DIAM-DIAM MENIKAH

DIAM-DIAM MENIKAH
Mencari solusi


__ADS_3

...****************...


Razu dan meysha, setelah selesai bersih-bersih dan serapan mereka pun duduk di ruang tengah. mereka saling berhadapan bertujuan ingin mendiskusikan masalah yang telah terjadi semalam dan di hari-hari yang lalunya.


"Bang razu, Katakan semua yang bang razu pendam. Apa saja?." pinta meysha. Razu melihat mata gadis ini.


"Aku tidak memendam apapun Mey." jawab razu sendu.


"mmmm, Apa yang tidak bang razu suka dari ku?" tanya meysha kembali.


Razu terdiam, pria ini memikirkan apa yang tidak ia suka dari gadis ini. Rasanya tidak ada, hampir semuanya pria ini sangat suka dari gadis ini.


"Katakan saja, Contohnya kalau aku tidak suka bang razu mengekang ku, cemburuan dan melakukan kekerasan kepada ku" ujar meysha membuat mata pria ini bergerak.


"Percayalah, Aku seperti itu karena aku hanya takut ditinggalkan. sayang" ujar razu langsung meraih tangan meysha.


"Tapi nggak gitu caranya bang razu. Aku tau bang razu mencintai ku, Tapi hidup ku bukan hanya untuk bang razu. aku juga punya dunia dan punya kebebasan sendiri ku bang." jawab meysha pelan agar suaminya tau.


"Lalu apa gunanya kita membicarakan ini" semprot razu sudah mulai sinis kembali.


Meysha pun menghela nafas dalam. "Oke, Sabar ya. Kita cari solusinya yang lain, ya bang." pinta meysha menyentuh pipi razu. Karena meysha melihat razu sudah mulai nggak mood, meysha pun menelan ludahnya beberapa kali. "Bang razu, Dengar aku bukan?" tanya meysha lagi.


"Aku tidak akan melakukan itu lagi, tapi aku tidak janji." sahut razu beranjak dari duduknya lalu pergi kekamar.


Meysha pun menghela nafas dalam dalam kemudian membuangnya dengan pelan pelan. Kita gadis ini berusaha menenangkan dirinya, tidak lama razu pun keluar dari kamar dengan membawa kunci motor. Sehingga meysha langsung berdiri dan menghampiri razu seketika.


"Bang razu, mau kemana?" tanya gadis ini lembut.


"Aku mau ke club'" sahutnya.


"Ini pagi loh, masih jam 10. Ngapain ke club sepagi ini?"tanya meysha berusaha untuk mengendalikan suaminya ini.


"Aku ada urusan yang harus ku selesaikan."


"Urusan kita lebih penting dari pada urusan yang lain,sayang." Membujuk razu.


"Apanya?, kamu tidak suka dikekang tidak suka dicemburui. sedangkan aku?.. Aku memiliki kedua sifat itu karena aku cinta dengan kamu. Aku mengekang kamu karena kamu dekat dengan dia dan aku cemburuan karena dia mantan mu." jelas razu menahan air matanya oleh karena itu suara nya terdengar pelan namun menekan.

__ADS_1


"Mantan ya mantan, nggak ada mantan jadi teman!. Kalau mantan jadi teman itu bukan dewasa tapi itu adalah masalah!" ketus razu.


"Kamu tidak suka aku dekat dengan Alfano?" tanya meysha menaikan alisnya. Setidaknya sekarang ia tau bahwa suaminya kasar ini diakibatkan oleh orang tersebut. solusinya satu satunya adalah tidak berdekatan dengan pria tersebut.


Tapi bagaimana caranya?, Tidak mungkin ia melarang Alfano untuk dekat dengannya. karena Alfano ketika bicara dengan nya pun nggak macem macem dia bicara baik baik saja. Apa yang bisa ia lakukan untuk membuat Alfano menjauhkan nya.


"iya, aku tidak menyukai nya. sedikit pun tidak suka" tegas Alfano.


"oke, Aku akan cari solusinya." sahut meysha berkaca kaca. "Kita duduk lagi, masalah kita berdua ini harus selesai dulu. Baru kamu boleh pergi.ya" pinta meysha.


"Masalahnya, Ada dikamu. Kalau kamu menurut dengan apa yang ku bilang. Maka masalah kita selesai." ujar razu kemudian melepaskan tangan meysha dan pergi.


"Apakah aku harus jadi hewan peliharaan mu?" tanya meysha seketika membuat langkah razu langsung terhenti.


"..." pria ini berbalik badan melihat meysha yang kita sudah mengeluarkan air matanya.


