
Ferdi pun menjadi sangat marah karena tak ada kabar dari Dira sampai sekarang...
"Sayang kamu ada dimana?" ucap Ferdi dalam hati...
Sementara itu Manda menjadi sangat bergembira karena telah berhasil membuat Dira hilang dari keluarga Atmaja..
Ferdi pun menegur Manda dan mencoba mencari tahu apakah Manda terlibat dengan hilangnya Dira..
"Manda kamu bawa kemana Dira? Ingat ya kalau sampai terjadi apa apa aku enggak akan pernah mengampuni mu.." ucap Ferdi sembari mentap tajam kearah Manda..
Manda hanya tersenyum setelah mendengar ucapan Ferdi..
"Ugh takut, maksud kamu apa Mas?Kamu menuduh aku mambawa lari istri siri mu itu? Mas pikir aku untuk apa mrenculik Dia? gak ada untungnya buat aku Mas paling dia lari dengan selingkuhannya." ucap Manda dengan ketusnya..
Ferdi menjadi sedikit emosi setelah mendengar jawaban dari Manda, benarkah dia yang melakukannya .
"Oke tapi kalau sampai aku tahu kamulah dalang di balik semuanya maka aku tak akan pernah mengampunimu." ucap Ferdi sembari pergi berlalu meninggalkan Manda..
Manda pun tertawa puas karena telah membuat Ferdi benar benar terpuruk dalam pikiran Manda sekarang hanyalah ingin membuat Ferdi menyesal karena telah menghadirkan Dira di dalam hidupnya..
__ADS_1
Di lain tempat..
Rangga yang terlihat lesu karena menunggu Dira dari kemarin pun mencoba untuk beristirahat sejenak, Rangga tidur di sofa sementara Dira terlihat terlelap..
Dira membuka matanya lalu melihat Rangga yang tengah terlelap dalam hati Dira kasihan melihat Rangga lelaki yang telah menolongnya..
Samar samar Rangga pun membuka matanya dan melihat Dira yang sedang menatapnya..
Rangga mendekat kearah Dira kemudian tersenyum..
"Kamu sudah bangun? Terus apa yang kamu rasakan saat ini, apa perlu aku panggilkan dokter?" tanya Rangga dengan lembut..
Dira menggeleng..
Rangga pun tersenyum hal itu membuat Dira terpana melihat senyuman Rangga...
"Sama sama, oh iya nama kamu siapa? Dan dimana keluarga kamu?" tanya Rangga sembari memberikan Dira minum..
"Namaku Nadira tapi biasa di panggil Dira. Aku sudah menikah apa aku bisa minta tolong sekali lagi tolong hubungi suamiku? Oh iya nama Mas siapa?" tanya Dira sembari tersenyum..
__ADS_1
Entah kenapa mendengar bahwa Dira telah menjadi istri orang hati Rangga terasa hancur, hatinya sakit karena Dira adalah wanita pertama yang bisa membuatnya jatuh cinta..
Dira yang melihat Rangga melamun pun mencoba memanggilnya..
"Mas apa kamu baik baik saja? Mas nama kamu siapa?" tanya Dira mengulangi pertanyaannya..
Rangga kaget setelah mendengar ucapan Dira..
"Namaku Rangga, oh iya mana nomer telfon suami kamu biar nanti saya hubungi dia dan kasih tahu bahwa kanu baik baik saja." ucap Rangga dengan seribu kekecewaan..
Setelah Dira memberikan nomer ponsel Ferdi, Rangga pun berpamitan untuk pulang karena dia sendiri sudah sangat lelah...
"Baiklah nanti aku akan menghubunginya, sekalian ya saya nau pamit pulang dulu. Kamu hati hati ya dan semoga suami kamu cepat kesini?" ucap Rangga sembari pergi berlalu meninggalkan Dira dengan kekecewaan yang ada dapatkan..
Setelah Rangga keluar ada seorang suster yang masuk kedalam ruangannya untuk memeriksa keadaan Dira..
"Selamat siang Bu, saya periksa dulu ya Bu?" tanya sang suster yang datang untuk memeriksa kondisi Dira..
Suster itu mengatakan bahwa suaminya sangat menjaganya dengan sangat baik..
__ADS_1
"Ibu beruntung banget ya punya suami seperti dia, dari kemarin dia menjaga Ibu dengan sangat baik.. Aku saja iri melihatnya Bu."ucap suster yang sedang memeriksanya..
Hati Dira merasa semakin bersalah kepada orang yang telah baik menolongnya apalagi Dira melihat ada kekecewaan setelah tadi mendengar Dira telah berkeluaraga.Akankah Dira bisa bertemu dengan Rangga lagi di suatu hari hanya untuk mengucapakan terima kasih..