
Di dalam kamar, terlihat Dewi yang dari tadi sedang tertidur pulas tiba-tiba menggeliat dan tangannya meraba-raba ke arah Satya, namun Dewi merasa tidak menyentuh Satya dan akhirnya dia pun terbangun sambil mengucek matanya dengan kedua tangannya dan melihat di sekitar tempat tidur dan ternyata ia tidak menemukan Satya di sana.
"Mas Satya ke mana ya? kok gak ada," Dewi mengerutkan keningnya dan dengan perlahan ia turun dari tempat tidur dan hendak mencari Satya.
Lalu Dewi melangkah ke arah kamar mandi dan ketika tiba di depan pintu kamar mandi Dewi mendekatkan kupingnya pada pintu kamar mandi tapi ia tidak mendengar suara air yang mengucur dari dalam kamar mandi itu.
"Mas, mas Satya!! mas....mas Satya ....!!" Dewi memanggil-manggil nama Satya tapi tetap tidak ada jawaban dari dalam kamar mandi.
Dewi diam sesaat lalu ia berjalan menuju ke tempat tidur lagi dan pandangannya tertuju pada ponsel Satya yang tertinggal di meja kecil samping tempat tidur.
"Ponsel mas Satya ketinggalan, terus mas Satya pergi ke mana sampai ia lupa membawa ponselnya," Dewi berkata sendiri sambil mengernyitkan alisnya.
Dewi berjalan mondar-mandir di dalam kamarnya sambil berpikir ke mana Satya pergi, kemudian Dewi berjalan menuju pintu kamar dan membukanya, lalu Dewi memperhatikan keadaan sekeliling yang sepi.
"Sepi sekali tidak ada satu pun orang yang lewat, hmm...pantes aja ini kan sudah jam dua belas malam," ucap Dewi sambil melihat ke arah jam tangannya.
__ADS_1
Dari arah timur nampak Arjuna yang sedang berjalan menuju ke kamarnya, Arjuna baru pulang dari cafe sehabis ngopi tadi.
Dewi melihat Arjuna yang sedang berjalan di depan sana, kemudian dengan berseru Dewi memanggil nama Arjuna dari depan kamarnya.
"Mas Arjuna!!" teriak Dewi.
Arjuna menghentikan langkahnya dan menoleh ke arah Dewi yang memanggil namanya.
Dewi melambaikan tangannya dan Arjuna pun kemudian berjalan menuju ke arah Dewi.
"Emmmm ....aku sedang mencari mas Satya," ujar Dewi.
"Memangnya kenapa dengan Satya? dia hilang?" kata Arjuna sambil mengangkat kedua alisnya.
"Bukan begitu, ceritanya tadi itu aku kan sedang tertidur dan pas aku bangun tiba-tiba mas Satya sudah tidak ada lagi di sampingku, padahal sebelumnya mas Satya ikut tidur di sampingku tadi."
__ADS_1
"Kali aja dia sedang cari angin dan kecantol sama cewek dan akhirnya dia lupa jalan untuk pulang," seloroh Arjuna.
"Mas Arjuna ini, di tanyain serius malah jawabannya begitu," ujar Dewi dengan muka kesal.
"Nanti kalau aku jawab dengan serius kamu malah gak percaya Wi," kata Arjuna sambil menipiskan bibirnya.
Sementara di dalam kamar Rere tiba-tiba saja Satya teringat kalau ponselnya ketinggalan tadi, Satya panik ia takut kalau Dewi menemukan ponselnya dan membuka semua chat dari Rere.
Satya melihat Rere sudah tertidur dengan pulas, lalu dengan bergegas ia berjalan keluar dari kamar Rere dan dengan setengah berlari ia menuju ke kamarnya.
Sesampai di depan kamarnya, Satya melihat Dewi dan Arjuna sedang berdiri di depan kamar mereka.
"Ngapain kamu ada di kamarku malam-malam begini Arjuna!!?" tanya Satya dengan geram pada Arjuna.
"Mas.....sabar mas, jangan marah dulu, tadi aku yang memanggil mas Arjuna kesini pas dia lewat di depan sana, masalahnya aku tadi cemas nyariin kamu malam-malam begini kamu gak ada di kamar sementara ponselmu ketinggalan tadi mas," ujar Dewi pada Satya.
__ADS_1