Dewi Untuk Arjuna

Dewi Untuk Arjuna
Bab. 67


__ADS_3

Rere kaget sekali ketika Satya menarik lengannya dan membawanya ke tempat yang sepi.


"Apaan sih," ujar Rere setelah Satya melepaskan lengannya.


Satya melihat ke sekeliling dan dia melihat ke arah tempat duduknya ternyata Dewi masih belum kembali dari kamar mandi.


"Kamu ngapain ke sini?" tanya Satya dengan geregetan pada Rere.


"Aku mau sarapan lah..."


"Tapi kamu kan tahu aku sedang sarapan di sini juga sama Dewi."


"Iya aku tahu," jawab Rere dengan sewot.


"Kalau tahu ngapain kamu ke sini....nanti kalau ketahuan Dewi gimana?" kata Satya sambil mengernyitkan alisnya menatap Rere.


"Ya aku keburu lapar, mau gimana lagi dong....."


"Ya sudah kamu sekarang sarapan di resto sebelah sana saja," ujar Satya sambil menunjuk ke arah resto yang ada di sebelah Utara sana.


"Enggak ah, kejauhan aku capek mau ke sana," kata Rere dengan kesal.


"Terus kamu mau dimana Re....??"

__ADS_1


"Aku di sini saja," kata Rere sambil mencebikkan bibirnya.


"Tapi Re....," belum sempat Satya melanjutkan kalimatnya tiba-tiba Rere sudah memotongnya.


"Iyya aku tahu ada Dewi, aku janji gak akan menampakkan wajahku di muka Dewi, kamu tenang aja Satya."


"Oke kalau begitu, aku akan kembali ke tempat ku sana dan awas jangan sampai Dewi tahu kalau kamu ada di sini juga," pesan Satya pada Rere sebelum ia benar-benar beranjak dari situ.


"Iya iya aku tahu."


Kemudian Satya bergegas pergi meninggalkan Rere dan duduk kembali di kursi tempatnya semula.


Arjuna yang sedari tadi memperhatikan Satya yang membawa Rere menjauh dari tempat duduknya, hanya tersenyum mencibir lalu ia bangkit dari duduknya dan berjalan mendekati tempat duduk Satya.


"Ribet ya ternyata kalau punya istri dua," ujar Arjuna menyindir Satya.


"Bukan urusanmu," ucap Satya ketus pada Arjuna.


"Oh ya," kata Arjuna sambil mengerutkan keningnya menatap Satya.


"Mau mu apa sih Arjuna? kok kamu selalu mencampuri urusanku hah!!?" Satya mulai emosi dengan sikap Arjuna.


"Gak ada, aku cuma mau ngingetin kamu kalau Dewi itu istri yang baik dan kamu beruntung sudah mendapatkannya, jadi jangan sakiti dia," ancam Arjuna pada Satya.

__ADS_1


Satya tersenyum sambil mendengus mendengar perkataan Arjuna barusan, lalu ia berkata pada Arjuna.


"Gak usah sok menggurui, kamu sendiri bagaimana?"


"Jelas kita tidak sama karena aku dan kamu beda cerita dan Dewi sudah paham akan hal itu," ucap Arjuna sambil mencibirkan bibirnya


Tiba-tiba Dewi muncul di belakang Satya sambil melihat ke arah Arjuna dengan tatapan heran.


"Mas Arjuna, ngapain ke sini lagi? mau berantem lagi?" ucap Dewi pada Arjuna.


"Tau itu sukanya cari-cari masalah aja," celetuk Satya membuat Arjuna mendelik dan kesal.


"Apa benar yang di katakan mas Satya mas?" tanya Dewi pada Arjuna.


Arjuna menatap Dewi sesaat sambil menipiskan bibirnya, lalu ia berkata pada Dewi.


"Suatu saat kamu akan bisa menilai mana yang benar dan mana yang salah Wi," kata Arjuna sambil beranjak dari tempat itu dan pergi meninggalkan Satya dan Dewi.


"Emangnya ada apa sih mas?" tanya Dewi pada Satya.


"Akhhh....sudahlah gak usah di pikirin omongan Arjuna, gak penting sayang," kata Satya.


Dewi mengerutkan keningnya mendengar Satya berkata seperti itu, lalu ia menatap Satya dan berkata lagi padanya.

__ADS_1


"Mas, kamu dan mas Arjuna dulu kan berteman, kenapa sekarang jadi musuhan?"


"Ya...... itu dulu sayang dan sekarang sudah beda cerita lagi, apalagi sekarang aku menikah dengan mantan istrinya dulu yang ternyata masih di cintainya," ujar Satya sambil menatap tajam ke arah Dewi.


__ADS_2