DIAM-DIAM MENIKAH

DIAM-DIAM MENIKAH
Bermain jet air terbang


__ADS_3

...****************...


Meysha bangun dari tempat tidurnya. Ia langsung keluar kamar kemudian melihat razu tengah menyiapkan serapan paginya. Meysha mendekat. Manik keduanya saling bertatapan. Reflex meysha langsung berpaling karena gugup. Sedangkan razu malah tersenyum tipis.


“bg razu, nggak kekampus?” Tanya meysha sambil mengusap rambutnya setelah bangun tidur. Untuk menghilangkan rasa gugupnya.


“nggak” jawab razu singkat.


“kok nggak kekampus?” Tanya meysha mengerutkan keningnya.


“kamu belum mandi?. Mandi sana bau” ucap pria ini mengalihkan topik sambil tersenyum tipis dengan sengaja meledek gadis ini.


“sepertinya ini” gadis ini hendak menjangkau namun tangannya langsung ditepis oleh razu membuat gadis merintih dan menatap razu dengan kejam.


“ah. Bg razu kau keterlaluan!” teriak meysha.


“mandi sendiri atau aku mandikan?” goda razu dengan mata nakalnya.


“ Apa apaan sih. Ngeselin banget jadi orang” celetuk meysha mengomel menatap manik pria ini dengan tatapan membunuhnya.


“mandi sona”


“iya, paranoid.” Ketus meysha akhirnya meninggalkan tempat tersebut. razu yang melihat punggung gadis kecil itu terkekeh. Ia tak menyangka bisa ketemu gadis yang sangat galak darinya.


Selesai mandi meysha keluar dari kamar dengan membawa pengering rambutnya. Ia menghampiri razu dan memberikan benda yang ia pegang tersebut kepada razu. “uwuh anak manja.” Razu mengelus puncak kepala meysha. Gadis ini begitu terlihat imut ketika mode manjanya.


“apa hari ini kamu ada jadwal kampus?” Tanya razu.


“nggak” sahut meysha menjawab seperti raju lakukan.


“mau bermain dengan ku?” Tanya razu.


“nggak mau.”


“kenapa?”


“karena permainan bang razu. permainan orang dewasa. Sedangkan aku masih kecik.” Ujarnya mengerucutkan bibirnya. Ia terakhir kali razu mengajaknya bermain di klub.


“apa kamu takut?”


“tentu aku takut, gadis mana yang tidak takut bermain denganmu.” Ketus meysha. Siapa yang tidak takut dengan permainan pria tampan ini. permainan nya mengajak menjadi ibu muda. “argh aku belum siap menjadi seorang ibu.” Ujarnya mengelinjang sendiri.


“haha, hari itu aku hanya bercanda. Mana mungkin aku melakukan itu. aku pun belum siap menjadi seorang ayah.” Ucap razu sambil merapikan rambut istri kecilnya ini.


Meysha mendongakan wajahnya melihat wajah razu yang berdiri juga melihat dirinya. 1 detik 2 detik 3 detik. Satu kecupan penuh hasrat mendarat begitu mulus dibibir mungilnya meysha membuat meysha langsung membelalakan matanya terkejut. Gadis ini sontak lansung berdiri. Razu pun mengerutkan keningnya.


“ada apa?” Tanya razu tanpa bersalah tersebut.


“astaga!. Apakah yang bang razu lakukan itu benar benar gila!” pekik meysha marah besar. Meysha menyentuh bibirnya. “pasti sangat mengejutkannya.” Ketus meysha.


“siapa yang terkejut?”

__ADS_1


“sipaling seksi ku lah. Siapa lagi.” Meysha pun duduk dimeja makan dan mengambil serapan paginya sendiri. Razu menjadi terkekeh sendiri.


