Dewi Untuk Arjuna

Dewi Untuk Arjuna
Bab. 76


__ADS_3

Satya turun dengan perlahan dari tempat tidurnya dan sebelum melangkah pergi dari situ Satya menoleh lagi ke arah Dewi yang ternyata masih tertidur pulas.


Kemudian dengan perlahan Satya berjalan menuju ke pintu kamar dan dengan hati-hati sekali dia membuka pintu kamar tersebut dan kemudian keluar.


Satya bergegas berjalan menuju ke arah kamar Rere, setelah tiba di depan pintu kamar Rere, Satya menoleh ke kanan dan kiri takut Arjuna mengetahui keberadaan dirinya di situ, setelah pintu kamar Rere terbuka Satya langsung masuk ke dalam.


"Satya, kamu akhirnya datang juga," ucap Rere yang masih tiduran di atas tempat tidur.


"Kamu kenapa lagi Re....?" tanya Satya sambil duduk di sisi tempat tidur Rere.


"Aku kan barusan sembuh dari sakit.....aku pingin kamu temani aku semalam aja di sini ya.....," kata Rere dengan manja sambil memegangi tangan Satya.


"Hmmm.....iya iya aku temani kamu," ucap Satya.


"Nah.....gitu dong," kata Rere sambil tersenyum pada Satya.

__ADS_1


Kemudian Satya naik ke atas tempat tidur dan duduk di samping Rere sambil menyandarkan tubuhnya di sandaran tempat tidur menemani Rere yang sedang rebahan.


Kemudian Rere bangkit dari tidurnya dan merebahkan tubuhnya di dada Satya, Satya mengusap kepala Rere dan mencium. keningnya.


Rere tersenyum menatap Satya, ia merasa senang sekali karena bisa berduaan dengan Satya malam ini.


"Satya?"


"Hmmm."


"Ya," ucap Satya sambil tersenyum pada Rere.


Sementara di dalam kamarnya sana, terlihat Dewi yang masih tertidur pulas tiba-tiba saja terbangun hendak ke kamar kecil, Dewi mengucek matanya dan melihat ke sampingnya.


"Mas Satya ke mana ya? kok gak ada?" Dewi melihat ke sekeliling tempat tidur tapi ia tidak melihat Satya.

__ADS_1


Kemudian Dewi turun dari tempat tidur dan berjalan menuju ke kamar mandi,setelah dari kamar mandi Dewi kembali mencari Satya dengan memanggil-manggil Satya.


"Mas.....mas Satya .....kamu di mana mas ...!!?"


Tapi Dewi tetap tidak menemukan Satya di dalam kamarnya, lalu pandangan Dewi beralih pada ponsel Satya yang tertinggal di meja kecil samping tempat tidur mereka.


Dewi berjalan menuju ke arah meja kecil tersebut lalu ia meraih ponsel Satya dan memegangnya sambil bergumam sendiri.


"Sebenarnya mas Satya pergi kemana sih, lagi-lagi ponselnya ia tinggalin di sini atau ....mas Satya kelupaan ya tidak membawa ponselnya tadi," Dewi mengernyitkan keningnya sambil menimang-nimang ponsel Satya yang ada di tangannya.


Dengan perlahan Dewi mulai membuka ponsel Satya karena ia tahu pasword nya dan satu persatu Dewi melihat semua chat yang masuk di ponsel Satya itu, dan.....pandangan nya jatuh pada sebuah chat dari seseorang yang tidak lain adalah Rere.


"Rere? mantan pacarnya mas Satya," ucap Dewi sambil membelalakkan matanya melihat lagi dengan cermat nama Rere yang ada di ponsel Satya itu.


Lalu dengan perlahan pula Dewi mulai membaca satu persatu pesan Rere yang masuk ke ponsel Satya.

__ADS_1


"Jadi mas Satya itu bohong selama ini padaku, ternyata ke Bali dia tidak ada meeting tapi acara bulan madu dengan Rere dan mulai kemaren- kemaren itu dia keluar ninggalin aku sendirian di kamar itu karena dia mau ketemuan sama Rere, keterlaluan sekali kamu mas," ujar Dewi dengan nafas naik turun menahan amarahnya.


__ADS_2