Derita Wanita Malam

Derita Wanita Malam
83 - Rencana Bulan Madu


__ADS_3

Alice dan Ares pergi ke rumah Bu Ajeng, di mana semua keluarga sudah berkumpul untuk makan bersama merayakan pernikahan Ares dan Alice yang baru saja di gelar kemarin.


Aura pengantin baru pun terpancar dari Wajah Alice dan Ares.


"Pengantin baru, selamat siang"Sapa Paman Ares.


"siang Paman."Balas Ares dan di ikuti anggukan Alice.


"Ayo sini nak, makanan sudah siap."Ajak Bu Ayu yang juga berada di sana bersama Cantika.


Semua pun tampak duduk di meja makan, sembari mengobrol dan menikmati makanan, tiba-tiba Bu Ajeng mengatakan.


"Ares, Nora, kalian kapan akan pergi bulan madu?." Tanya Bu Ajeng.


Alice dan Ares saling melihat dan tersenyum.


"Jangan hanya tersenyum, Mama ingin Kalian segera memberikan mama Cucu, bukan begitu Bu Ayu?." Ucap Bu Ajeng tersenyum.


"Iya betul, jangan lagi di tunda, kami juga ingin melihat cucu kami."Saut Bu Ayu.


"Iya Ma, Bu, kami akan segera berangkat, tapi tidak dalam waktu dekat ini, mungkin bulan depan, karena masih ada kerjaan yang harus di kerjakan dan tak bis di tinggal." Tutur Ares.


"Jangan memikirkan kerjaan terus, jangan lewatkan hari bahagia kalian."Ucap Bu Ajeng.


"Asal selalu berdua kami selalu bahagia Ma."Ucap Alice yang sejak tadi diam.

__ADS_1


Ares yang mendengar pun menatap istri nya yang duduk di sebelah nya dengan penuh rasa cinta dan bangga dengan jawaban istri nya itu.


Cantika tersenyum melihat Kakak nya dan kakak Ipar yang tampak begitu romantis.


Saat selesai Makan siang, Herry dan Will datang. "Hai Nora."Sapa Herry dan Will bergantian.


"Hai, Ares ada di dalam, Masuk lah."Balas Alice dengan ramah pada kedua sahabat suami nya.


"Kau semakin cantik saja semenjak menikah Nora."Ucap Herry.


"Benarkah?, Terima kasih Pujian nya."Saut Alce.


"Hei, kau mau mengoda istri ku??" Tanya Ares yang tiba-tiba muncul.


Herry dan Will tertawa kecil mendengarnya. "Itu benar Res, aku rasa dia sedang mengoda."Ucap Will.


Ares pun tersenyum mengeleng-gelengkan kepala nya. "Ayo masuk." ajak Ares.


"Sayang, buatkan minum ya."Ucap Ares pada Alice.


"Iya."Balas Alice, Ares lalu mengedipkan sebelah mata nya mengoda istri nya.


"Hei, tolong kondisikan keromantisan kalian, pikirkan kami yang jodoh ya belum sampai."Ucap Herry.


•••

__ADS_1


Di ruangan Ares.


Ketiga laki-laki itu duduk mengobrol di ruangan kerja Ares.


"Res, tadi saat masuk halaman rumah Ibu mu, aku seperti melihat Mobil Sora, tapi seperti nya tidak ada orang di dalam mobil itu.


"Di depan?." Tanya Ares.


"Iya, apa kau lihat Will?." Tanya Herry.


"Tidak, aku kurang perhatikan karena banyak mobil tadi di depan."Balas Will.


"Tidak, mungkin bukan dia, lagian untuk apa dia disini."Ucap Ares tak begitu menghiraukan.


"Justru kau perlu hati-hati dengan Sora, dia itu seperti nya belum bisa move on dari mu Res."Ucap Herry.


"Kau terlalu berlebihan."Ucap Ares.


"Iya-iya, aku tahu kalau orang kasmaran tak akan menghiraukan ucapan ku ini."Balas Herry dan ketiga laki-laki itu pun tertawa.


Alice datang membawakan air dan cemilan untuk ketiga laki-laki itu.


Ares melihat Alice dengan tatapan penuh cinta dan damba. "Ini minuman nya."Ucap Alice.


"Makasih Nora."Balas Herry.

__ADS_1


"Makasih sayang."Ucap Ares dengan lembut menatap istri nya itu.


Herry dan Will yang melihat Ares yang sedang Bucin pun tersenyum geleng-geleng kepala.


__ADS_2