Dewi Untuk Arjuna

Dewi Untuk Arjuna
Bab. 74


__ADS_3

Waktu sudah menunjukkan pukul sebelas siang ini dan Satya masih berada di dalam kamar Rere menunggunya agak baikan dikit.


"Re, aku balik dulu ya, aku takut nanti Dewi nyariin aku," ucap Satya pada Rere yang masih tiduran di atas tempat tidurnya.


"Tapi nanti malam kamu temani aku lagi ya Satya.....," pinta Rere dengan memelas.


"Tapi Re, kamu kan sudah baikan."


"Aku takut sendirian di sini, lagian kalau nanti terjadi apa-apa lagi sama aku ya apa?" kata Rere membuat Satya bingung.


"Apa katanya nanti lah, sekarang aku balik dulu ke Dewi," kata Satya sambil beranjak dari duduknya dan berjalan keluar dari kamar Rere.


Rere mendengus dengan kesal melihat Satya yang terus saja berjalan keluar dari kamarnya.


Sementara Dewi dan Arjuna sudah kembali ke kamar masing-masing setelah mereka sarapan bareng tadi pagi.


"Mas Satya ke mana ya? sudah siang begini kok belum pulang-pulang juga," kata Dewi sambil sesekali melihat jam tangan yang menempel di tangan kirinya.

__ADS_1


Tiba-tiba Satya masuk dari pintu kamar dan segera berjalan ke arah Dewi yang sedang berdiri sedari tadi menunggu dirinya pulang.


"Sayang, kamu lagi apa?" tanya Satya basa-basi pada Dewi.


"Mas......kamu kok baru datang sih.....sedari tadi aku itu khawatir loh nungguin kamu pulang," ucap Dewi pada Satya.


"Iya sayang, aku benar-benar minta maaf tadi klienku mengajak aku sarapan dan habis itu kita ngopi-ngopi bareng tadi, maaf ya sayang," ujar Satya sambil mengelus rambut Dewi.


"Hmmmm ya udah," ucap Dewi sambil merengut.


"Jangan ngambek gitu dong sayang.....sini duduk sini kita santai-santai aja di kamar ya sambil liat acara kesukaan kamu," ucap Arjuna sambil merangkul Dewi dan mengajaknya duduk bersama di sofa.


"Oh ya sayang, kamu tadi sarapan di mana?" tanya Satya sambil mencium rambut Dewi.


"Mmmmm aku tadi sarapan di cafe biasanya mas dan tadi aku ketemu mas Arjuna, terus mas Arjuna ikut duduk di meja tempatku duduk dan akhirnya kita sarapan bareng."


"Bareng Arjuna!!?" pekik Satya sambil menatap Dewi kesal.

__ADS_1


Dewi mengangkat kepalanya dari dada Satya dan ia melihat Satya yang tampak kesal sekali mendengar nama Arjuna.


"Mas Satya jangan mengira yang macam-macam dulu, aku dan mas Arjuna gak ngapa-ngapain kok kita cuma makan dan ngobrol gitu aja," ucap Dewi sambil mengelus tangan Satya mencoba menenangkan Satya yang sudah naik pitam tadi.


"Ya, aku percaya sama kamu sayang tapi aku gak percaya sama si Arjuna itu, aku takut dia godain kamu dan mengatakan hal-hal yang tidak baik tentang aku," kata Satya.


"Enggak kok mas, mas Arjuna tidak berkata apa-apa soal kamu, malah dia cerita tentang perceraian nya dengan Sarah tadi."


"Bercerai!! Arjuna bercerai dengan istrinya!!?" Satya menatap Dewi dengan heran.


"Iya mas, mas Arjuna menceraikan Sarah karena ketahuan selingkuh dengan laki-laki lain," ujar Dewi sambil menatap Satya.


Satya terdiam menatap Dewi mendengar penuturan tentang Sarah yang selingkuh, Satya merasa Dewi menyindir dirinya karena dia juga selingkuh dengan Rere.


"Mas, mas Satya!!" teriak Dewi sambil melambaikan tangannya ke wajah Satya.


"Eh iya sayang ada apa?" kata Satya kaget.

__ADS_1


"Mas Satya kenapa? kok seperti nya kaget sekali mendengar berita perceraian mas Arjuna."


__ADS_2