Derita Wanita Malam

Derita Wanita Malam
66 - Datang Kembali


__ADS_3

Di apartemen.


Sora masuk ke dalam apartemen milik nya, dan tampak sudah ada Jeff di sana.


"Jeff, kamu ngapain disini?." Tanya Sora dengan kesal.


"Kenapa sih judes gitu, aku kan pacar kamu, pacar ku lagi ada masalah, masa aku biarkan kamu sendirian sih."Balas Jeff.


"Jeff, keluar!, aku lagi gak mu diganggu."Ucap Sora.


Jeff tersenyum dan mendekati Sora, Memeluk wanita yang sedang marah pada nya dari belakang. "Sudah lah, Bukan kah kita bahagia kalau kita sedang bersama, lalu untuk apa memikirkan laki-laki itu."Bisik Jeff di telinga Sora.


Sora yang di peluk oleh Jeff pun merasa nyaman dan hangat, membuat Jeff tersenyum saat Sora tak menepis pelukan dari nya.


•••


Ditempat lain.


Ares pergi melihat keadaan Ken yang sedang kritis di rumah sakit, di mobil, Ares merasakan kekecewaan nya pada Alice yang menyembunyikan perselingkuhan Sora dari nya. ia sudah mencintai Alice namun Alice ternyata tidak terbuka pada nya.


"Bagaimana bisa diam saja saat tahu kalau aku sedang di hianati."Batin Ares.


Sementara di rumah Alice, Alice masuk ke rumah dan lansung di peluk Oleh Cantika yang begitu khawatir karena tak mendapatkan kabar dari Alice.

__ADS_1


"Kakak, kakak dari mana saja, aku mengkhawatirkan kakak."Ucap Cantika.


"Ada masalah yang terjadi Cantika, tapi semua baik-baik saja sekarang, ibu mana?"Balas Alice.


"Ada di kamar kak, tapi kakak kenapa sedih keliatan nya?." Tanya Cantika.


"Gak apa-apa, kakak kecapean saja, kakak masuk ke kamar dulu ya."Ucap Alice dan Cantika mengangguk mengiyakan.


Alice duduk di tepi tempat tidur nya, menghela nafas berat dan lelah, ia memikirkan perkataan Ares."Maksud dengan kata pergi itu bagiamana?, Apa tuan Ares memecatku?."Batin Alice bertanya-tanya.


"Aku memang egois sudah menyembunyikan ini semua demi keuntungan diri ku, tapi aku juga melakukan demi menjaga keluarga ku dari si nenek sihir Sora. jadi aku harus bagaimana?, Bu Ajeng pasti juga tak ingin lagi aku menjaga nya karena status wanita malam ku." Batin Alice.


Saat Alice sedang merenungkan nasib kedepan nya, tiba-tiba ponsel nya berbunyi membuat nya lekas mengangkat telefon itu.


"Nora."Ucap suara yang agak asing bagi Alice.


"Iya ini siapa ya?." Tanya Alice dengan heran.


"Ini Bu Ajeng, Ibu nya Ares."Balas nya membuat Alice yang mendengar terkejut, ia juga kaget saat mengingat tadi Bu Ajeng memang nama asli nya.


"Bu Ajeng, Maaf Bu, saya kira siapa."Balas Alice.


"Nanti malam kamu datang ke rumah ya, ada yang ingin saya bicarakan sama kamu Nora."Ucap Bu Ajeng.

__ADS_1


"I-iya buk, nanti saya akan datang."Balas Alice.


setelah sambungan telefon tertutup, Alice pun bertanya-tanya apa yang ingin di bicarakan Bu Ajeng pada diri nya nanti.


Malam pun tiba.


Alice datang ke rumah Ares, dan bertemu dengan Bu Ajeng yang sudah menunggu nya. tampak Ares tidak ada di rumah, karena masih menemani Ken di rumah sakit.


"Malam Bu."Sapa Alice.


"Silakan duduk Nora."Balas Bu Ajeng.


Alice pun duduk dengan sopan dan segan pada Bu Ajeng, bahkan ada sedikit kegugupan nya saat bertemu dengan Bu Ajeng versi sehat. karena Bu Ajeng sebelum nya tak bisa membalas perkataan nya.


"Jangan canggung seperti itu Nora, Bukan Kah kita sudah dekat selama ini." Ucap Bu Ajeng terseyum.


"Ibu dengar apa yang saya ceritakan selama ini pada Ibu?." Tanya Alice. Bu Ajeng tersenyum dan mengangguk.


Alice pun mengerutkan dahi nya merasa tidak enak. "Ibu juga ingat loh saat kmu bilang kalau Ares itu menyebalkan."Ucap Bu Ajeng.


"Maafin saya ya Bu."Ucap Alice.


"Gak usah minta maaf Nora, Saya itu senang mendengar cerita-cerita kamu, semenjak ada kamu, saya meras memiliki teman bicara."Ucap Bu Ajeng.

__ADS_1


Alice pun tersenyum ragu menatap wanita tua yang duduk di hadapan nya.


__ADS_2