
Malam itu.
Ares mengajak Alice untuk kesebuah tempat yang sudah ia siapkan untuk memberikan kejutan pada wanita itu.
Area datang ke rumah Alice untuk menjemput wanita itu.
"Nak Ares, silakan masuk nak."Ucap Ibu nya Alice.
"Ini Bu, oleh-oleh saya beli di luar kota."Ucap Ares.
"Wah makasih nak, meski di luar kota tetap saja ingat sama kami."ucap ibu nya Alice.
Ares pun mengangguk dan masuk ke dalam dengan sopan nya, ia duduk di ruang tamu menunggu Alice yang sedang bersiap.
Saat Alice keluar, Kedua mata Ares tercenung melihat pesona dan kecantikan wanita itu.
"Wah, kakak cantik sekali." ucap Cantika.
"Benarkah?." Tanya Andini tersenyum.
"Iya ,cantik." Saut Ares tiba-tiba. Alice pun tersenyum malu mendengar pujian dari laki-laki itu.
Setelah berpamitan, kedua nya pun berangkat ketempat yang di bicarakan ares.
"Tuan, kita mau kemana?." Tanya Alice.
__ADS_1
"Telinga ku sakit, bisakah Menganti kata tuan itu?." Tanya Ares.
Alice pun tertawa. "Kau kan tuan di hati ku."Ucap Alice.
"Entah dari mana kau belajar mengoda, kau selalu saja bisa mengeles."Balas Ares.
"Iya, iya sayang, jadi kita mau kemana?." Tanya Alice.
"Ada, sebentar lagi sampai, sekarang tutup mata mu. ini kejutan."Ucap Ares.
"Begini?." Alice Mengunakan tangan nya menutup mata nya.
"Iya."Balas Ares.
Mobil Ares lalu berhenti, Ares tersenyum dan turun dari mobil Untuk membukakan pintu dan menuntun Alice untuk berjalan.
saat mata nya di buka, Pemandangan yang di lihat Alice adalah sebuah rumah dan kini mereka berada di dalam halaman rumah itu.
"Kau suka rumah ini?." Tanya Alice.
"Tapi maksud nya gimana?." Tanya Alice masih tak mengerti.
"Kalau kita menikah, bukan kah kita akan tinggal dirumah mama, atau di rumah mu yang nya."Tanya Alice.
"Ini rumah baru untuk ibu mu dan Cantika, menurut mu bagaimana?, Apa ibu akan suka?."Ucap Ares
__ADS_1
Alice yang mendengar pun lansung memeluk ares. "Ibu dan cantika pasti sangat suka, makasih sayang."Ucap Alice.
"Syukurlah. ayo masuk, masih ada kejutan di dalam." Ajak Ares.
Mengandeng tangan Alice untuk masuk. Ares mengunakan kunci dan membuka pintu utama itu.
Saat pintu di buka, tampak dekorasi penuh bunga di sekitaran dan sebuah meja sudah dengan makanan yang tampak masih hangat sudah siap di atas meja.
"Kau yang siapkan ini?." Tanya Alice.
"Iya, untuk makan malam romantis kita."Ucap Ares.
Alice pun lekas memeluk Ares. Ares lalu menuntun tangan Alice untuk duduk di meja makan. namun sebelum itu Ares menyalakan music untuk menambah kan suasana romantis malam ini untuk mereka.
Saat Ares membalikan tubuh nya Alice sudah berada di belakang nya.
"Aku belum lapar, aku ingin berdansa."Ucap Alice. Ares pun tersenyum dan mengulurkan tangan nya untuk mengajak nya untuk berdansa.
"Kau cantik sekali."Ucap Ares.
"Kecantikan ini milik mu."Balas Alice.
Ares lalu mengecup Bibir Alice. tersenyum menatap wanita itu, lalu kembali saling berciuman beberapa saat. "Aku semakin tidak tahan untuk segera menikahi mu."Ucap Ares.
"Aku juga sayang."Balas Alice.
__ADS_1
Alice lalu menyandarkan kepala di dada Ares, sembari kaki kedua nya melangkah pelahan ke kiri dan ke kanan, hingga akhirnya Alice mengajak untuk mengakhiri dansa dan mulai menikmati makan malam, duduk di meja makan saling melihat dan tersenyum malu penuh damba, Alice merasakan kebahagian yang tidak pernah ia rasakan sebelum nya, malam romantis ini pun menjadi miliki kedua insan yang sedang di mabuk asmara ini.
Jangan lupa Vote nya ya, biar Author semakin semangat berhalu ☺️ Makacih