mas,ini kan hari pertama aku kerja dan aku tak ingin mengecewakan kepercayaan yang Mas berikan." ucap Dhika sembari menatap Rangga....
Rangga pun semakin merasa bangga dengan sikap dewasa dan juga rasa tanggung jawab yang Dhika miliki. Rangga semakin yakin bahwa kelak Dhika juga akan menjadi orang yang sangat hebat.....
"Baiklah kalau begitu ayo kamu ikut saya,sekarang kamu harus ada dimanapun aku berada." ucap Rangga sembari berjalan menuju ruangannya dan di ikuti oleh Dhika.
Sesampainya di dalam ruangannya Rangga telah menyiapkan ruangan di depan ruangan Rangga sebagai ruangan Dhika,semua orang merasa bingung dengan apa yang Rangga lakukan..
Anjani selaku sekertaris Rangga pun hanya dapat menggelengkan kepala dengan apa yang di lakukan oleh Rangga terhadap Dhika..
Semua karyawan Rangga tak ada yang tahu bahwa Dhika adalah adik dari kekasihnya karena Rangga adalah tipe laki laki yang sangat tertutup dan tak pernah terlihat berhubungan dengan wanita manapun..
Semua orang di kumpulkan oleh Rangga dan mengumumkan bahwa sekarang Dhika adalah asisten peribadinya dan meminta semua karyawan untuk selalu membantu Dhika...
__ADS_1
Setelah jam makan siang tiba Rangga pun masih sibuk dengan pekerjaannya dan Dhika melihat itu kemudian Dhika pun berinisiatif untuk membelikan Rangga makanan dan mereka pun makan bersama..
"Selamat siang Pak,mari kita makan dulu ini sudah waktunya makan siang. Jangan karena sibuk kerja kuta lupa pada kesehatan kita. Itu kata Mbakku dan aku selalu mengingat nasihat itu." ucap Dhika sembari membawa dua bungkus nasi kedalam ruangan Rangga..
Rangga pun tersenyum dan kemudian menghentikan aktifitasnya..
Rangga mendekat kearah Dhika yang sedang membuka makanan yang dia beli di warteg. Makanan yang sangat sederhana namun enak untuk di nikmati.
Rangga merasa malu karena dari dulu Rangga selalu di manja dan selalu hidup enak.
"Maafkan ya Pak aku hanya bisa beli nasi bungkus. Kalau Bapak gak suka biar saya belikan makanan lain buat Pak Rangga." ucap Dhika semabri menatap kearah Bos barunya..
Rangga pun tersenyum dan bersyukur karena Dhika sangat perhatian dan juga baik hal itu membuat Rangga tersentuh..
"Gak apa apa Dhika ini sudah lebih dari cukup,terima kasih banyak ya lain kali aku akan traktir kamu." ucap Rangga mencoba memberikan Dhika kepercayaannya..
Dhika dan Rangga makan bersama terasa nikmat walaupun hanya makanan sederhana ternyata bukan kemewahan ataupun makanan yang lezat yang bisa membuat hati bahagia namun jika ada cinta di dalamnya walaupun semua terlihat sederhana akan berubah menjadi hal yang luar biasa..
__ADS_1