Dewi Untuk Arjuna

Dewi Untuk Arjuna
Sepuluh tahun yang lalu


__ADS_3

Sarah kembali mendatangi Dewi ke kantornya.


Sarah berjalan dengan tergesa-gesa menuju ke ruangan Dewi dan ketika tiba di depan pintu kantor Dewi, Sarah langsung saja menyerobot masuk ke dalam tanpa mengetuk pintunya terlebih dahulu.


Dewi yang sedang mengerjakan pekerjaannya kaget sekali dengan kedatangan Sarah yang tanpa permisi.


Tapi Dewi tetap bersikap tenang menghadapi Sarah yang sepertinya datang dengan membawa segudang emosi, Dewi bisa merasakan itu dari raut muka Sarah.


"Heh, kamu!! kenapa sih kamu masih saja deketin mas Arjuna!! kan sudah aku bilang jangan dekati mas Arjuna lagi, dia sudah punya istri dan istrinya itu aku....!!!! paham gak sih kamu hah...!!!!" Sarah berteriak dengan kencang dan membuat Satya kaget ketika lewat di depan ruangan Dewi.


Satya berdiri di depan pintu ruangan Dewi dan dia mendengarkan semua ucapan dan makian yang di tujukan pada Dewi.


Dewi hanya diam saja dari tadi membiarkan Sarah yang ngomel-ngomel padanya.


"Dasar kamu ya perempuan ganjen, tidak tahu malu godain suaminya orang ya!!" maki Sarah pada Dewi.

__ADS_1


Lalu Satya bergegas mendekati Dewi yang diam saja di perlakukan seperti itu oleh Sarah.


"Maaf, ada apa ya ini?" tanya Satya pada Sarah dan Dewi.


"Kamu siapa?" tanya Sarah sambil menatap Satya menyelidik.


"Aku Satya," jawab Satya.


"Oh....Satya, baguslah asal kamu tahu ya, ini sekertarismu sudah menjadi pelakor!!! dia sudah menggoda suamiku mas Arjuna pastinya kamu sudah kenal kan dengan mas Arjuna?"


"Ya, aku kenal dengan Arjuna, tapi.....Dewi tidak seperti yang kamu tuduhkan tadi, dia wanita baik-baik," kata Satya.


"Mbak, saya lebih percaya pada sekertaris saya ini dan asal mbak tahu Dewi ini adalah pacar saya, jadi tidak mungkin dia menggoda Arjuna suami mbak."


"Pacar!!! pacar kamu ....., baguslah itu artinya dia gak akan macam-macam lagi dengan suamiku," ucap Sarah tersenyum puas.

__ADS_1


"Oke pak Satya, tengkyu atas informasinya tentang status Dewi saat ini dan semoga saja ia benar-benar menjauhi mas Arjuna," Sarah berkata sambil ngeloyor pergi ke luar dari ruang kantor Dewi.


Dewi menghempaskan tubuhnya di kursi kerjanya sambil menyandarkan kepalanya dan memejamkan matanya erat-erat.


Satya melihat itu dan membiarkan Dewi melakukan itu untuk menenangkan perasaanya.


Beberapa menit kemudian Dewi pun mulai membuka matanya dan Satya menghampiri Dewi dan duduk di sampingnya.


"Apa sebenarnya yang terjadi Dew?" tanya Satya dengan hati-hati pada Dewi.


"Ceritanya panjang sekali dan mungkin setelah mendengar ceritaku ini kamu pasti akan memutuskan untuk tidak lagi menjadikan aku pacarmu," ucap Dewi pada Satya dengan tatapan nanar.


"Aku gak ngerti maksudmu Dew?"


"Sepuluh tahun yang lalu, aku adalah istrinya mas Arjuna, tapi tiba-tiba mas Arjuna menduakan aku dengan menikahi Sarah dan aku tidak sanggup menyaksikan kenyataan itu, hatiku sakit...sakit sekali dan akhirnya aku memutuskan untuk pergi meninggalkan mas Arjuna, selama sepuluh tahun itu aku berharap mas Arjuna akan menjemputku dan membawa ku pulang kembali ke rumahnya, tapi penantian ku sia-sia.

__ADS_1


Mas Arjuna tidak pernah datang untuk menjemputku dan akhirnya saat ini aku di pertemukan lagi dengan mas Arjuna," Dewi menyeka air matanya dan menundukkan kepalanya.


"Aku akan tetap jadi pacar kamu Dew, aku tak perduli dengan kisah hidupmu, yang lalu biarlah berlalu dan sekarang kamu harus bangkit dari masa lalumu itu," Satya mendekati Dewi dan meraih kepalanya, Dewi menyandarkan kepalanya di pundak Satya dan menangis.


__ADS_2