
Ferdi membawa Dira menuju kamarnya untuk beristirahat, wajah Ferdi di penuhi oleh amarah terhadap Manda yang selalu saja membuat Dira menderita..
"Sayang kalau Manda menyakitimu kamu harus melawannya jangan diam saja dong." ucap Ferdi meluapkan segala emosinya..
Dira hanya diam saja tak mengatakan hal apapun hatinya masih terasa sangat pedih, bukan karena perbuatan Manda yang selalu menyakitinya namun Dira merasa sedih karena kehilangan sosok Fatir di dalam hidupnya..
"Sayang maafkan aku, aku gak bermaksud membentak kamu, aku hanya ingin kamu melawan Manda." ucap Ferdi sembari memegang tangan Dira..
Dira masih saja diam dan tiba tiba saja Dira menangis hatinya sudah tak bisa menampung semua luapan emosinya, terlebih lagi tentang rasa bersalah yang menghimpit batin Dira.
Isak tangis Dira pecah di depan Ferdi, Ferdi terlihat bingung melihat Dira yang tiba tiba saja menangis..
Ferdi langsung mendekat kearah Dira dan langsung memeluknya..
"Sayang sudah ya aku minta maaf jika aku telah melukai hatimu, aku memang bukan suami yang baik buat kamu,karena ku kamu hidup menderita." ucap Ferdi sembari memeluk Dira dengan sangat erat..
Dira hanya menangis dan menangis, Ferdi napak semakin bingung karena tak tahu apa apa.
__ADS_1
Setelah beberapa saat Dira mampak jauh lebih tenang..
"Maafkan aku Mas karena aku telah membuatmu marah.." ucap Dira yang sudah terlihat nampak lebih tenang...
💫💫💫💫💫💫💫💫💫💫💫💫💫💫💫💫💫💫💫
Di Lain tempat..
Manda nampak terlihat sangat marah karena suami damdan mertuanya keduanya sama sama membela Dira di depan matanya, timbullah niat jahat Manda untuk menculik Dira. Manda menghubungi Aldo dan meminta bantuannya untuk membawa Dira pergi jauh dari Ferdi dan keluarga Atmaja..
Manda menghubungi Aldo untuk meminta bantuannya.
Aldo pun langsung mengerti dengan siapa yang dia maksud.
"Baiklah sayangku, apa si yang gak aku lakukan untukmu. Kamu tenang saja aku akan membawa wanita itu menjauh dari keluarga suami kamu.. Tapu sebelum itu aku ingin menghabiskan waktu denganmu karena aku sangat merindukanmu saat ini." ucap Aldo dengan mulut buayanya..
Manda pun langsung tersenyum kemudian mengiyakan permintaan sang kekasih untuk bertemu..
__ADS_1
"Baiklah sayangku kamu memang laki laki yang terbaik untuk aku. Kita bertemu di tempat biasa ya sayang kamu tunggu aku disana?" ucap Manda sembari tersenyum..
Singkat cerita kini Manda dan Aldo telah bersama mereka menyalurkan segala hasrat terlarang yang mereka miliki, bercumbu dan memadu kasih adalah hal biasa bagi mereka..
Setelah selesai ritual kini Aldo dan Manda pun menyusun rencana untuk menculik Dira..
Manda mengambil ponselnya kemudian mengirimkan foto Dira kepada Aldo.
Aldo tercengang melihat kecantikan Dira. Manda yang melihat Aldo yang kini sedang menatap wajah Dira..
"Awas aja kamu sayang kalau sampai kamu juga jatuh hati kepada wanita itu aku lenyap kan kalian semuanya.." ucap Manda sembari menatap sinis kearah Aldo..
Aldo yang memahami betul sikap dan sifat sang kekasih pun hanya bisa menelan silvanya..
"Sayang ya gak mungkin lah kan hanya kamu satu satunya wanita yang mampu membuatku tergila gila jadi mana mungkin aku akan menghiantimu..
Sayang saldo aku menipis ni boleh gak aku minta transferin lagi?" ucap Aldo yang sebenarnya hanya memanfaatkan kebodohan Manda..
__ADS_1
Manda pun tersenyum dan kemudian mengangguk Manda pun langsung menstransfer sejumpalah uang ke rekening sang kekasih...