DIAM-DIAM MENIKAH

DIAM-DIAM MENIKAH
Razu Datang ke rumah meysha


__ADS_3

...****************...


Jam Sepuluh pagi, keluarga dino kedatangan tamu. Kedatangan menantu dan besannya yang datang dengan berbagai bingkisan.


Dikamar tuan putri meysha dilayani oleh tiga pelayan, dimana ketiganya bekerja ditempatnya masing masing. Satu menyisir rambut meysha, yang kedua mengikat tali baju meysha berbentuk pita dan satu lagi merias wajah meysha.


Diluar kamar Meysha, carissa tampak menaiki anak tangga kearah kamar Meysha untuk memanggil gadis cantiknya. Carissa membuka pintu Sehingga semua mata tertuju padanya dan pelayan pun langsung menunduk menyapa Carissa yang menghampiri Putri nya ini.


"Waw .. kamu benar-benar cantik banget sayang." ujar sang mama takjub melihat anak gadisnya dari pantulan cermin tersebut.


"Maa.. aku benar benar tidak mau tinggal dengannya. Aku punya cinta ku ma." rengek Meysha mengerucut kan bibirnya.


Pria itu adalah pria yang sangat ia cintai bahkan dia rela melakukan apa saja untuk sosok pria tersebut.


"Apakah dia pacar mu?"tanya mama.


"Bukan, tapi aku sangat mencintainya ma."


"Kalau bukan, lupakan dia." tegas mamanya. meysha berdecak kesal mendengar ucapan sang mama.


Semua orang mengatakan dengan mudah bahkan sangat mudah. lupakan dia lupakan dia. Mereka tidak tau bagaimana susahnya melakukan itu.


"Pokoknya aku nggak mau" Ketus meysha berdiri. "Aku sangat mencintai alfano mah."


"Meysha, cinta itu tidak harus memiliki meysha. Siapa sih yang tidak memiliki cinta sejati. Semua orang itu punya. namun Karena tidak jodoh akhirnya bagaimana pun jalannya ya harus merelakan. sayang " nasehat mamanya.


"Bisa aja Alfano itu adalah jodoh Meysha mah..Kalau tidak, tidak mungkin aku memiliki kesamaan dengannya secara bertubi-tubi begitu ma.. maa please. aku tidak mau meneruskan pernikahan itu bersama Razu ma." rengek Meysha menangis.


"Banyak kesamaan bukan berarti itu jodoh. Sekarang kamu adalah jodohnya Razu, karena Razu lah suamimu. kamu harus tau itu meysha. jangan egois dan keras begini, meysha."


"Tapi....


"Ayo turun meysha. Keluarga suami mu sudah dibawah." pinta sang ibunda meraih tangan meysha dan ditariknya keluar dari rumah.


"Dia bukan suamiku mah.. Kita menikah itu hanya karena skandal yang orang kampung itu bikin" cerewet meysha menarik tangannya dari pegangan sang ibunda.


"Bagaimana pun kau mengatakan nya. tapi tetap saja Razu itu suami kamu sekarang,meysha." ujar sang mama kembali meraih tangan meysha dan menariknya secara paksa.


Akhirnya meysha terpaksa keluar dari kamarnya untuk menemui semua orang disana. Carissa tampak elegan didepan alira. Wanita ini sangat berwibawa dalam situasi seperti ini, meski alira terlihat sangat membencinya tapi tetap saja Carissa menunjukkan rasa hormatnya.


Sedangkan Razu terpesona melihat gadis ini yang sangat cantik sekali dengan balutan dress putih tersebut ditambah lagi dengan riasan sederhana nya.


"Wahh.. adik kakak.. kamu benar benar sangat cantik dengan dress itu." puji Baim melihat adiknya Dengan senyum merekahnya.


Carissa berbisik kepada putrinya untuk menyuruh nya menyapa dan tersenyum, namun meysha tak mengikuti nya. Ia segera duduk disamping kakak iparnya dan enggan untuk menyapa kedua mertuanya.


"Apakah putri anda tidak diajarkan sopan santun?" semprot alira.


"maa" Suami alira pun menegur alira untuk tidak banyak bicara dirumah besan dadakannya itu.


Carissa dan meysha menghela nafas kasar secara serentak saat alira mengatakan kalimat menyakitinya itu. Dino pun langsung mendekat pada istrinya tersebut.

__ADS_1


Meysha menatap tajam pada razu. "Bang Razu, bukankah kita sudah berdiskusi tentang hubungan ini, lalu kenapa bang Razu memperpanjang masalah kita." tutur meysha dengan wajah kesalnya.


"Saya tidak memperpanjang masalah, saya hanya tidak ingin menikah untuk kedua kalinya. itu saja." jawab Razu dengan santai dan lembut.


