Dewi Untuk Arjuna

Dewi Untuk Arjuna
Mogok


__ADS_3

Satya dan Dewi akhirnya pun menikah dan hal itu membuat Arjuna semakin kesal.


Setelah menikah dengan Satya, Dewi di sibukkan dengan mengurus klinik kecantikan yang di pasrahkan oleh Satya padanya.


"Pagi sayang," ucap Satya sambil mengecup kening Dewi yang sudah menunggunya di meja makan untuk sarapan bersama.


"Pagi mas, mas mau aku ambilin apa?" tanya Dewi pada Satya sambil mengambil piring.


"Aku mau semur daging saja," kata Satya pada Dewi sambil menyeruput teh hangatnya.


"Ini mas," ucap Dewi seraya menyodorkan piring yang sudah berisi nasi dan semur daging tersebut pada Satya.


"Makasih sayang," lalu Satya mulai menyantap sarapannya itu.


"Maaf ya sayang, aku gak bisa antar kamu ke kantor hari ini," ucap Satya pada Dewi.


"Gak apa-apa mas, aku bisa bawa mobil sendiri kok," Dewi berkata sambil tersenyum.


"Oke, kalau begitu aku berangkat dulu ya," ucap Satya sambil berlalu meninggalkan Dewi di meja makan.


"Mas, hati-hati ya," pesan Dewi pada Satya.


"Kamu juga nanti hati-hati bawa mobilnya."

__ADS_1


Dewi menganggukkan kepalanya, lalu Satya kembali berjalan menuju luar rumah.


Beberapa menit setelah Satya berangkat Dewi pun akhirnya bergegas juga menuju ke kantornya.


Di tengah perjalanan tiba-tiba saja mobil Dewi ngadat dan terpaksa ia menepi dan keluar untuk memeriksa mobilnya.


"Aduh.....kenapa sih ini mobil kok tiba-tiba jadi mogok gini," Dewi mulai membuka kap mobilnya dan memeriksa mesinnya meskipun ia sendiri gak tahu menahu soal mesin mobil.


"Kenapa mobilnya?" tiba-tiba sebuah suara mengejutkan Dewi yang sedang melihat-lihat mesin mobilnya.


"Gak tahu ini tiba-tiba saja mogok tadi," ucap Dewi pada Arjuna yang sudah berdiri di belakangnya.


"Dasar Satya, mobil rusak begini di kasihkan ke istrinya," cibir Arjuna sambil melirik ke arah Dewi.


"Ya, jelas aku mau bantuin kamu dong Wi, masak aku tega biarkan orang yang sangat aku sayangi kesusahan kayak begini," ucap Arjuna menatap Dewi.


Dewi diam saja mendengar perkataan Arjuna sambil menatapnya.


Kemudian Arjuna mulai memeriksa mesin mobil Dewi dan agak cukup lama juga Juna membetulkan mobil Dewi sampai tangannya kotor hitam-hitam kena oli.


"Coba kamu hidupkan mesinnya Wi," perintah Arjuna pada Dewi.


Dewi segera bergegas masuk ke dalam mobilnya dan mulai menghidupkan mesinnya.

__ADS_1


Beberapa menit kemudian akhirnya mesin mobil itupun menyala, dan dari kaca mobil Dewi melihat Arjuna mengacungkan jempolnya pada Dewi tanda mobilnya sudah beres.


Kemudian Dewi keluar dari mobil dan mendekati Arjuna yang sedang menutup kembali kap mobilnya.


"Mas, makasih ya sudah bantuin aku betulin mobil ini," ucap Dewi.


"Oke," jawab Arjuna.


Dewi melihat ke arah tangan Arjuna yang kotor semua akibat membetulkan mesin mobilnya barusan.


"Astaga mas....tanganmu kotor sekali," ucap Dewi sambil meraih tangan Arjuna yang kotor itu.


"Gak apa-apa, aku akan bersihkan nanti."


"Enggak-enggak, aku yang akan bersihkan tanganmu mas, sebentar kamu tunggu disini ya aku akan ambil tisu basah dulu di dalam mobil," lalu Dewi bergegas masuk ke dalam mobilnya dan tak lama kemudian ia pun keluar lagi sambil membawa tisu basah di tangannya.


Dewi pun mulai membersihkan tangan Arjuna perlahan-lahan.


Arjuna menatapi wajah Dewi, orang yang dulu pernah menjadi istri pertamanya itu kini sudah menjadi milik orang lain di saat dirinya menantikan pertemuan dengan dewi setelah sekian lama berpisah.


Ingin sekali Arjuna memeluk wanita yang ada di hadapannya saat ini namun apalah daya karena wanita yang sangat ia cintai dan ia sayangi itu sudah menjadi milik orang lain, menjadi istri dari temannya sendiri.


"Itu kan Dewi," kata Satya ketika melihat Dewi berada di tepi jalan dan berdiri di depan mobilnya.

__ADS_1


"Ngapain Dewi bareng sama Arjuna? brengsek itu Arjuna masih saja dekati Dewi," lalu Satya buru-buru mengemudikan mobilnya menuju ke arah Arjuna dan Dewi.


__ADS_2