
Rangga tersenyum sesaat mendengar ucapan Dhika..
"Kenapa kok kamu lucu banget si Dhik,kamu gak perlu ngomong sama Mbak kamu kalau kamu bekerja sama Mas. Mas juga janji Mas enggak akan ngomong kok sama Mbak Dira.." ucap Rangga sembari tersenyum..
Dhika pun terkekeh mendengar ucapan laki laki tampan yang kini sedang berada di hadapannya dan mungkin sebentar lagi akan menjadi kakak iparnya..
"Iya Mas jika itu bisa aku bersedia kok kerja di kantor Mas tapi aku hanya bisa part time ya Mas." ucap Dhika apa adanya..
Rangga pun hanya bisa melemparkan senyuman..
"Is oke kalau kamu bersedia besok kamu ke kantor Mas, ini alamat kantor Mas dan mulai besok kamu akan menjadi asisten Mas gimana?"ucap Rangga sembari menatap laki laki muda yang teramat lugu..
Dhika pun kaget sesaat setelah mendengar bahwa Dhika akan menjadi asisten Rangga.
"Mas itu berlebihan bagaimana kalau jadi OB saja atau apa gitu?" ucap Rangga masih mencoba menawar...
__ADS_1
Rangga pun tertawa mana mungkin Rangga tega melihat calon adik iparnya menjadi OB..
"Sudah kamu datang saja besok ke kantor ya, Mas ingin kamu belajar banyak hal agar kelak kamu bisa menjadi orang yang sukses. Agar jerih payah kakak kamu gak sia sia." ucap Rangga sembari tersenyum.
Dhika pun hanya tersenyum..
"Baiklah terserah Mas saja,besok aku janji aku akan datang ke kantor Mas. Ya sudah aku mau pulang dulu ya Mas kasihan Ayah dan Bunda takut mencariku." ucap Dhika sembari tersenyum..
Rangga pun hanya mengangguk dan tak lama kemudian mereka pun berpisah,Rangga kembali lagi ke kantornya sedangkan Dhika langsung pulang menuju kediaman Atmaja..
Sesampainya di kediaman Atmaja,Dhika langsung di termui oleh Ayah Atmaja yang merasa khawatir karena sampai sore hari Dhika baru saja kembali..
Dhika pun tersenyum kemudian meminta maaf karena telah membuat Ayah dan Bunda khawatir..
"Maafkan Dhika ya Ayah jika Dhika membuat Ayah dan Bunda khawatir. Tadi Dhika bertemu dengan seseorang yang menawarkan Dhika sebuah pekerjaan paruh waktu. Dia laki laki yang sangat baik dan juga mapan,Dhika yakin Dhika akan belajar banyak hal dari dia." ucap Dhika sembari tersenyum..
__ADS_1
Ayah Atmaja merasa tambah khawatir karena Dhika baru di Jakarta dan Ayah Atmaja sangat menyayangi Dhika jadi Ayah Atmaja tak ingin terjadi hal yang tak di inginkan kepada Dhika..
"Iya Dhika tapi Ayah minta kamu harus tetap berhati hati ya Ayah tak ingin terjadi apa apa sama kamu Dhika." ucap Ayah Atmaja sembari tersenyum...
Dhika pun memeluk laki laki paruh baya yang sangat baik kepadanya. Mbak Dira beruntung bisa mendapatkan mertua sebaik mereka..
"Iya Ayah,,Dhika janji Dhika akan jaga diri Dhika dengan sangat baik. Ayah dan Bunda jangan banyak pikiran ya." ucap Dhika sembari tersenyum..
Setelah itu Dhika dan Ayah Atmaja langsung masuk kedalam rumah mereka dan kemudian Bunda Atmaja menyuruh Dhika untuk membersihkan diri terlebih dahulu.
Setelah selesai bersih bersih Dhika langsung turun kembali ke lantai bawah untuk membantu Ayah dan Bunda Atmaja..
"Apa yang bisa Dhika lakukan untuk membantu Bunda?" tanya Dhika yang tiba tiba telah berdiri persis di belakang Bunda Atmaja..
Bunda Atmaja pun kaget lalu tersenyum..
__ADS_1
"Anak ganteng Bunda ngangetin aja. Sudah kamu duduk saja setelah itu kita makan malam bersama. Sebentar lagi Mbak kamu juga datang setelah itu kita baru makan malam ya. Kamu duduk saja temani Ayah di ruang keluarga." ucap Bunda Atmaja sembari melebarkan senyumannya..
Semenjak adanya Dhika kini Ayah dan Bunda Atmaja merasa lebih bahagia karena merasa memiliki pengganti Ferdi yang telah lebih dulu meninggalkan mereka. Dhika juga sebagai tempat mereka untuk mencurahkan kasih sayang mereka selain kepada Dira menatunya...