
Ibu Istanti pun tersenyum melihat Rangga yang nampak malu karena terlalu sibuk bekerja..
"Sayang kenapa kamu selalu sibuk kerja terus kapan kamu mau memikirkan seseorang yang akan menemanimu kelak, kan gak mungkin Bunda dan Ayah akan menemanimu terus menerus." ucap Ibu Istanti sembari tersenyum...
Rangga pun menghentikan aktifitasnya kemudian mendekati sang Bunda...
"Bunda ku sayang Rangga tahu jika Bunda sudah sangat ingin mendapatkan menantu tapi Bunda sabar ya sejauh ini belum ada wanita yang bisa membuat Rangga jatuh cinta." ucap Rangga menghentikan ucapannya..
Ibu Istanti pun tersenyum..
"Jangan kamu bilang kamu masih berharap kepada wanita yang di foto itu, wanita yang telah bersuami itu. Rangga Bunda hanya ingin kamu itu bisa menemukan wanita yang benar benar bisa menjaga dan menyayangi kamu dengan sepenuh hatinya.." ucap Ibu Istanti sembari menatap ke arah Rangga.
Rangga pun tak bisa berbohong bahwa perasaannya untuk Dira masih dia jaga hingga kini. Delapan bulan sudah semenjak Rangga tahu bahwa Dira adalah wanita beristri Rangga sudah tak pernah bertemu dengan wanita itu lagi, tapi bayangan Dira selalu menari dan menghiasi benak Rangga.
Ibu Istanti pun membuyarkan lamunan Rangga yang nampak sedang memikirkan sesuatu..
"Rangga kamu kenapa bengong?" tanya Ibu Istanti sembari menggoyangkan lengan Rangga...
Rangga pun tersentak dari lamunannya dan kemudian tersenyum...
"Iya Bunda, maaf.." ucap Rangga sembari tersenyum..
Ibu Istanti pun menjelaskan bahwa sang Bunda akan mengadakan acara anniversary pernikahannya dengan sang Ayah. Dan Ibu Istanti pun meminta Rangga untuk meluangkan waktu karena akan ada seorang desainer yang akan membawakan beberapa contoh jas.
"Gimana Rangga apa kamu ada waktu? Bunda mohon ini demi Bunda." ucap Ibu Istanti sembari tersenyum....
__ADS_1
Rangga pun mengangguk dan mengatakan bahwa Rangga akan mengatur waktu buat stay di rumah..
"Baiklah Bunda, apa si yang enggak buat Bunda. Tapi Rangga akan atur jadwal dulu ya." ucap Rangga sembari tersenyum...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Beberapa hari kemudian kini Dira tengah bersiap untuk menuju rumah Ibu Istanti, Dira mengendarai taxsi online menuju kediaman Rahardjo..
Dira telah sampai di depan rumah megah nan mewah itu, Dira menekan bel dan tak lama kemudian ada seorang asisten rumah tangga yang membukakan pintu..
Seorang Art membukakan pintu dengan ramahnya dia pun bertanya.
"Maaf Nona apa ada yang bisa saya bantu? Maksud saya Nona mau cari siapa?" tanya Art yang bekerja di rumah megah itu...
"Maaf saya dari Nadhira Boutiq saya sudah ada janji dengan Ibu Istanti."ucap Dira sembari tersenyum..
"Baiklah Non,maaf kalau boleh tahu nama Nona siapa?" tanya Art tersebut...
Dira pun kembali tersenyum..
"Saya Nadhira.." ucap Dira sembari tersenyum..
Tak selang beberapa lama kini Ibu Istanti pun keluar dan langsung menemui Dira..
"Mbak Dira,,Ayo silahkan masuk.." ucap Ibu Istanti sembari tersenyum..
__ADS_1
Dira pun masuk kedalam rumah megah itu dan langsung di persilakan untuk duduk..
Tak lama kemudian Rangga dan Pak Subekti pun turun dan Rangga kaget melihat Dira berada di rumahnya..
Ibu Istanti langsung memanggil Rangga dan suaminya untuk mencoba jas yang di bawa oleh Dira..
Rangga masih tak percaya dengan wanita yang dia lihat.
Dira pun tak kalah kaget melihat Rangga, Dira coba mengingat ingat kembali wajah lelaki yang sangat femiliar buatnya iya dia adalah Rangga lelaki yang dulu menolongnya dan tenyata anak dari Ibu Istanti adalah Rangga..
Dira tersenyum kearah Rangga dan Pak Subekti..
"Kenalin Pak saya Dira dari Nadhira Boutiq saya membawakan beberapa jas yang Bapak dan Mas bisa coba dulu." ucap Dira sembari menunjukan beberapa setelan jas yang dia bawa..
Pak Subekti pun tersenyum dan kemudian menyuruh sang istri untuk memilihkan jas yang cocok untuknya..
Sementara itu Rangga masih diam saja Rangga masih mencoba menata perasaannya karena kaget bertemu dengan Dira kembali..
Dira pun mendekat kearah Rangga kemudian menjabat tangannya..
"Mas Rangga apa kabar?" tanya Dira dengan lembut hal itu membuat Ibu Istanti dan Tak Subekti kaget..
"Kabar saya baik Alhamdulillah.." ucap Rangga sembari tersenyum..
Kini Pak Subekti dan juga Rangga sedang mencoba beberapa jas sedangkan Dira berbincang bincang dengan Ibu Istanti di ruang tamu...
__ADS_1