
Ferdi pun menatap kearah Dira, Ferdi sangat senang karena Dira mau menikahinya walaupun secara siri..
Acara pernikahan Dira dan Ferdi pun di lalukan di rumah sakit di hadapan sang Bunda yang sedang berjuang.
Tuan Atmaja pun tak melarang Ferdi untuk menikah dengan keinginan sang istri karena Tuan Atmaja pun tahu kalau Dira adalah wanita yang baik untuk Ferdi..
"Bagaimana sah.." tanya seseorang yang menikahkan Ferdi dengan Dira..
"Sah..." ucap segenap saksi yang menghadiri acara pernikahan Ferdi dan Dira..
Kini Ferdi dan Dira telah dinyatakan sah sebagai sepasang suami istri secara agama..
Manda yang mendengar kabar bahwa Ferdi menikah lagi pun menjadi geram dan sangat marah..
"Mas apa apaan ini? Eh kamu wanita yang tak tahu diri, kamu tahu kan dia itu suamiku kenapa kamu mau menikah dengannya?" ucap Manda sembari menampar pipi kanan Dira..
Dira pun meringis kesakitan, Ferdi pun langsung menarik Manda supaya tak lagi menyakiti Dira..
"Manda, apa kamu ingat apa yang sudah kamu lakukan kepadaku dan kepada keluargaku? Dan satu hal lagi jangan pernah menyakiti Dira karena dia juga istriku sekarang." ucap Ferdi sembari menjauhkan Manda dari Dira..
Manda pun tak mau tinggal diam, Manda masih berusaha untuk membuat Dira malu..
__ADS_1
"Aku tahu aku salah,tapi apa kamu tahu Mas aku tak merasakan bahagia sama sekali denganmu Mas. Tapu bukan berati aku bisa dengan mudah kamu ceraikan Mas kamu harus ingat bahwa aku adalah asset buay keluargamu Mas, ingat itu. Dan satu lagi jangan harap kalian akan bahagia.." ucap Manda menyombongkan dirinya.
Ferdi menjadi sedikit emosi setelah mendengar ucapan Manda, tiba tiba..
Plaaaaakkkkkkkk sebuah tamparan keras mendarat sempurna di pipi Manda...
"Kamu ingat Manda, kamu sendiri yang telah menodai pernikahan kita. Dan oke jika kamu mau kita tetap bersama baiklah,silahkan kamu bahagia dengan selingkuhan kamu dan biarkan aku bahagia dengan Dira. Dan ingat jika kamu berani menyakiti Dira satu inci saja aku akan menceraikanmu." ucap Ferdi dengan tegasnya..
Manda tak menyangka bahwa suaminya akan melakukan itu. Manda menjadi sangat marah sembari menatap Dira..
"Ini semua karena kamu pembantu, kenapa kamu mengambil suamiku dan aku enggak akan pernah membuatmu bahagia itu sumpahku!." ucap Manda sembari pergi meninggalkan keluarga Ferdi di rumah sakit..
Dira merasa tak enak hati setelah melihat Manda sangat marah kepadanya..
Ferdi pun menyeka mata Dira sembari menggenggam tangannya..
"Dira,, sekarang kamu adalah istriku walaupun kita menikah siri tapi kamu tetap tanggung jawabku. Kamu gak perlu memikirkan ucapan Manda dan aku minta datu hal sama kamu tolong jangan panggil aku Tuan lagi aku sekarang adalah suami kamu jadi kamu harus panggil aku Mas." ucap Ferdi dengan lembut..
Dira merasa terharu setelah mendengar ucapan Ferdi,
"Iya Mas..." ucap Dira lirih...
__ADS_1
Tiba tiba saja ada seorang Suster yang memanggil Ferdi mengabarkan bahwa kesehatan Nyonya Atmaja mengalami penurunan dan kini Nyonya Atmaja pingsan.
Suster itu menemui Dira dan Ferdi.
"Dengan keluarga Ibu Iriana?" tanya sang Suster yang menemui Ferdi..
"Iya Sus, saya putranya ada apa dengan Bunda saya." ucap Ferdi dengan muka yang cemas..
"Maaf Pak keadaan Ibu Iriana mengalami penurunan dan kini Beliau sedang di tangani Dokter.." ucap sang Suster menjelaskan..
Dira dan Ferdi merasa panik setelah mendengar ucapan sang suster..
"Bunda, Bunda akan baik baik saja Dira yakin Bunda akan sehat kembali." ucap Dira dalam hati..
"Lakukan apapun yang terbaik untuk Bunda saya Suster." ucap Ferdi lirih..
Setelah Suster pergi Dira memeluk Ferdi untuk pertama kalinya..
"Mas aku yakin Bunda akan baik baik saja. Mas haris kuat ya, ayo Mas kita sholat kita doain Bunda." ucap Dira sembari mengajak Ferdi untuk sholat..
Ferdi yang telah lama meninggalkan agamanya pun menjadi tergetar hatinya,ternyata Dira mampu membuatnya sadar bahwa Ferdi telah jauh dari Allah..
__ADS_1
"Terima kasih sayang, ayo kita sholat." ucap Ferdi sembari menyeka airmatanya..