Dewi Untuk Arjuna

Dewi Untuk Arjuna
Bab. 60


__ADS_3

Hari kedua di Bali


Pagi ini Satya sudah berpakaian rapi, layaknya orang yang mau berangkat kerja, sementara Dewi sedang mempersiapkan sarapan untuk Satya.


"Mas ini sarapannya sudah siap," ujar Dewi sambil menyodorkan piring yang berisi makanan pada Satya yang sedang duduk-duduk di sofa kamar hotel mereka.


"Ya sayang," ucap Satya sambil meraih piring itu dan mulai menyantap makanan itu.


Dewi duduk di samping Satya sambil mengutak-atik ponselnya, beberapa menit kemudian Dewi menoleh pada Satya yang masih mengunyah sarapannya sambil bertanya.


"Oh ya mas, nanti meetingnya sampai jam berapa?" tanya Dewi.


"Uhuk," tiba-tiba Satya tersedak mendengar pertanyaan yang di lontarkan Dewi barusan.


"Mas...... pelan-pelan dong makannya gak usah buru-buru gitu jadinya tersedak kan....." kata Dewi sambil mengambilkan segelas air minum untuk Satya.


Satya menerima gelas yang di sodorkan oleh Dewi padanya dan dengan segera Satya meminum air putih tersebut dan setelah kerongkongannya lega ia bisa agak tenang sedikit, Satya tadi tersedak karena kaget dengan pertanyaan Dewi, masalahnya hari ini dia tidak ada meeting dengan perusahaannya karena itu hanya alasan Satya saja untuk bisa menemui Rere yang sedang berada di kamar hotel ini juga.

__ADS_1


"Bagaimana mas? sudah lega sekarang tenggorokannya?" tanya Dewi setelah Satya selesai meminum segelas air putih.


"Ya sayang, oh ya sayang untuk meeting nanti aku masih belum tahu selesainya jam berapa, memangnya kenapa sayang?"


"Enggak mas, rencananya nanti aku mau jalan-jalan lagi sesuai mas Satya meeting."


"Oh iya gak apa-apa, nanti kita jalan-jalan pasti jalan-jalan lagi sayang kemanapun yang kamu mau," ujar Satya sambil tersenyum pada Dewi.


"Beneran mas?"


"Iya bener."


"Gak sayang."


"Makasih mas.....," kata Dewi sambil tersenyum dan menghambur dalam pelukan Satya.


"Kalau begitu aku berangkat dulu ya sayang, ini sudah jam delapan," ujar Satya sambil melihat jam di pergelangan tangan kirinya.

__ADS_1


"Ya mas," kata Dewi sambil mengantarkan Satya sampai ke depan kamar hotel.


Dengan segera Satya bergegas berjalan menuju ke kamar Rere dan setelah tiba di depan kamar Rere langsung saja Satya membuka pintu kamar hotel tersebut dan kemudian masuk ke dalam.


"Hai sayangku.......akhirnya kamu datang juga ke sini," kata Rere yang bangkit dari duduknya dan menghambur dalam pelukan Satya.


"Mau ke mana kita Re?" tanya Satya pada Rere yang masih berada dalam pelukannya.


"Sayangku, aku mau jalan-jalan menikmati semua keindahan yang ada di pulau Dewata ini."


"Tapi Re.....kita jangan lama-lama soalnya kan aku bilang meeting hari ini pada Dewi."


"Hmmmm Dewi lagi Dewi lagi!!! terus waktu buat aku kapan dong Satya......!!!?" teriak Dewi dengan kesal sambil melepaskan pelukannya dari Satya.


"Iya iya kamu jangan salah paham dulu dong Re....kita pasti jalan-jalan hari ini, tapi kan ada batas waktunya, masak aku meeting sampai seharian penuh."


"Kamu yang pintar dikit dong sayangku.......kamu kan bisa bilang habis meeting kita di ajak jalan-jalan jadi pulangnya bisa sampai malam gitu dong ......," ujar Rere sambil mengangkat kedua alisnya menatap Satya.

__ADS_1


"Ya ya, nanti aku bilang begitu pada Dewi."


"Nah.....gitu dong sayangku....kamu baik deh....," kata Rere sambil mendaratkan sebuah kecupan di pipi Satya.


__ADS_2