
Satya dan Rere berjalan menyusuri koridor hotel.
Rere terus menggandeng tangan Satya seolah tak mau lepas darinya.
Sementara di dalam kamar Arjuna tampak sedang bersiap-siap mau keluar.
"Mataku ngantuk sekali, cari kopi dulu ah siapa tahu habis ngopi bisa melek lagi mata ini," kata Arjuna sambil meraih ponselnya dan berjalan keluar dari kamarnya.
Arjuna keluar dari kamar hotelnya dan berjalan menuju ke sebuah cafe yang tersedia di hotel tersebut.
Setiba di cafe, Arjuna pun duduk sambil menunggu kopi yang di pesannya.
Arjuna melihat ke sekeliling cafe dan tiba-tiba pandangannya tertuju pada dua orang yang sedang melintas di area cafe tersebut.
"Sepertinya itu Satya, tapi....perempuan itu sepertinya bukan Dewi, perempuan itu Rere lalu Dewi kemana? kata Della waktu itu Dewi ke Bali sama Satya?" Arjuna mengernyitkan keningnya lalu ia melihat kembali ke arah Satya dan Rere yang sedang berjalan tadi namun mereka sudah menghilang dari penglihatan Satya.
"Permisi pak, ini kopinya," kata pelayan resto tersebut yang datang mengantarkan kopi yang di pesan Arjuna tadi.
"Iya mbak makasih," ucap Arjuna sambil meraih kopi itu dan kemudian menyesap kopi yang masih mengepul asapnya itu.
"Aku heran, kenapa Satya bisa jalan dengan Rere padahal dia ke sini bareng Dewi, atau jangan-jangan Satya mengelabui Dewi dengan mengatakan meeting perusahaan di Bali padahal sebenarnya dia liburan dengan Rere di sini, hmmmmm....dasar brengsek si Satya," umpat Arjuna dengan geram.
Sementara di dalam kamarnya, Dewi sudah terbangun dan ia melihat ke arah jam di pergelangan tangan kirinya.
"Sudah jam tujuh ini, lama juga aku tidur rupanya, mas Satya ke mana ya kok gak ada," Dewi melihat ke sekeliling kamar dan ia tidak melihat Satya di sana.
Kemudian ia bangkit dari tidurnya dan berjalan menuju meja kecil tempat ponselnya di letakkan di sana.
"Ini ada pesan dari mas Satya, aku buka dulu," lalu Dewi membuka pesan dari Satya yang di kirim ke ponselnya tiga jam yang lalu.
"Sayang, aku keluar cari angin dulu ya, aku tadi gak tega bangunin kamu karena kamu tidurnya pulas sekali," begitu bunyi pesan dari Satya.
__ADS_1
Dewi tersenyum-senyum sendiri setelah membaca pesan dari Satya tersebut, kemudian Dewi merapikan rambut dan bajunya yang tampak acak-acakan setelah bangun tidur tadi.
"Kok aku pingin minum yang seger- seger ya, aku cari cafe dulu aja kali ya di luar sana," ucap Dewi bicara sendiri dan tak lama kemudian Dewi berjalan keluar dari kamar hotelnya.
Dewi menyusuri sudut demi sudut ruangan hotel dan akhirnya ia menemukan juga cafe yang ada di dalam hotel tersebut.
Dewi segera memesan jus buah melon pada pelayan resto tersebut, Dewi duduk di bangku cafe sambil memperhatikan ke jendela kaca yang mengelilingi cafe sehingga ia bisa melihat pemandangan yang ada di luar cafe tersebut.
"Dewi!" pekik Arjuna ketika melihat Dewi juga ada di cafe tersebut dan ia tersenyum sendiri serasa Tuhan tahu apa yang sedang di inginkan nya saat ini.
Dari jauh tampak Arjuna terus memperhatikan Dewi dan tak terasa satu jam telah berlalu, Arjuna melihat Dewi mulai gelisah, sesekali Dewi melihat jam di pergelangan tangan kirinya sambil sesekali melihat ke sekeliling.
