Dewi Untuk Arjuna

Dewi Untuk Arjuna
Bab.52


__ADS_3

"Mas Arjuna sedang liatin apa ya di lap top nya kok sepertinya dia serius banget liatnya," ucap Sarah yang kebetulan lewat di depan ruang kerja Arjuna.


Karena penasaran Sarah akhirnya masuk ke dalam ruang kerja Arjuna dan memperhatikan apa yang sedang di lihat oleh Arjuna di lap top nya.


Sarah kaget ketika mengetahui isi lap top Arjuna, ternyata dari tadi Arjuna sedang memperhatikan foto-foto Dewi yang ia simpan di lap top nya itu.


"Hmmmm ...ternyata benar dugaan ku kalau mas Arjuna memang belum bisa move on dari Dewi," ucap Sarah sambil terus memperhatikan isi lap top Arjuna itu.


Sementara Arjuna tidak menyadari kalau Sarah sudah berdiri sedari tadi memperhatikan dirinya.


"Mas, ternyata benar ya dugaan ku kalau kamu itu belum bisa move on dari Dewi," tiba-tiba Sarah menegur Arjuna yang masih asyik memperhatikan foto-foto Dewi.


Dengan spontan Arjuna menutup lap top nya dan melihat ke arah Sarah yang berjalan menghampiri dirinya.


"Kamu ngomong apa sih Sar?" kata Arjuna.


"Kamu mas, benar-benar kamu ya keterlaluan banget sih, kan sudah punya istri tapi masih saja ....mikirin orang lain!" Sarah mulai emosi.


"Kan kamu tahu sendiri kalau aku gak mencintai kamu Sarah."


"Tapi aku mencintaimu mas Arjuna .....!!" pekik Sarah.


"Sudahlah Sarah, aku tahu kamu mencintaiku hanya karena harta kan?"


"Kamu ngomong apa sih mas, aku itu benar-benar mencintai mas Arjuna sepenuh hati kok," ujar Sarah sambil cemberut.


Arjuna kemudian bangkit dari duduknya dan meninggalkan Sarah yang masih berdiri di situ.

__ADS_1


"Bagaimana ya caranya supaya mas Arjuna bisa jatuh cinta padaku dan gak mikirin si Dewi itu lagi, akhhh.... lama-lama aku jadi stress sendiri mikirin mas Arjuna," gerutu Sarah sambil mendengus kesal.


"Daripada pusing-pusing mikirin mas Arjuna, mendingan aku jalan-jalan saja cari udara segar di luar sana," Sarah lalu bergegas menuju ke kamarnya dan mengambil tas kecil yang biasa ia pakai untuk jalan-jalan.


"Mau ke mana kamu Sar?" tanya Arjuna yang melihat Sarah keluar dari kamarnya dengan menenteng tas.


"Mau cari angin segar di luar, di sini sumpek terus aku jadi males di rumah," kata Sarah dengan nada kesal sambil melewati Arjuna yang sedang duduk di sofa ruang tamu.


"Istri macam apa kamu Sarah, keluar malam-malam begini!!" bentak Arjuna pada Sarah dan membuat Sarah jadi menghentikan langkah kakinya.


Sarah menoleh pada Arjuna dan dengan wajah kesal ia menghampiri Arjuna yang berdiri di tempatnya.


"Terus!! kamu suami macam apa mas?!! yang masih mikirin perempuan lain selain istrinya hah!!" Sarah balik membentak Arjuna.


Arjuna menipiskan bibirnya sambil menatap Sarah, dan kemudian ia berjalan masuk ke dalam kamar meninggalkan Sarah sendiri.


Sementara di rumahnya sana Satya dan Dewi sedang bersantai-santai menikmati acara televisi.


Dewi sampai terkekeh melihat acara humor itu.


"Lucu ya mas?" tanya Dewi sambil mendongakkan kepalanya pada Satya.


"Iya sayang lucu sekali," kata Satya sambil tersenyum.


"Mas?" tanya Dewi lagi pada Satya dengan lirih.


"Hmm," jawab Satya.

__ADS_1


"Kalau nanti kita punya anak, mas Satya mau minta berapa?" tanya Dewi sambil menyunggingkan senyumnya dengan manja.


"Mmmmm.....berapa ya.....?"


"Ayo minta berapa....?"


"Aku minta yang banyak ya sayang," ujar Satya sambil mencubit hidung Dewi yang sedang menatapnya dengan heran.


"Yang banyak mas...., terus aku yang di suruh ngurusin semuanya gitu....?"


"Enggak-enggak sayang, aku bercanda kok," kata Satya sambil memeluk tubuh Dewi duduk di sampingnya.


"Ting," tiba-tiba ponsel Satya berbunyi notif pesan masuk.


Satya melihat ke arah ponselnya kemudian ia berbalik melihat kearah Dewi.


Dewi melihat Satya sambil mengangkat alisnya.


"Pesan dari siapa mas?" tanya Dewi.


"Mmmmm....dari klien sayang," ujar Satya.


"Kok gak di baca mas?" tanya Dewi lagi.


"Nanti saja, sekarang kan waktunya aku sama istriku......," ujar Satya sambil meletakkan kembali ponselnya ke atas meja.


"Aduh Satya ini, ngapain aja sih kok pesan dari aku gak di baca-baca, atau jangan-jangan dia lagi bermesraan sama Dewi, akhhh........nyebelin banget sih Satya ini awas aja ya," ujar Rere dengan kesal sambil melemparkan ponselnya ke atas sofa.

__ADS_1


__ADS_2