"Bang razu, sepenting apakah pekerjaan mu itu dari masalah kita." ucap meysha benar benar menahan dirinya untuk tidak mengamuk.


Razu melihat mata layu tak bersemangat gadis tersebut. Bukan datang untuk menghampiri namun pria ini malah melanjutkan langkahnya pergi dari sana meninggalkannya meysha yang benar-benar frustasi dengan masalahnya.


....


"Gue kira Lo pensiun karena punya istri" ujar danto.


"Bella mana?"tanya razu.


"Untuk apa Lo nyari dia?." tanya anton.


"nanya doang. Kan dia hanya dia cewek digeng motor ini." sahut razu.


"Bella ada urusan, dia juga jarang ngumpul semenjak kalian putus." sahut Anton.


"Oooo, Bagus lah." sahut razu.


"Lo sendiri ke beskem ngapain?." tanya danto.


"Busan aja di apartemen terus terusan." kekeh razu ketawa. "Sekali kali menghirup udara jalankan mantap juga."

__ADS_1


"haha, gue kira. Lo bakalan benar benar jadi hello Kitty si meysha anak konglomerat itu" ujar Anton.


"meysha?" Razu aja awal kenal meysha tidak memanggil meysha begitu. "kayaknya Lo akrab dengan meysha." tebak razu.


"haha. meysha, eh jangan dibilang lagi. Kita akrab banget lah. Mantan adek gue itu" sahut Anton. "tapi sayang adek gue ternyata jaga in jodoh Lo. buktinya sekarang sama Lo" ujarnya.


Ternyata meski meysha tergila gila dengan bocah tengil itu. ternyata dia juga punya pacar selain dari bocah itu... gue kira dia polos.


"haha" razupun terkekeh.


"Zuu, Lo aman kan?" tanya danto yang paham Dengan sahabat nya itu. "Nggak usah terlalu dipercaya omongan Anton." bisik nya.


"Iya,paham gue." jawab razu menepuk bahu danto. "Kalau gitu yok gas." ujarnya melihat semua timnya.


Razu kehidupkan motor nya kemudian ngegas gas lalu disambung dengan yang lainnya. Dengan serentak mereka memakai helm dan lalu mulai jalan dengan razu danto dan Anton didepan. Lalu ada kisaran 10 motor dibelakang. Dari sepuluh motor itu ada yang berdua sebagian.


"Kita mau kemana ini?" sorak Anton.


"Kelilingi kota ini" jawab danto.


"yes, mari kita balap." susul razu.


Razu terus melaju motornya tanpa mengalahkan kecepatan danto dan anton. Begitu juga danto berusaha mendapatkan tempat nomor satu, namun razu tak membiarkan hal tersebut terjadi. Ketika razu sudah jauh dari mereka danto memperingati razu agar hati hati, karena sepertinya pria ini balap bukanlah untuk kesenangan melainkan untuk bunuh diri.


“razu hati hati.” Ucapnya tentu didengar oleh semua nya melewati benda canggih yang mereka punya itu.


Mobil hitam berusaha memotong razu dan razu pun berusaha menghadang jalan mobil tersebut dengan kegilaannya. Namun mobil ini sepertinya tidak ingin mengalah sehingga mobil tersebut membanting stir membuat razu kehilangan kedali dan akhirnya jatuh dari motor dengan terpental sangat jauh kepinggir jalan dari motornya sedangkan mobil itu melarikan diri setelah menyebabkan kecelakaan itu.


“razu!!!” teriak semuanya seketika ngerem mendadak.


Seketika danto langsung berlari kearah razu. pria ini menopang kepala temannya yang ternyata tidak lagi sadarkan diri. Ketika danto membukak helm razu seketika langsung terlihat darah segar yang mangalir pada kepalanya.


“razu bangun, lo apa apaan sih kek gini. jangan bercanda lah” ketus danto memarahi razu. padahal sudah tahu bahwa pria itu tidak akan menjawab karena temannya tersebut sudah tidak sadarkan diri.


“tolong panggilan ambulan” teriak anton membuat anggota yang lain kocar kacir.


Sedangkan berusaha anton berusaha memberikan pertolongan pertama, karena ia adalah mahasiswa kedokteran yang sedikit tahu. Pria ini mengecek pernapasan dan denyut nadi korban. Kemudian ia menyobel kaos yang ia kenakan dibalik jaketnya tersebut kemudian menghentikan pendarahan yang terus keluar dari kepalanya.

__ADS_1



Bersambung:)


__ADS_2