
pagi itu.
Alice berjalan ke kamar Bu Ajeng seperti biasa melakukan pekerjaan nya.
"Pagi Bu!." Sapa Alice dengan senyuman manis nya.
Bu Ajeng yang melihat Alice begitu ceria pun tersenyum, "Matahari kayak nya cerah ya hari ini Nora, sama seperti aura kamu."Ucap Bu Ajeng.
Mendengar hal itu, Alice pun tersipu malu. "Apa Bu Ajeng tahu ya?, Kalau dia tahu apa Ibu Ajeng gak kecewa anak nya berhubungan dengan wanita malam seperti aku."Batin Alice.
"Loh kenapa jadi melamun?." Tanya Bu Ajeng.
"Eh, Maaf Bu, ayo buk saya ajak keluar berjemur." Ucap Alice. Bu Ajeng tersenyum mengangguk.
Sementara Bu Ajeng berjemur di taman, Alice membersihkan kamar Majikan nya itu speerti biasa.
Tiba-tiba ia di kagetkan oleh Ares yang datang dan memeluk nya dari belakang.
"Selamat pagi!."Sapa Ares.
"Pagi Tuan."Balas Alice.
"Kenapa masih memanggil ku tuan, Aku tak mau mendengarnya, ganti aku mau dengar "Ucap Ares.
"Aku suka dengan panggilan itu Tuan, lagian, Kalau Bu Ajeng mendengar nya pasti tidak akan senang."Ucap Alice.
"Perasaan mu saja, apa aku belum memberitahu mu, kalau Mama sudah mengizinkan ku untuk menikahi mu, tapi tunggu sampai perceraian ku dengan Sora selesai."Tutur Arws.
"Benarkah?."Tanya Alice.
__ADS_1
"Iya, sekarang aku ingin kau membuatkan makanan untuk aku bawa ke kantor, aku merindukan masakan mu, sayang!." Ucap Ares.
"Baiklah, lalu begitu Ini sayang, Bersihkan kamar ini, aku akan buat kan makanan untuk mu."Ucap Alice menahan tawa.
"Kau mengerjai ku."Ucap Ares dan memeluk Alice dengan geram.
•••
Siang itu.
Ares yang sedang duduk menikmati makanan yang di buat kan Alice untuk nya kedatangan tamu yang adalah kedua sahabat nya.
"Kalian datang."Ucap Ares.
"Res, kau sudah makan, padahal kami mau mengajak mu makan siang." Ucap Will.
"Sejak kapan kau membawa bekal seperti anak sekolahan seperti ini."Ledek Herry.
"Seperti nya ada yang berbeda dari mu Res?, Ayo coba katakan pada kami."Ucap Will.
Herry dan Will pun duduk di kursi Yanga ada di depan meja Ares.
"Aku rencana akan menikahi Alice."Ucap Ares.
"Apa?." Ucap Herry terkejut.
"kau serius Res?." Tanya Will.
"Aku serius."Balas Ares.
__ADS_1
"Perceraian mu saja belum selesai, secepat itu kau pindah hati Res?." Ucap Herry lagi.
Ares menatap Herry.
"Iya aku tahu, kalau kau tak memiliki cinta di pernikahan mu dengan Sora, tapi apa benar-benar tak ada rasa tidak enak pada Sora kau menikah setelah Perceraian kalian Baru selesai?, bahkan kau sudah merencanakan sebelum status mu benar benar berubah." Tanya Herry.
"Tidak, aku hanya tak ingin kehilangan dia, Lagian Sora juga sudah bahagia sedang selingkuhan nya itu, aku beberapa hari ini meminta seseorang mengikuti nya."Ucap Ares.
"Oh begitu, tapi kenapa harus dengan wanita itu Res, dia hanya wanita malam." ucap Herry.
"Sudah bukan lagi, dia calon istri ku, jadi mulai sekarang jaga mulut kalian, jangan menyebut dia wanita malam lagi."Ucap Ares.
"Iya-iya, sekarang aku baru paham kata orang , kalau cinta membutakan segala nya.dan sekarang terjadi pada sahabat ku satu ini, calon duda keren."Ucap Herry tertawa.
"Tapi selamat ya Res."Ucap Will.
Ares yang tertawa kecil mendengar ucapan Herry pun menganggukan kepala membalas ucapan selamat dari Will.
"Iya, nanti aku akan berikan hadiah spesial di pernikahan Mu."Ucap Herry.
"Jangan macam-macam."balas Ares.
"Hanya karangan bunga, kau tenang saja."Balas Herry.
•••
Hai Pembaca setia novel Derita wanita malam, Saya mau kasi tahu ini, ada novel baru loh, udah up 10 episode, Barang kali kalian mau mampir untuk membaca nya.
Judul : Keikhlasan Hati, Suamiku dan Cinta Pertama
__ADS_1
lansung Klik aja di profil saya bagi yang mau mampir membaca. Makacih 🙏.