“setelah sarapan, gimana kalau kita jalan jalan.” Razu pun membujuk meysha karena ia tau juniornya merajuk karena kecupan kecil tersebut. “ jangan marah ya, sayang.” Bujuk razu memasang wajah lucunya membuat meysha sedikit terkekeh melihat wajah lucu tersebut.


“ seorang razu aulia nugraha membuat seorang gadis tertawa?. Yang benar saja.” Ledek meysha.


“jangan meledek ku. Ini adalah pertama kalinya aku melakukan ini.” ujarnya melihat mata cantik gadis ini yang begitu ceria. Bahkan dirinya tak menyangka dibalik kekejamannya ia memilki sifat manja dan sangat bucin kepada seorang wanita yang baru ia temui satu setengah tahun lalu. Bukan, tapi tepatnya 2 bulan yang lalu.


Razu pun tidak tahu bahwa gadis ini ada, kalau bukan berkat pengabdian lingkungan kl 2 bulan yang lalu tersebut mungkin dia tidak tahu ada junior penakut namun galak ini ditahun angkatan dua ini. intinya dia baru mengenal gadis ini, namun keberadaan gadis ini sudah lama.


“mangkanya jangan galak!” ledek meysha. “karena galaknya bang razu, sampai sampai kami tak bisa bernafas membayangkan kalau ketemu dirimu.”


“apakah aku semenakutkan itu?” Tanya razu dengan serius.


“iya. Bahkan sangat sangat menakutkan.” Tawa meysha.


“Apakah aku pernah memarahimu atau apa begitu?” Tanya razu.


“ada. Bahkan kamu menyuruhku merangkak dilumpur. Waktu itu aku sangat membencimu!. Pokoknya banget.” Celoteh meysha. Kemudian meysha menghela napas lega. “tapi, setelah aku tahu siapa bg razu. jadinya aku tidak merasa takut lagi.”


“mmm, jadi ini alasanmu selalu melawan ku sekarang ha?” razu merubah mimit wajahnya dengan sangat serius. “ Aku akan kembali menjadi razu yang kejam agar kamu menurut dengan ku awas saja.” Tegas razu.


“aku tidak takut.” Tawa meysha. Razu pun ikut tertawa melihat gadis ini tertawa. “kenapa kamu ikut tertawa?” Tanya meysha langsung serius.


“aku senang melihatmu, tertawa begini.” Sahut razu penuh makna menatap meysha membuat meysha menjadi terdiam kemudian berpaling salah tingkah.


Setelah makan mereka pun keluar seperti yang di inginkan razu. Razu mengajaknya untuk bermain jet air terbang. Tapi meysha menolak sebab ia belum pernah mencobanya dan itu kelihatan sangat menakutkan.


Razu pun menghampiri gadis cantik ini. “ayolah sayang. Coba” tutur razu mengacungkan tangan.


“nggak mau” sahut meysha menggeleng.


“razu!” sapa seorang cewek makai bikini. Gadis ini tampak begitu genit sekali. “boleh kamu bawa aku naik?” pinta gadis tersebut.


“eh syhena…mmm..bo


“aku lebih dulu.” Ketus meysha segera berdiri. Membuat gadis bernama syhena itu menjadi cemberut dan seketika tatapannya langsung sinis kepada meysha.


“tapi..


“ayo.” Pinta meysha merengek mengalahkan kemanjaan syhena kepada razu.


“sorry syhena. Aku tidak bisa mengajakmu.” Ujar razu.


“kenapa harus meminta maaf padanya.” Ketus meysha mengerucutkan bibirnya.


“kau ini siapa sih?” Tanya syhena.


“aku.. istrinya mau apa kau?” tantang razu.


“hah istrinya?, yang benar saja?” syhena merasa tak percaya dengan wanita ini. “razu apakah itu benar?” Tanya syhena kepada razu. razu pun mengangguk dan tersenyum. Karena kesal syhena pun pergi dari sana.

