
...****************...
Dikampus meysha menemui Alfano. Alfano duduk disamping meysha.
"Apa yang ingin kamu katakan?”Tanya alfano.
Meysha hanya diam, ia benar benar tidak mampu berbicara sepatah katapun saat melihat tatapan kecewa pria didepan nya ini.
"Apakah benar kamu bukan saudaranya bang Razu?"
Meysha menggeleng, itu berarti mengatakan razu bukanlah saudaranya.
“lalu siapa dia?” Tanya alfano ingin tahu. “apakah kamu benar benar.. arghh.. itu tidak mungkin.”
Meysha terdiam sesaat. “ bang razu itu bukan saudara,pacar atau pun teman, tapi dia…dia suamiku.”
Seketika alfano menganga. “ kamu pasti bercanda, bukan?. Katanya kamu hanya mencintaiku. Bagaimana bisa bg razu suamimu.”
“aku serius”
“kenapa kamu membohongiku, katanya kamu tidak dekat dengan siapapun. Tapi kenapa tiba tiba kamu mengatakan bg razu suamimu?” ketus alfano marah. Namun dirinya tetap menahan diri agar tidak terlalu mencolok.
“Awalnya aku menganggap semuanya akan baik baik saja. Kalau bg razu mau melepaskan ku.” tutur meysha menangis.
“kenapa kamu bisa menjadi istrinya?” Tanya alfano.
“karena kesalahpahaman dari desa tempat kami tersesat. Aku dan bg razu dinikahkan secara paksa. AL.” ujar wanita ini menghapus air matanya yang tak berhenti turun sejak dirinya mengaku.
“jika kamu sudah menikah,kenapa kamu harus memberiku harapan!. Kenapa kamu harus menerimaku menjadi pacarmu!. Kau sangat jahat meysha.” Bentak alfano membuat meysha terkejut.
“Mau kah kamu menungguku?, aku akan bercerai dengannya. Tapi...” Tutur meysha.
“aku tidak mau menunggu yang tidak pasti. Kamu juga bilang dia tidak mau melepaskan mu bukan.” potong Razu lebih dulu.
“jadi?”
“kita putus saja. Aku tidak sanggup harus bersaing dengan bg razu yang memilki segalanya. Bahkan dia adalah orang yang sangat ku hormati. KITA PUTUS.” Ujar Alfano
__ADS_1
“Apa kamu serius?”
“iya, serius.” Alfano mengatakan itu sangat berat. Rasa sakit yang ia terima mampu membobol benteng pertahanan air matanya sehingga air matanya turun membasahi pipi.
“mulai hari ini, aku tidak akan menyapa mu seperti biasanya lagi. Mari kembali menjadi orang asing seperti yang kita lakukan waktu duduk dibangku sekolah pertama. Jangan mencintaiku ataupun menyindirku lagi,karena aku tidak akan peduli lagi” ujar alfano.
“bisakah kita kembali ke waktu itu lagi, dimana kita tidak jadian. Tapi tetap akrab?” pinta meysha kembali.
“maafkan aku, aku tidak bisa melakukan itu lagi. Jika kamu membenciku,maka itu lebih baik. Cintai lah suamimu.” Tutur alfano benar benar sakit sekali.
“Aku hanya mencintaimu. Jangan menyuruhku menjauh dan kamu jangan berubah.” Meysha memohon kepada alfano.
“aku tidak bisa melakukan itu. jadi sebaiknya kita PUTUS saja.” Ujar alfano lebih baik mengakhiri hubungan dari pada harus menjalin hubungan rumit tersebut.
“kalau aku bercerai maukah kamu menerimaku kembali?” Tanya meysha lirih.
“tidak tau.”
"Apa yang bisa kamu berikan untuk ku?"tanya alfano.
"Aku... tidak ada." jawab meysha dengan lirih.
"Aku benar benar minta maaf Al" Isak meysha.
"Sejauh apa kalian?"tanya alfano.
"Awalnya kami hanya tinggal serumah. tapi kami tidak melakukan apapun. Tapi..." meysha tak kuasa melanjutkan kata katanya.
"Tapi akhirnya kamu jatuh cinta padanya... Itu sudah pasti terjadi Anindya. Tidak ada yang bisa menahan bila perempuan dewasa dengan laki laki dewasa serumah. Kalau tidak cewek yang jatuh cinta pasti cowoknya."
"Hiks..
"Air mata tidak berguna saat ini untuk ku nin. Udahlah. Kita putus aja" ulang alfano mengakhiri hubungan nya.
