Derita Istri Siri

Derita Istri Siri
Bab 34


__ADS_3

Rangga terlihat sangat khawatir melihat kondisi wanita yang baru saja dia tolong..


"Kamu harus kuat dan kau yakin gak akan terjadi apa apa sama kamu?" ucap Rangga dalam hatinya..


Tak lama setelah itu Dokter Graha pin keluar dari ruang pemeriksaan dan mencari keluarga pasien..


"Dengan keluarga pasien?" tanya Dokter Graha sembari mencari cari keluarganya.


"Iya Dokter bagaiman dengan kondisi wanita itu apa dia baik baik saja?" tanya Rangga yang memeng sudah sangat cemas sedari tadi..


Dokter Graha pun tersenyum..


"Maaf apa anda keluarganya?" tanya Dokter Graha sembari tersenyum..


Rangga pun bingung harus berkata apa, karena Rangga sendiri tidak tahu siapa dia dan dimana keluarganya..


"Maaf Dok tadi wanita itu di culik, dan dia terkena pukulan di bagian belakang kepalanya saya hanya menolongnya tapi Dokter tenang saja saya akn bertanggung jawab semuanya." ucap Rangga sembari menatap kearah Dokter Graha..


Dokter Graha pun tersenyum..


"Dia gak apa apa, hanya saja sedikit syok karena dia juga dedang stress hal itu yang membuat dia naymtuh pingsan." jelas Dokter Graha lalu pergi meninggalkan Rangga yang tengah berada di depan kamar rawat Dira..

__ADS_1


Rangga masuk kedalam kamar Dira setelah sebelumnya mengurus semua biaya administrasi untuk kesembuhan Dira..


Rangga duduk di kursi sebelah tempat tidur Dira..


Rangga pun menatap Dira dari dekat dan ternyata Dira memang terlihat sangat cantik.


Rangga mengambil foto Dira lewat ponsel miliknya, cukup lama Dira tak sadarkan diri..


Rangga berharap jika Dira bisa menjadi seseorang yang akan menemani hidupnya namun Rangga takut kalau Dira telah memiliki kekasih..


Cukup lama Rangga menatap wajah Dira hal itu membuat Rangga semakin mengagumi Dira..


💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗


Ferdi yang di hubungi oleh pihak rumah sakit pun kaget mendengar bahwa supir pribadinya terluka cukup parah dan sekarang berada di rumah sakit..


Ferdi langsung pergi menuju rumah sakit dan dalam fikiran Ferdi dia selalu memikirkan istrinya Dira..


Ferdi sangat marah kerana tahu ada seseorang yang hendak mencelakai keluarganya.


Sesampainya di rumah sakit Ferdi dan Tuan Atmaja pun langsung mencari ruangan dimana supir pribadinya di rawat..

__ADS_1


Sesampainya disana Ferdi langsung menanyakan dimana keberadaan sang istri kepada Pak Maman namun Pak Maman menjelaskan bahwa Dira di culik orang yang mengeroyok dirinya dan sebelum Pak Maman pingsan Pak Maman sempat melihat Dira dibawa oleh mereka..


Hati Ferdi langsung di penuhi dengan amarah Ferdi mengutuk siapapun dalang dibalik semua yang terjadi kepada Dira..


"Aku tak akan memaafkan diriku sendiri jika sampai ada apa apa sama kamu sayang." ucap Ferdi sembari mencoba menanyakan lebih jelas bagaimana kejadiannya kepada Pak Maman..


Ferdi pun langsung berfikir bahwa Manda adalah dalang dari semua inu, namun Ferdi tak mempunyai bukti bahw Mandalah pelakunya..


Setelah sehari tak sadarkan diri kini Dira mulai membuka matanya dan samar samar melihat seseorang yang tengah duduk menatap wajahnya..


"Aku dimana?" tanya Dira dengan suara yang masih terdengar lemah..


Rangga yang sedang melamun pun kaget karena tiba tiba Dira telah membuka matanya..


"Kamu sudah sadar? Kamu ada di rumah sakit.. Kamu jangan banyak gerak dulu ya kondisi kamu masih lemah.." ucap Rangga sembari tersenyum..


Dira kembali mencoba mengingat kejadian yang dia alami sebelum dia pingsan. Dira memeng melihat Rangga yang telah menyelamatkannya dari beberapa orang yang menculiknya.


Dira pun menurut apa yang Rangga katakan karena Dira merasa juga kepalanya masih terasa sangat sakit sehingga Dira memilih untuk beristirahat..


Sementara itu Rangga mengambilakan Dira segelas air putih dan memberikannya menggunakan sedotan agar Dira mudah untuk menelannya..

__ADS_1


Rangga terlihat lelaki yang cuek namun sangat perhatian, bahkan Rangga menunggu Dira semenjak kemarin semenjak Dira berada di rumah sakit..


__ADS_2