Derita Wanita Malam

Derita Wanita Malam
69 - Tidak Senang


__ADS_3

Malam Itu.


Ares sedang mengecek kerjaan di ruangan kerja nya, Alice yang tidak sengaja Lewat melihat Ares sedang menguap sembari melihat beberapa lembar kertas yang ada di depan nya.


Alice pun lekas berjalan ke dapur untuk membuat kan Kopi dan Gorengan untuk Ares.


Saat sudah selesai, Alice pun ke ruangan Ares dengan memegangi nampan berisikan kopi dan gorengan.


Tok


Tok


Tok


"Masuk."Sautan dari dalam lekas membuat Alice membuka pintu dan masuk ke dalam.


Ares yang melihat Alice yang datang pun mengambil nafas dalam-dalam dan membuang nya dengan berat. ia mengalihkan pandangan ke arah Berkas dan tak ingin melihat Alice.


"Tuan, Ini saya buatkan Kopi dan sedikit gorengan."ucap Alice namun Ares hanya diam saja, Alice lalu menaruh kopi di atas meja.

__ADS_1


"Bisakah kau jangan muncul di hadapan ku?" Ucap Ares dan sedikit reaksi tidak sengaja membuat Gorengan yang ingin Alice terus di atas meja terjatuh bersama nampan nya


Ares pun agak sedikit kaget saat gorengan itu jatuh, begitu juga dengan Alice.


"Saya akan ambilkan yang baru tuan, saya bersihkan dulu."ucap Alice.


"Tidak! tidak usah! jangan lakukan apa pun kalau saya tidak meminta nya, Ingat Alice , kau masih bekerja disini itu semua karena ibu ku, dan 1 lagi berhenti untu muncul di hadapan ku, Karena itu sangat menganggu."Ucap Ares dengan tegas namun ia memelankan suara nya di ujung kalimat.


Ares lalu kembali menatap laptop nya tak mau melihat Alice yang masih terdiam mematung.


Alice yang mendengar pun tentu saja kaget dan terkejut, ada kesedihan saat ia mendengar kalimat itu keluar dari mulut Ares.


"Baiklah Tuan, saya permisi dulu."Ucap Alice datar. sedih dan perih rasa hatinya mendengar Ares mengatakan tak ingin melihat nya muncul di hadapan nya.


Ares pun mengangkat kepala nya dan melihat Alice yang berlalu keluar dari ruangan nya.


Sejak Alice berbohong pada nya dan menyembunyikan perselingkuhan Sora dari nya di tambah ada kecemburuan saat Alice menanyakan keadaan Ken dengan khawatir membuat Ares merasa kecewa pada Alice.


"Kenapa Tuan Ares seperti itu pada ku, memang nya kesalahan ku tak bisa dimaafkan ya?, Kan bukan aku yang menyelingkuhi nya, tapi Istri nya sendiri, Aku jug tutup mulut karena aku punya alasan, tapi dia bahkan tak ingin mendengarkan penjelasan ku."Batin Alice.

__ADS_1


•••


Pagi itu.


Ares masuk ke kamar ibu nya dan melihat Alice sedang membersihkan tempat tidur.


"Pagi Ma."Sapa Ares.


"Pagi nak."Balas Bu Ajeng.


Alice pun melirik sebentar ke Ares dengan perasaan masih kecewa setelah Ares mengatakan hal itu semalam pada nya. begitu juga dengan Ares yang tak ingin menoleh ke arah Alice.


Bu Ajeng melihat di antara kedua nya sedang tidak baik, karena biasa nya setiap pagi Ares akan mengajak Alice bicara saat ia datang menemui diri nya di kamar ini.


"Res, temani Mama berjemur ya, Biarkan Nora membersihkan kamar dulu."Ucap Bu Ajeng dan Ares mengiyakan.


Ares mendorong kursi roda Bu Ajeng keluar dari kamar, Ares pun melirik ke arah Alice yang fokus membersihkan kamar Bu Ajeng.


"Kalau tidak mau bicara dengan ku, tidak apa-apa juga, aku bekerja disini untuk melunasi hutang ku bukan untuk menjadi teman mu."Batin Alice kesal.

__ADS_1


__ADS_2