"Pembohong." rungut meysha


Seketika alira kembali menatap Meysha dengan tajam. "kamu... kamu berani mengatakan anak saya pembohong?. apakah kau tidak diajarkan oleh mama hebat kau itu?" ketus alira.


"Tante, Mohon maaf sebelumnya. tapi kalian lah yang membuat saya tidak bisa sopan kepada kalian. Jadi jangan bawa mama saya." ketus meysha.


"meysha!" tekan papanya untuk mengubah caranya bicara kepada orang yang lebih tua. Seketika meysha diam tak berkutik.


Razu tersenyum kecil lalu menggeleng "Razu mama dan papa datang kesini karena. Razu hanya meminta Anindya mempertimbangkan hubungan Razu, tante dan om. Razu serius dengan Anindya Meysha, Om dan tante." Jelas Razu dengan berwibawa.


"CK.. serius?, Lalu bagaimana dengan pacar bang Razu?. Apakah bang Razu akan memutuskan dia atau mempertahankan aku dan kekasih bang Razu. kalau gitu enak sama bang Razu pahit dengan aku dong." Celetuk meysha mengangkat kakinya.


"Meysha Tolong duduk dengan sopan." bisik kakak iparnya. Meysha pun segera menurunkan kakinya kembali.


"Sudah mama katakan bukan, Tidak ada gunanya bicara dengan anak preman pasar kek dia. mengakhiri hubungan itu lebih dari baik." tutur alira membuat meysha mengepalkan tangan.


"Tante, Saya tidak tahu apa masalah Tante dengan mama saya. tapi saya mohon kepada Tante jangan pernah kaitan sifat buruk saya dengan ajaran mama saya. Mama saya mengajar saya baik kok." ketus meysha mengeraskan suara nya. "Tante aja yang tidak bisa mengajarkan anak Tante dengan benar sehingga dia harus se egois itu."


"Baik dari mana?. Apakah ajaran tidak sopan santun itu adalah baik?" tanya alira menaikan alisnya.


"OOO..


"Meysha..


".... Berarti Tante seperti nya juga tidak diajarkan sopan santun dan bersifat lembut oleh orang tua Tante ya.. sehingga mulut Tante itu kotor banget kayak nggak disekolahkan saja." hina meysha membuat suasana menjadi tegang dan panas saat itu.


"MEYSHA!!!" Bentak Baim kakak tertua meysha yang selama ini lebih banyak menghabiskan waktu dengan meysha.


"Wah... Razu! liat lah apa yang ingin kamu pertahankan dari wanita tak punya sopan santun ini. Dia menghina ibu mu" ketus alira benar benar sangat kesal sekali.


"Mah, Tolong tenang dulu." bisik sang suami agar alira tenang. kemudian Anton melihat Dino dan berbicara. "Maafkan istri saya. kedatangan kami menjadi membuat tuan rumah ini tidak nyaman." tutur Anton memohon maaf.


"Mohon maaf juga. atas kelancangan putri kami. Kami akan mengabarkan keputusan kami tentang hubungan ini. Jadi bersabar ya tuan Anton".


"Saya sangat berharap keputusan itu tidak membuat sebuah hubungan yang putus." tutur Anton sambil memberikan senyuman.


"MMM.. kalau begitu bisakah saya bertanya kepada anaknya terlebih dahulu?"tanya Dino dengan sopan.


"Ya,silahkan saja." tutur Anton menyerahkan semuanya.


"Terimakasih..." Dino pun sedikit mengubah duduknya menghadap Razu. "Setelah apa yang nak Razu lihat tadi. Apakah nak Razu tetap akan mempertahankan pernikahan dadakan ini?"tanya Dino.


"Saya masih berharap,Om" jawab Razu dengan tulus. "Saya ingin mengasuhnya" niat mulia razu.


"Kalau om boleh tau, Kenapa Razu ingin mempertahankan pernikahan ini.. Tidak.. apakah Razu mencintai putri om?"tanya Dino lagi.


Razu diam sejenak. "Untuk saat ini Tidak" jawab Razu dengan jujur. "Tapi Razu akan berusaha menjaga dan mencintainya di waktu yang akan datang." tutur Razu.

__ADS_1


"Bagaimana mungkin kau ingin serumah dengan wanita yang tidak kau cintai?. apakah kau gila!!


"Meysha, Diam!." ketus baim.


"Lalu jika tidak cinta kenapa kamu ingin mempertahankan hubungan ini?, Apakah kamu tidak merasa itu akan jadi masalah besar.? Apakah tidak terbayang itu akan melelahkan mu.?" tutur Dino.