“baiklah.. mari putus, jika itu yang kamu inginkan,maafkan aku sudah membohongimu. tapi satu hal yang harus kamu tahu aku benar benar mencintaimu al.”
Alfano pun pergi, meysha pun juga pergi. Tiba di apartemen meysha menangis sejadi jadinya karena sudah putus dengan orang yang paling ia sayang. Meysha yang benar-benar sangat malang.
__ADS_1
Bagaimana hubungannya dengan alfano berakhir begitu sangat mudah. Bukan hanya berakhir sebagai pasangan kekasih tapi juga berakhir sebagai teman. Alfano yang mencampakkan meysha. pria yang sangat dicintai harus mencampakkan dirinya yang malang.
“Bagaimana aku bisa menjalankan hidup ini,aku benar benar mencintai nya?.. aku.. hiks hiks.” Rintih meysha. Tangis meysha pecah juga. “aku juga putus, dan aku dibenci oleh orang yang ku cintai.” Pekik meysha meraung raung disana.
Meysha melemparkan vas bunga yang tidak bersalah terletak di nakas tersebut kelantai, PECAH. Pecahan itu belingnya mengenai kaki meysha sehingga mengeluarkan sebuah jalur darah lewat se ujung lidi. Namun itu sangat perih. Gadis ini berdiri bergetar melihat foto pernikahan sederhananya tertempel di dinding apartemen tersebut.
“ KENAPA AKU HARUS BERTEMU DENGAN laki laki egois SEPERTIMU!” bentak meysha menunjuk figura tersenyum itu. wanita ini berdiri dan menghancurkan semua yang diatas meja. “KAMU HARUS BERTANGGUNG JAWAB APA YANG TERJADI!” teriak meysha menunjuk foto tersebut.
Setelah itu gadis ini mundur sehingga punggung nya bertemu dinding “aaaaaaaaaa” ia berteriak sekuat kuatnya menahan rasa sakit dihatinya. Perlahan lahan meysha merosot kan tubuhnya kebawah. Air matanya makin deras mengalir. Bercampur keringat. Hatinya terlalu sakit untuk menerima kenyataan se perih itu.
satu jam kemudian Razu pulang dan membuka pintu. Pria ini masuk dan betapa terkejutnya saat melihat apartemen berantakan dan beling kaca pada berserakan dimana mana.
"Meysha?!" panggil Razu mencari sosok gadis ini didalam apartemen tersebut.
"Anindya meysha" soraknya. "Apakah kamu sudah pulang?"tanya Razu kembali.
Razu pun lebih masuk kedalam sambil berjaga jaga karena ia takut siapa jadi itu adalah maling yang merampok rumahnya. Saat tiba didalam tiba tiba Razu terkejut melihat meysha yang sudah terkapar dilantai.
“anindya?,kamu kenapa?” razu menghampiri gadis ini. “ada yang menyakitimu?.” Tanya razu menyibakkan rambut gadis ini agar Nampak apa yang terjadi dengan nya.
"Aku putus!!" ujarnya dalam terisak. "Dia tidak mau menerima ku,kalau aku sudah menjadi istri orang." rengek nya menangis lagi.
"Bangun lah..." ujar Razu menarik tubuh gadis ini dan mendudukkannya di sofa.
"Aku harus bagaimana?. aku hanya mencintai nya." rengek Meysha. " Bang Razu!. kembali kan keperawan ku kembali." minta meysha Benar-benar tak sadar akan dirinya lagi. "Dia akan mau dengan ku bila ada sesuatu yang bisa kuberikan. sesuatu itu adalah keperawanan ku sebagai istrinya kelak."
"Hentikan meysha... Kamu adalah istri ku. mulai sekarang lupakan dia " perintah Razu.
"Kebalikan keperawanan ku!!" pekik bisa.
"Bagaimana caranya!!!!!.. Aku tidak bisa melakukan itu." bentak Razu seketika.
"why???".
"Kaki mu berdarah. Aku akan mengobatinya. sebentar ya." Razu pun langsung pergi mengambil kotak obat. kemudian ia berjongkok didepan meysha dan mulai membersihkan luka di kaki meysha akibat beling kaca tersebut.
"Aku Tidak mau melihat mu!!" ketus meysha. Akhirnya ia tertidur dengan sendirinya.
__ADS_1
"Maafkan aku meysha." tutur Razu penuh penyesalan melihat istrinya ini.
Bersambung:)