Derita Istri Siri

Derita Istri Siri
Bab 16


__ADS_3

Dira dan Ferdi saling berpelukan dan kemudian tersenyum secara bersamaan..


Ferdi nampak sangat bahagia karena mendapatkan wanita yang sangat mengerti dirinya...


"Makasih ya sayang karena kamu sudah mau mengerti aku. Dan maafkan aku jika aku belum bisa membuatmu bahagia." ucap Ferdi sembari tersenyum..


Dira pun ikut tersenyum kemudian menyandarkan kepalanya di bahu Ferdi..


"Mas aku yang minta maaf karena kehadiranmu semuanya menjadi kacau.." ucap Dira sembari cemberut..


Ferdi pun tersenyum kemudian menanyakan satu hak kepada Dira..


"Sayang apa kamu merindukan kedua orang tuamu? Kalau kamu mau kita mengunjungi kedua orang tuamu di jawa bagaimana?" tanya Ferdi mengajak Diea berkunjung ke rumah orang tua Dira di jawa tengah..


Dira nampak senang setelah mendengar bahwa Ferdi ingin mengantar Dira untuk mengunjungi ke dua orang tuamu di jawa..


"Mas apa kamu serius? Mas gak bohong kan?"ucap Dira memastikan ucapan Ferdi..


Ferdi pun tersenyum kemudian memeluk Dira dengan sangat lembut..


"Bener sayang, aku serius kita datang ke rumah orang tua kamu ya, sekalian kita liburan Mas bosan hidup di kota." ucap Ferdi sembari mengecup kening Dira.


Dira pun mengiyakan ucapan Ferdi.


"Iya Mas aku setuju aku juga sudah kangen sama si Ibu dan Bapak aku." ucap Dira sembari tersenyum..


Ferdi pun tersenyum kemudian menyuruh Dira untuk kembali beristirahat. Sementara itu Ferdi pergi ke teras untuk menghirup udara segar..


Tak lama setelah Ferdi duduk di teras, Nyonya Atmaja pun pulang.


Nyonya Atmaja membawa seorang Art baru untuk membantu dirinya membersihkan rumah dan sebagaianya..

__ADS_1


"Sayang kok kamu di luar? Dira dimana dia baik baik sama kan?" tanya Nyonya Atmaja sembari melangkahkan kaki menaiki tangga sebelum masuk ke pintu utama..


Ferdi pun tersenyum kemudian Ferdi mencium tangan Sang Bunda..


Ferdi pun menjelaskan bahwa Dira sedang beristirahat dan Dira juga sudah makan.


Nyonya Atmaja pun tersenyum karena merasa bangga kepada Ferdi yang telah mengurus Dira dengan baik..


"Bagus Bunda suka itu. Oh iya kenalin ini Art baru kita namanya Bibik Yati." ucap Nyonya Atmaja sembari tersenyum..


Ferdi pun tersenyum kearah sang Art baru.


"Semoga betah ya Bik, nama saya Ferdi." ucap Ferdi pelan..


"Saya Bik Yati Tuan, semoga say bisa kerasan disini." ucap Bik Yati sembari tersenyum..


🥂🥂🥂🥂🥂🥂🥂🥂🥂🥂🥂🥂🥂🥂🥂🥂🥂🥂🥂


Singkat cerita kini kondisi tangan Dira telah berangsur membaik, dan Ferdi memutuskan untuk membawa Dira pulang kekampungnya untuk bertemu langsung dengan kedua orang tua Dira...


Sesampainya di Banyumas Dira dan Ferdi memberikan salam, Bapak dna Ibu Dira merasa pangling melihat penampilan Dira yang sangat berbeda..


"Assalamualaikum.. " ucap Dira sembari mengetuk pintu rumah yang tak terlalu besar itu..


Dari arah dalam rumah terdengar suara samar samar suara yang Dira sendiri tak pernah melupakannya..


"Waalaikumsalam.." ucap seorang perempuan paruh baya sembari membukakan pintu..


Ibu Habibah pun terpaku di ambang pintu melihat mobil mewah parkir di depan rumah gubuk milikanya..


"Maaf kalian mencari siapa?" tanya Ibu Habibah yang tak mengenali putri kandungnya sendiri..

__ADS_1


"Assalamualaikum Ibu, ini Dira." ucap Dira sembari mencium tangan sang Ibu..


Ibu Habibah kaget melihat Dira yang berdiri di hadapannya.


"Nadira putriku.. Kamu Nadira?" tanya Ibu Habibah mencoba memperjelas pendengaran nya..


"Iya Ibu ini Dira.." ucap Dira sembari tersenyum..


Ibu Habibah merasa bahagia karena sudah lama Dira tak oaulang kampung, dan Ibu Habibah kaget melihat seorang lelaki tampan yang berdiri di sebelah Dira..


"Dira itu siapa?" tanya Ibu Habibah lirih..


"Nanti Dira jelasain ya Bu, ya sudah ayo kita masuk." ucap Dira sembari mengajak Ferdi masuk kedalam rumahnya..


Setelah didalam rumah, tiba tiba saja ada seorang lelaki yang datang bersama sang Bapak..


"Fatir.. Ini mobil siapa kok parkir di depan rumah Bapak?" tanya Bapak Anton lirih..


"Saya juga kurang tahu Pak, Ya sudah ayo kita masuk saja." ucap Fatir pelan..


Pak Anton dan Fatir pun mengucapkan salam kemudian masuk kedalam rumah dan kaget melihat seorang wanita cantik dan seorang lelaki yang sangat gagah dan juga tampan sedang duduk di bangku yang tak terlalu bagus...


"Bapak.." ucap Dira sembari berdiri sembari mencium tangan Pak Anton. Ini Dira Pak bagaimana kabar Bapak?" tanya Dira lirih..


Pak Anton pun kaget melihat sang putri yang penampilannya membuatnya pangling..


"Kamu beneran putriku?"tanya Pak Anton sembari menatap Dira dengan cermat..


"Iya Pak ini Dira putrimu." ucap Dira sembari memeluk Sang Bapak..


"Dira.. kamu akhirnya pulang juga Bapak sudah sangat merindukanmu. Fatir lihat Dira sudah pulang." ucap Pak Anton kepada Fatir..

__ADS_1


"Iya Pak.. Dira bagaimana kabarmu Dee? Apa kamu sehat." ucap Fatir sembari tersenyum..


Singkat cerita kini Pak Anton dan juga Bu Habibah pun duduk sembari menatap kearah Ferdi dan kemudian bertanya kepada Dira tentang siapa Ferdi..


__ADS_2