__ADS_1


Setelah syhena pergi razu melihat meysha. Mata gadis ini masih menatap gadis yang makai bikini itu sampai menghilang dari kerumunan pengunjung. Razu pun terkekeh.


“apa tadi itu?” Tanya razu merendahkan jet airnya agar selaras dengan meysha.


“apa?” ketus meysha kesal.


“apakah tadi itu kamu cemburu?” ledek razu.


“siapa juga yang cemburu.”


“benar?”


“benarlah.” Sahut meysha melipat tangannya didada.


“iya iya deh. Ayo naik katanya mau naik bersama ku.” Ajak razu mengacungkan tanganya kepada meysha.


Meysha pun menelan ludahnya kemudian melihat yang lain tampak bersenang senang terbang bahkan tenggelam didalam air sekalian. Kelihatannya asik main jetpack air tebang ini. tapi gadis ini takut jatuh.


“professional nggak nih?” Tanya meysha meragukan razu. razu pun tertawa singkat. Tentu ia merasa diremehkan karena pertanyaan tersebut.


“sayang, dengar aku. Aku naik ini bukan sekali atau dua kali. Tapi berkali kali. Aku juga mengajarkan banyak orang disini.” Jelas razu. matanya tidak terlihat sedang berbohong.


“ulurkan tanganmu” pinta razu. sambil menjangkau tangan meysha. Namun meysha menarik tangannya dan mundur. “ayolah, sayang. Sebelum perempuan lain yang naik bersama ku.” ucap razu.


Meysha pun menelan ludahnya. Kemudian dengan ragu ia mendekatkan diri kepada razu. razu memegang kedua tangan meysha dan memapahnya naik. Setelah naik meysha berteriak ketakutan. Sehingga ia memeluk razu begitu erat tanpa longgar sedikitpun.


“santai. sayang” ujar pria ini membawa gadis ini makin tinggi terbang dengan alat canggih tersebut. mereka berputar putar disana dengan berbagai gaya.


“itu bukannya meysha?” tunjuk dian yang ternyata ikut bermain disana. Gadis ini mendekatkan jet air terbang itu kepada Sonia. “son.. itu bukannya meysha dan bang razu?” Tanya dian membuat Sonia melihat keduanya yang bakalan turun.


“mm itu benar.” Sahut Sonia. “sejak kapan meysha mau naik. Bukankah dia takut dengan permainan ini?” tambah Sonia.


Dari atas sana mereka melihat keduanya. Layaknya mereka bukanlah saudara namun lebih dari orang yang memilki hubungan khusus. Contohnya seperti orang pacaran paling singkatnya.


“lo yakin nggak sih mereka sepupu an?” Tanya dian.


“gue nggak yakin sih, kan orangtuanya sama sama anak tunggal.” Tutur Sonia ikut turun dari sana.


Sedangkan meysha dan razu pergi dari sana.


“arghh basah semua pakaianku.” Ketus meysha.


“ sorry sayang.”


Meysha pun meghentikan langkahnya kemudian berbalik melihat razu dengan tajam. “sayang sayang. Namaku meysha bukan sayang.” Ketusnya.


“bang razu memanggilnya sayang?. Yang benar saja.” Tiba tiba febi ada disitu melihat kedua orang itu. Awalnya febi hendak menyapa keduanya namun setelah mendengar percakapan mereka membuat febi berhenti. “apa benar meysha dan razu awalnya selingkuh?” Tanya febi. “apakah mereka hanya bohong tentang saudara?.” Berbagai pertanyaan membuat febi benar benar pusing memikirkannya.


“ Apalah arti nama. Aku lebih suka memanggilmu sayangku. Sweety” tutur razu menarik kedua pipi gadis ini dengan gemas.


“aaa. Lepaskan aku. Gila!” pekiknya. “ bg razu, hampir saja membuat ku serangan jantung karena naik itu. jadi jangan membuat ku kesal lagi oke!” tegas meysha.

__ADS_1


Bersambung;)


__ADS_2