Derita Wanita Malam

Derita Wanita Malam
06 - Idaman Para Lelaki


__ADS_3

Alice masuk ke kamar dengan kemolekan tubuh yang mengoda, membuat Tuan Mark yang duduk di sofa menunggu Alice tersenyum dan lekas berdiri menghampiri Alice. memegang kedua pinggang wanita itu dan menatap nya.


"Tuan Mark, kelihatan nya anda banyak jajan Minggu ini, biasa kau datang hanya dua minggu sekali untuk menemui ku."Ucap Alice.


"apa istri mu tidak memberikan mu jatah."Ucap Alice tersenyum.


"Sudah ku bilang pada mu, aku ingin kau menjadi istri ku, tapi kau tidak mau karena tak ingin menjadi yang kedua, kau tahu, aku cemburu saat aku melihat mu makan malam dengan Tuan Ben."Ucap Tuan Mark.


"Tuan, anda melihat nya?." Tanya Alice dan Mark mengangguk.


"Kau menyukai nya?." Tanya Tuan Mark lagi.


"Tuan..., tuan Ben dan diri mu memiliki hak yang sama atas diriku saat kalian membayar tubuh ku ini, aku akan melayani kalian sama, tapi karena kau selalu bermurah hati dengan ku, aku selalu melakukan pelayanan terbaik untuk mu." bisik Alice.


Tuan Mark yang mendengar tersenyum. "Benarkah begitu?."Tanya Tuan Mark dan Alice tersenyum mengangguk.

__ADS_1


Tanpa menunggu, Tuan Mark membaringkan tubuh Alice di atas tempat tidur dengan lembut, memulai nya dari ujung kaki, mencumbunya membuat Alice menggeliat. meski ini perkerjaan yang paling tak diinginkan,tapi tetap saja sentuhan lembut dan hangat itu membuat Alice pun menikmati nya.


"Ssstttt, Anda yang terbaik tuan."Ucap Alice.


Setelah melayani tuan Mark, Alice tak lansung bangun, Tuan Mark masih mendekap tubuh nya, memeluk tubuh nya itu hingga sentuhan kulit membuat nya terasa hangat.


"Sayang, kau tahu, aku selalu menyukai mu, aku memiliki hasrat untuk memiliki mu seutuhnya, karena kau selalu memberikan senyuman manis dan kelembutan mu pada ku."Ucap Tuan Mark, Alice yang mendengar tidak menjawab nya, ia hanya tersenyum.


"Sudah tugas ku melakukan nya, kalau aku menangis atau cemberut melayani mu, kau pasti tidak akan senang dan tak menikmatinya, ini hanya senyuman settingan, seperti Tuhan menyetting nasib ku."Batin Alice.


Ingin sebenarnya ia menangis setelah mendengar ucapan Tuan Mark, namun ia menahan nya.


Tuan Mark lalu mengambil ponsel nya, mengirimi pesan pada Mami Moli, ia akan membayar 3 kali lipat agar Alice bersama nya semalaman hingga pagi.


"Kau lihat, aku sudah membayar mu, malam ini beristirahat lah disini, besok, minta bagian mu pada mami Moli 3 kali lipat."Ucap Tuan Mark.

__ADS_1


"Terima kasih Tuan, kau sangat menolong ku, kau sangat tahu kalau aku sedang lelah."Balas Alice.


Meski tidak nyaman berbaring bersama Tuan Mark, tapi Alice bisa memejamkan mata nya untuk sekedar tidur.


•••


Keesokan harinya.


Saat Alice membuka mata nya, Tuan Mark sedang berbaring di samping nya dan menatap nya.


"Selamat pagi Nona manis."Sapa Pria yang berusia 35 tahun itu.


"Selamat pagi Tuan, anda menatap ku sepagi ini." Ucap Alice.


"Kau terlihat cantik saat tertidur."Balas Tuan Mark.

__ADS_1


"Semoga saja aku bisa menebusmu dan menjadikan mu istri ku satu-satunya."Ucap Mark, Alice tersenyum.


"Aku akan pergi sebelum kau berhasil, aku tak ingin ada yang membatasi ku, aku hanya ingin kebebasan, bukan menjadi wanita mu yang hanya membuka kaki untuk melayani mu terus seperti ini, aku juga tak ingin menjadi wanita malam seumur hidup ku." Gumam Alice sendu. namun senyuman nya masih terpancar.


__ADS_2