Derita Istri Siri

Derita Istri Siri
Bab 28


__ADS_3

Rangga menatap kearah Ferdi kemudian tersenyum..


Rangga terlihat sangat karismatik dimata Ferdi, disamping dia sangat tampan dia juga mapan dalam hal finansial..


"Baiklah kalau begitu Pak Susilo selamat atas kerja sama nya semoga kedepannya kita bisa lebih maju lagi.." ucap Rangga sembari tersenyum..


Senyuman Rangga terlihat benar benar menawan dimata siapa saja pantas saja kalau Rangga menjadi pengusaha muda yang sangat sukses di usianya yang masih sangat muda..


Setelah selesai meeting dengan Rangga sekarang Ferdi dan juga Pak Susilo melanjutkan perjalanan mereka menuju bandara karena harus mengurus bisnis mereka yang ada di Surabaya..?


Tepat jam enam sore Ferdi dan Pak Susilo telah sampai di Surabaya dan keduanya telah sampai di hotel untuk beristirahat..


...****************...


Sementara itu Dira yang masih berada di dalam kamarnya pun di buat tersenyum setelah membaca pesan dari Ferdi yang mengatakan bahwa dia dan Pak Susilo telah sampai di Surabaya..


Dira pun menatap layar ponselnya kemudian membalas satu patah dua patah kata untuk membuat sang suami tenang..

__ADS_1


Dira memutuskan untuk ke dapur untuk membuatkan makan malam untuk semua orang..


Sesampainya di dapur Dira di samperin sama Bunda Atmaja yang melihat Dira nampak murung..


"Sayang ada apa? Apa kamu sakit atau kamu lagi ada masalah?"tanya Bunda Atmaja sembari memegang kening Dira..


Dira pun tersenyum kemudian menggelengkan kepalanya..


"Dira gak apa apa Bunda, mungkin Dira kecapean aja." ucap Dira berbohong untuk membuat Bunda Atmaja tak khawatir..


Bunda Atmaja melihat Dira sedang menutupi sesuatu kemudian dia pun mengajak Dira untuk duduk..


"Sayang kamu harus tahu Ferdi pergi itu untuk urusan bisnisnya jadi kalau kamu ada apa apa kamu bilang aja sama Bunda ya." ucap Bunda Atmaja sembari tersenyum...


Bunda Atmaja tak pernah mengerti dengan tekanan tekanan yang di berikan oleh Manda dan juga tentang bagaimana jahatnya Manda dalam menjatuhkan Dira di mata semua orang..


"Sayang kenapa kamu kok bengong?" tanya Bunda Atmaja sembari membelai rambut Dira.

__ADS_1


Dira pun tersenyum seolah semuanya baik baik saja..


"Dira gak apa apa Bunda, Bunda jangan khawatir." ucap Dira sembari tersenyum..


Bunda Atmaja pun tersenyum dan kemudian memeluk Dira.


"Ya sudah kalau begitu kita makan aja ya, terus habis itu kamu istirahat." ucap Bunda Atmaja sembari tersenyum .


Setelah selesai makan malam Dira pun langsung kembali kekamar untuk beristirahat.


Lain halnya dengan Rangga, Rangga masih sibuk di kantornya dalam keheningannya tiba tiba saja bayangan Dira kembali menghiasi matanya..


Rangga pun mencoba menepis bayangan wanita yang baru sehari dia temui bahkan Rangga sendiri belum tahu siapa namanya bahkan Rangga telah jatuh cinta pada pandangan pertama..


"Kamu itu sebenarnya siapa si? Kenapa bayangan kamu selalu muncul di pikiranku dan disini." ucap Rangga sembari mengelus bagian dadanya..


Rangga yang tak pernah merasakan apa itu cinta pun menjadi terlihat sangat bahagia dan seandainya Allah mengizinkan Rangga ingin menjadikan Dira satu satunya wanita dalam hidupnya..

__ADS_1


"Semoga kita akan di pertemukan lagi dan semoga saja kelak kamulah jodoh yang aku inginkan. Siapapun kamu dan bagaimanapun kehidupanmu aku akan menerimanya dengan lapang dada." ucap Rangga lirih..


Malam semakin larut kini Rangga telah berada di dalam mobilnya untuk segera pulang dan kemudian beristirahat..


__ADS_2