Dia Yang Ku Cinta

Dia Yang Ku Cinta
Bab 36


__ADS_3

Naina sengaja menunggu pria yang di incarnya keluar dari toilet, dan saat sudah terlihat dengan cepat-crpat dia berjalan sambil memaainkan ponselnya.


Brukk


Prakk


"Aduhhh... " pekiknya. Alex pun ikut terkejut karna dia pun berjalan sambil merapikan bajunya.


"Sorry-sorry." berjongkok membantu Naina untuk bangun " Anda tidak apa-apa? " Alex beralih menatap sebuah ponsel yang terpelanting ke samping. Di pungutnya ponsel itu. " Maaf, ponselnya retak parah. Saya tidak sengaja karna teledor berjalan sambil membenahi pakaian saya " ujar Alex tidak enak hati.


Naina meringis karna bokongnya memang sakit. Tangannya terukur mengambil ponselnya yang retak.


"aah, tidak apa.. hanya retak " ujarnya sambil mengusap bokongnya.


"Maaf ya. Saya akan ganti rugi. Boleh saya mintak no rek. anda. Saya transfer sekarang.. " Alex mengeluarkan ponselnya dari dalam saku celananya.


"Ga perlu mas, bang, eh... "


"Saya Alex dan anda? " Alex mengulurkan tangannya.


"Saya Naina.. " jawabnya mentap lekat wajah tampan di depannya.


"Baik Naina, bisa saya minta nomer rek. nya saya akan transfer ganti rugi ponsel anda "


"aah, saya rasa ga perlu. Besok saya bawa ke counter saja untuk di perbaiki " tolak Naina.


Alex melihat jam tangannya, sudah lebih 10 menit dia meninggalkan Tiara.


"Baiklah kalau begitu, saya permisi dulu dan ini kartu nama saya. Jika nanti kerusakan parah berapapun biayanya saya akan ganti. saya tau itu Hp mahal.. " Ujar Alex dengan mengulurkan kartu namanya pada Naina.


"iya mas.. " Naina mengambil kartu nama itu.


"Saya tinggal dulu ya, permisi.. " pamitnya sebelum melenggang pergi.

__ADS_1


Naina membaca kertas kecil bertuliskan nama


Cristian Alexander dengan senyum mengembang.


"Kenapa lama sekali.. ?" Protes Tiara dengan menekuk wajahnya.


"Maaf sayang, aku nabrak awseorang di depan Toilet. " terang Alex. " Jangan manyun donk.. maaf ya.. "


"emm.. ya udah buruan di habisin. ini udah malem.. " ucap Tiara .


"Iya sayang, bentar ya cintaku " tayu Alex dan lansung menghabiskan steak miliknya yang sudah dingin.


Sedang di ujung sana, Bara bolak balik melihat ke arah toilet karna Naina belum juga kembali. Dia memutuskan menyusulnya karna khawatir terjadi apa-apa .


"Naina, kamu ga papa.. ? kenapa lama sekali? " tanya Bara setibanya di pintu Toilet.


"Sorry honey, tiba -tiba mules tadi.. " ujar Naina dengan akting meringis.


"No honey, sebaiknya kita pulang saja. Aku rasa aku hanya perlu istirahat di rumah kok, ga perlu ke klinik " tolaknya yang memang tidak mau kepura-puraanya terbongkar.


"Kamu Yakin ga perlu berobat dulu? " tanya Bara sekali lagi.


"Iya sayang "


Bara mengangguk dan menggandeng kekasihnya menuju kasir untuk membayar.


#####


Keesokannya, Alex tengah menemani Tiara Fitting baju pengantin. Dan tentu saja untuk dirinya juga.


"Pas banget sayang, cocok banget gaun ini buat kamu " puji Alex saat melihat Tiara mengenakan baju kebaya untuk akad.


"Aku kok ga ngerasa pas, kenapa belakangnya menjuntai..? " tanya Tiara yang merass aneh, ini hampir seperti gaun untuk resepsi meski berbeda sari segi warna.

__ADS_1


"Tapi aku suka ini sayang, please jangan di ganti " bujuk Alex dengan wajah memelas.


Meski merasa heran,Tiara mengangguki saja.


Setelah Fitting mereka beralih ke percetakan untuk mengambil undangan. Waktu akad tinggal 3 minggu lagi, mereka perlu menyelesaikan semua persiapan sebelum seminggu menuju hari H.


"Alex, kamu yakin ga akan ngubah nama kamu setelsh jadi muslim? " tanya Tiara setelsh membaca nama di undangan.


"Ga perlu Ra. Aku justru takut perasaan cinta kami berubah sama aku nantinya.. " ucap Alex.


"Apaan sih .." Tiara tersenyum tipis. Baginya Alex hanya sedang merayunya. Padahal pria itu tengah menatapnya lekat.


"Maafkan aku Tiara, semoga demi cinta kita kamu bisa mengerti " batin Alex.


Deringan ponsel membuat Alex menegakkan duduknya kembali saat melihat noner asing masuk.


"Siapa.. ?" tanya Tiara di sela mengecek lembar undangan.


"Ga tau sayang, bentar " Pria itu bangkit untuk sedikit menepi guna mengangkat telpon.


"Hallo... "


"Hai Alex. aku Naina. Apa kamu masih ingat aku.. ?"


"Oh, iya Naina, aku ingat .. jadi gimana ?" tanya Alex sambil melirik ke arah Tiara yang tersenyum menatapnya.


"Kita ketemuan aja ya, biar enak ngomonginnya.. "


"Ok, kapan? "


"Nanti malam jam 8. Cafe xxxxxxxxx "


"Ok, see You... " Alex mengahiri panggilan dan bergegas menemui Tiara.

__ADS_1


__ADS_2