Pria ini sedikit mengingat betapa susahnya dulu ia menghadapi istri nya. Bahkan ia hampir menyerah beberapa kali. Jika Razu mempertahankan pernikahan ini maka tidak akan ada beda jauh cerita lama akan terulang kepada menantunya.


Putri satu satunya diposisi sang istri tercinta dan menantunya akan seperti dirinya. Dino menatap Razu dengan keyakinan. "Kamu yakin akan sanggup menghadapi semuanya?"tanya Dino lagi.


"Apapun yang terjadi aku tidak akan menyakiti putri om dan tante. aku berjanji tidak akan melukai putri om dan tante. Aku tidak akan melakukan apapun sebelum saya benar benar mencintai nya." tutur Razu berjanji sepenuh hatinya. "Saya hanya ingin bersama nya." pinta razu seperti nya telah terobsesi dengan gadis mungil ini.


"Baik lah, Aku percayakan putri ku padamu" tutur Dino. "Tapi kalau kamu benar-benar tak sanggup menjalani nya Tolong pulangkan putri kami baik baik kerumah ini lagi. Kamu harus berjanji" Ujar Dino berharap dan memohon sekali.


"Aku berjanji"


"Apakah tidak ada yang bertanya kepada ku?" tanya meysha. "Aku udah katakan aku tidak ingin melanjutkan pernikahan dadakan ini. Bagaimana kita yang musuhan tiba tiba saja harus seatap?. apakah semudah itu hah?" cerepet meysha tak terima sama sekali.


"Percaya lah denganku,pria ini hanya akan mempermainkan aku. Mama papa tau, dia lah orang yang sering aku ceritakan. Dia adalah pria gila dan suka sukanya aja ma pah kak. Dia adalah orang yang paling kejam di kampus." Ujar meysha berusaha memberi tahu kedua orangtuanya tentang razu.


"Meysha, Dia suamimu. dia akan menjaga mu. Dia sudah berjanji sama kita. kamu akan baik baik saja" ujar Baim.


"Saya tau saya memang kejam, saya kejam karena peran saya dikampus memang begitu om Tante. Tapia aslinya saya nggak kayak gitu kok. Om Tante." sahut razu melihat kedua orangtua meysha.


"Aku janji akan menjagamu dengan baik meysha. ayo berilah kesempatan untuk hubungan kita" pinta razu kini melipat meysha.


"Mah pah, jika kalian menyerahkan aku kepadanya. Lebih baik aku mati saja."


Meysha menangis ketakutan. Razu pun menghela nafas singkat. "Saya akan memberikan Waktu untuk meysha, Om dan Tante." ucap Razu.


"Apapun keputusan nya saya akan menerima nya. Bagaimana pun saya juga tidak bisa memaksakan kehendak saya secara sepihak. Saya tidak ingin dikatakan egois lagi" ujar razu ramah banget. Pria ini benar benar menantu idaman para Mak mak banget apalagi kalau PNS kan ha. waw. mantap banget pasti.


"Kamu bukan hanya egois,kamu itu jahat. senior paling kejam di angkatan 4 suka berwewenang sendiri. memaksa kan kehendak dan stress. sampai kapanpun aku tidak akan mengubah keputusan ku. aku tidak ingin tinggal bersama mu!" teriak meysha.


Setelah itu meysha pergi kekamar nya. dikamar ia merajuk sendiri. gadis ini menangis merasa tidak adil. "ini sangat menyakitkan. Ini benar benar sangat menyakitkan. Bagaimana dengan alfano. aku hanya cinta dengan alfano dan aku hanya ingin menikah dengan alfano suatu saat nanti".


"Tapi gara gara kehadiran pria itu menghancurkan impian ku. Razu kau membuat hidupku hancur.!!" teriak meysha meremas bantal empuk nya.


Tak lama pintu terbuka, meysha melihat siapa yang datang ternyata itu adalah sang papa yang masuk. Dino menghampiri Putri nya dengan tatapan marah.


"Apakah begitu cara mu menyambut tamu?. apakah kau tidak memiliki etika sama sekali?" tutur Dino.


"Pah... jangan marahi meysha. biar mama yang bicara dengan meysha. Mama aja ya pa" ujar Carissa membujuk sang suami.


"Meysha., Kamu tidak boleh pulang kalau tidak membawa Razu dan meminta maaf dihadapan kami semua kepada Razu!" peringatan dari papanya.


"Pah...


"Ajarkan dia dengan benar." Dino pun pergi dari situ.


"Maaaaa. Bagaimana ini?. aku benar-benar nggak ingin tinggal bersam dia. mah" rengek meysha memeluk sang ibunda.

__ADS_1


Bersambung:)


__ADS_2