
Setelah selesai mandi,Ferdi kembali ke dalam kamarnya dan melihat Dira masih saja bersedih..
Hal itu pasti membuat Ferdi semakin merasa bersalah..
Apalagi Ferdi juga menyadari bahwa pernikahan dirinya dan Dira belum mendapatkan restu dari sang mertua.
"Sayang sudahlah maafkan aku ya,ini semua salah aku." ucap Ferdi sembari menaruh handuk di belakang pintu..
Dira yang semenjak tadi bengong pun kaget mendengar suara sang suami di belakangnya..
"Mas kamu sudah selesai mandinya? Maaf ya aku lupa menunjukan dimana kamar mandi kami." ucap Dira sembari tertunduk karena malu..
Ferdi pun menghampiri sang istri dan kemudian duduk di sebelahnya..
"Gak apa apa kok sayang, kamu jangan banyak fikiran lagi ya, aku janji aku akan memperbaiki semuanya." ucap Ferdi sembari menggenggam tangan Dira..
Dira pun tersenyum kemudian memeluk Ferdi..
"Iya Mas kita hadapi ini sama sama ya? Aku yakin kok Bapak sama Ibu pasti akan memberikan restu mereka karena aku tahu betul tentang kedua orang tua ku.." ucap Dira sembari bergelayut manja di lengan sang suami..
__ADS_1
Ketika mereka sedang berbincang samar samar terdengar suara Ibu Habibah memanggil Dira dan Ferdi..
"Ndok kesini ada yang mau Bapak dan Ibu bicarakan " ucap Ibu Habibah sembari mengetuk pintu kamar mereka..
"Iya Bu kami akan keluar sekarang.." ucap Dira sembari bangkit dari duduknya dan bergesas keluar dari kamar mereka..
Sesampainya di ruang tamu, disana Dira melihat Bapak sama Ibunya dan juga ada pak Kiyai yang telah menunggu mereka..
Dengan berat hati dan terpaksa Dira dan Ferdi di suruh untuk menikah kembali karena pernikahan sebelum ya dianggap tak sah secara agama karena kedua orang tua Dira tak menghadiri nya..
Dira dan Ferdi merasa bingung namun mereka mencoba untuk tenang..
"Duduklah Ndok, dengerin Bapakmu mau menyampaikan sesuatu." ucap Ibu Habibah sembari tersenyum..
Ferdi dan Dira pun duduk di samping sang Ibu.
"Ndok dan kamu Nak Ferdi maafkan Bapak sebelumnya. Tak seharusnya Bapak melarang kalian untuk menikah jika kalian akan menikah silahkan tapi Bapak mau kalian menikah kembali di hadapan Bapak. Bapak masih hidup dan Bapak akan sangat senang jika kalian menganggap Bapak itu ada." ucap Pak Anton yang membuat hati Ferdi dan Dira merasa terluka..
Ferdi pun menarik nafas panjang kemudian membuangnya secara berlahan..
__ADS_1
"Pak, Bapak itu ngomong apa? Maafkan Ferdi sebelumnya ya Pak karena Ferdi telah membuat masalah dalam keluarga Bapak. Dan jika Bapak mau kami menikah lagi saya tak keberatan Pak malah saya justru senang." ucap Ferdi lirih..
Ibu Habibah ikut menimpali ucapan Ferdi..
"Jika kalian tak keberatan itu bagus Nak, tapi Ibu punya satu permintaan dan Ibu harap kalian bisa berjanji kepada Ibu." ucap Ibu Habibah sembari menggenggam tangan Dira..
"Apa yang Ibu harapkan dari kami?" tanya Ferdi yang jelas ingin tahu syarat dari sang mertua..
Dira pun menatap kearah Ibu Habibah seolah menayakan hal yang sama dengan Ferdi..
"Ibu dan Bapak mau kalian jangan sampai punya anak sebelum kalian menikah secara hukum. Memang menikah siri itu tak dilarang dalam agama? Namun jika kalian punya anak tanpa adanya ikatan pernikahan secara hukum itu akan mempersulit jati diri anak kalian nanti. Ibu harap kalian mau mengerti dan memahami ini demi kebaikan kalian bersama." ucap Ibu Habibah..
Dira dan Ferdi pun merasa bingung dengan ucapan sang Ibu? Lalu Pak Kiyai pun ikut mejelasakan bahwasanya pernikahan siri itu memang di perbolehkan secara agama namun jika mereka memiliki keturuanan mereka tidak akan sah dimata hukum. Dan jika yang lahir dia anak perempuan maka Bapak kandungnya tak bisa menjadi wali nikah jika anak tersebut menikah.
Dan Pak Kiyai juga menjelaskan jika anak itu laki laki maka dia juga tidak bisa menjadi wali pengganti untuk adik perempuannya apabila Bapak kandungnya telah menikah. Intinya adalah anak yang lahir dari pernikahan siri itu memang jelas siapa Ibu dan Bapaknya namun keberadaannya tak di akui..
Setelah mendengar penjelasan dari Pak Kiyai Dira pun menatap kearah Ferdi seolah bertanya tentang apa yang telah mereka dengar..
"Baiklah Bu, Pak InsyaAllah Ferdi akan menepati janji kami. Dan Bapak sama Ibu tenang saja insyaallah secepatnya Ferdi akan menikahi Dira secara sah dimata agama dan negara." ucap Ferdi dengan penuh keyakinan..
__ADS_1
Setelah mendengar penjelasan Ferdi kini Pak Anton dan juga Ibu Habibah merasa sangat lega. Dan pernikahan Dira dan Ferdi pun di lakukan kembali di hadapan kedua orang tua Dira dan juga di hadapan Kiyai Ibrahim..