Arjuna beranjak dari tempat duduknya dan kemudian ia berjalan menghampiri tempat duduk Dewi.
"Sendirian aja Wi?" sapa Arjuna setelah ia sampai di tempat duduk Dewi.
Dewi mendongakkan kepalanya ia menatap dengan heran pada Arjuna.
"Yah, aku di sini sedang liburan, kamu sendiri ngapain di sini sendirian lagi," kata Arjuna.
Dewi menatap Arjuna sambil mengerutkan alisnya dan berkata pada Arjuna.
"Mas Arjuna liburan? apa sengaja ngikutin aku?" tanya Dewi dengan menatap tajam pada Arjuna.
"Enggak, aku gak ngikutin kamu kok, sudah sebulan yang lalu aku ada rencana liburan ke sini," ucap Arjuna mengalihkan kecurigaan Dewi padanya.
"Hmmmm ..." gumam Dewi sambil mencebikkan bibirnya menatap Arjuna.
"Oh ya, ngomong-ngomong kemana Satya? kok kamu keluar sendirian?" tanya Arjuna sambil menarik kursi dan duduk di depan Dewi.
"Mas Satya tadi keluar jalan-jalan, soalnya aku tadi ketiduran jadi mas Satya keluar sendirian," ucap Dewi sambil menyeruput jus buah yang ada di depannya.
__ADS_1
Arjuna mencibirkan bibirnya mendengar perkataan Dewi.
"Satya keluar sendiri? apa dengan wanita lain?" ujar Arjuna menyindir Dewi.
"Ngomong apa sih kamu mas Juna, jangan mulai lagi deh," kata Dewi sambil mendelik menatap Arjuna.
"Yah....kali aja mumpung kamu tidur, Satya keluar jalan-jalan sama cewek lain, masak tahu kamu Wi."
"Ah.....sudahlah, mas Arjuna selalu saja berpikiran negatif terus sama mas Satya," ujar Dewi merengut dan tidak suka kalau Arjuna menuduh Satya yang enggak-enggak.
Tiba-tiba dari arah Utara Satya datang dan berjalan menghampiri Dewi yang masih duduk bersama Arjuna.
"Sayang, aku cariin ke mana-mana ternyata kamu ada di sini," Satya memeluk Dewi dari belakang dan itu membuat hati Arjuna cemburu dan sakit, bagaimanapun ia masih mencintai Dewi.
"Eh mas Satya ....aku nungguin dari tadi loh sampek capek nungguin nya," ujar Dewi dengan manja.
"Maaf ya sayang aku keluarnya lama banget jadi ninggalin kamu sendirian," Satya mengusap rambut Dewi.
Sementara Arjuna yang melihat itu hanya mencebikkan bibirnya sambil bergumam dalam hatinya.
"Bisa-bisanya kamu bersandiwara seperti itu Satya, dasar pecundang," umpat Arjuna sambil melihat ke arah Satya yang masih membelai rambut Dewi di depannya.
"Oh ya sayang, ngapain Arjuna ada di sini juga bareng kamu?" tanya Satya tiba-tiba setelah sadar kalau ada Arjuna di sana.
"Oh,ceritanya mas Arjuna juga lagi liburan ke sini sayang dan kebetulan juga harinya pas samaan dengan kita," ujar Dewi pada Satya.
"Liburan? apa sengaja ngikutin kita ke sini?" sindir Satya pada Arjuna sambil memicingkan kedua matanya menatap ke arah Arjuna.
"Aduh sudahlah, ayo mas kita pergi dari sini daripada mas Satya nanti berantem lagi sama mas Arjuna," ucap Dewi sambil menarik lengan Satya dan membawanya pergi dari tempat itu.
Kemudian Satya dan Dewi pun beranjak pergi dari tempat tersebut dan tinggal Arjuna yang sendirian, Arjuna menahan rasa kesalnya menatap kepergian Satya dan Dewi sambil menghabiskan sisa kopinya yang masih ada di gelasnya.
__ADS_1