Derita Wanita Malam

Derita Wanita Malam
54 - Pesta Malam


__ADS_3

saat jam menunjukan pukul 5 sore, Alice yang sedang duduk bercerita dengan Bu Ajeng yang tampak bersandar pada tempat tidur. Alice mengkisahkan tentang diri nya yang bekerja di dunia malam, dan memberitahu Bu Ajeng kalau Ares lah yang menyelamatkan nya.


Tiba-tiba sekertaris Ken masuk menghampiri Alice.


"Nona, Tuan Ares mengatakan agar anda segera pulang."Ucap Sekertaris Ken.


Alice melihat ke jam dinding dan melihat jam dinding yang baru menunjukan pukul 5 sore.


"Tapi ini baru jam 5."Ucap Alice.


"Tuan Ares yang memerintahkan Nona."Balas Ken.


"Baik lah, terima kasih."Ucap Alice pada Ken, Ken pun tersenyum mengangguk.


Alice keluar dari kamar, saat akan berjalan keluar pintu utama, ia pun teringat pada Ares untuk mengucapkan terima kasih pada Ares sebelum ia pulang .


Ia pun berjalan ke ruangan Kerja Ares, baru saja dia sampai di depan pintu dan akan membuka nya, tiba-tiba Pintu itu terbuka dari dalam. tampak Ares yang akan keluar dari ruangan nya.


"Kenapa belum pulang?." Tanya Ares.


"Sudah mau pulang Tuan, saya kesini ingin mengucapkan terima kasih sudah mengizinkan saya pulang awal."Ucap Alice dengan lembut dan Ares tersenyum kecil dan mengangguk.


Tiba-tiba Alice mencium pipi Ares, membuat Ares terkejut dengan apa yang di lakukan Alice pada nya.


"Saya pamit dulu Tuan."Ucap Alice salah tingkah dan berlalu pergi sebelum Ares menjawab nya. Ares terdiam dan bahkan memegangi pipi nya dengan tangan nya.


•••


Malam itu.

__ADS_1


Alice yang sudah bersiap dan menunggu Dokter Bryan menjemput nya duduk mengobrol dengan ibu nya.


"Bu, aku jadi gugup mau ketemu papa mama Dokter Bryan."Ucap Alice.


"Gugup hal biasa, kalian kan cuman teman, coba lah untuk sedikit lebih rileks agar kamu nyaman disana nak."Ucap Bu Ayu.


"Iya Bu."Balas Alice.


"Kak Nora cantik, Keluarga Kak Bryan pasti pangling liat kakak."Ucap Cantika. Alice tersenyum mendengar nya.


Terdengar suara mobil di luar Rumah, Cantika lekas mengintip dari jendela dan melihat mobil dokter Bryan yang datang.


"Kak, kak Bryan udah datang."Ucap Cantika.


"Bu, Nora pamit dulu ya."Ucap Alice dan mencium tangan ibu nya sebelum ia pergi, tak lupa ia mengatakan pada Cantika untuk menjaga Ibu nya dan tidak kemana-mana.


Alice keluar dari rumah sebelum Dokter Bryan mengetuk pintu rumah Alice, Bryan tersenyum sejenak ia terpanah melihat kecantikan wanita itu malam ini.


"Kita berangkat sekarang?." Tanya dokter Bryan sembari mengulurkan tangan nya pada Alice untuk mengandengnya ke mobil. Alice pun dengan senang hati menyambut Tangan laki-laki itu.


"Kamu sangat cantik malam ini Nora."Ucap Bryan.


"Terima kasih "Balas Alice tersenyum.


Saat sampai di gedung tempat Acara, Alice masuk dengan Bryan dan membuat banyak mata tertarik untuk melihat pasangan yang tampak serasi masuk ke dalam tempat itu.


Ayah dan Ibu nya Bryan yang melihat putra nya mengandeng wanita cantik dan anggun pun tersenyum.


Bryan membawa Alice untuk berkenalan dengan Orang tua nya sebelum acara di mulai.

__ADS_1


"Hallo Tante, om, perkenalkan saya Nora."Ucap Nora memperkenalkan diri.


"Cantik sekali, Bryan sangat pandai mencari Pacar"Ucap ayah Bryan terkekeh. Bryan pun tersenyum.


"Selamat ulang tahun pernikahan ya Om, Tante."Ucap Alice lagi dengan senyuman manis nya.


"Terima kasih Nora."Balas Ibu Ares, Melihat kecantikan dan kesopanan Alice Kedua orang tua Bryan menerima nya dengan ramah.


•••


Bryan pun menemani ayah dan Ibu di depan sementara Alice tampak melihat dari tempat ia berdiri sembari tersenyum, Tiba-tiba pandangan Alice teralihkan saat ia melihat Tuan Mark juga ada disana, Tuan Mark menyapa Alice dari jauh dengan mengangkat gelas minuman nya, Alice pun membalas senyuman itu dan mengangguk.


Di tengah-tengah acara, Pandangan orang-orang kembali teralihkan saat Sepasang suami istri masuk dari pintu utama, Alice kembali di kejutkan saat melihat Ares dan Sora datang ke acara ini.


"Bagaimana bisa Tuan Ares Ada disini?." Pikir Alice.


Kedua orang tua Bryan mengenal baik Bu Ajeng, Ares pun pun datang menghadiri undangan untuk menghormati dan menghargai teman dari Ibunya.


Ares yang melihat ada Alice di sana pun agak terkejut, tidak menyangka Alice meminta izin pulang awal untuk ke tempat acara yang sama. sementara Sora yang melihat ada Alice pura-pura tidak melihat nya.


Ares pun sesekali mencuri Padang ke arah Alice yang berbicara dengan Bryan.


Saat Semua orang asik berdansa, Bryan pun mengajak Alice untuk berdansa bergabung dengan yang lain nya, meski agak ragu, Namun Alice pun tak bisa menolak ajakan itu.


Alice yang terbawa suasana dan lagu yang membuat nyaman untuk berdansa pun tersenyum dan saling bertatapan dengan Bryan.


Ares yang melihat pun merasa cemburu karena Alice berdansa dengan laki-laki lain di hadapan nya begitu juga dengan Mark. berbeda dengan dua laki-laki itu, Sora malah tampak senang melihat Alice dengan Bryan, yang otomatis memberikan sedikit keamanan kalau Ares dan Alice tak akan mungkin bersama.


"*Tadi dia mencium ku sebelum pulang, tapi malam ini dia bahkan berdansa dengan laki-laki lain, saling bertatapan dan mesra."Batin Ares kesal.

__ADS_1


"Aku muak melihat ini lama-lama."Ucap Mark dalam hati dan berlalu pergi dari sana. keluar untuk sekedar menyalakan sebatang rokok.


Bantu Like dan Vote nya ya teman-teman, Poin kalian juga sangat berharga untuk mendukung Author biar Makin semangat Update.


__ADS_2