
...****************...
Setelah di antar oleh teman temannya Meysha melangkah kelift baru hendak menekan tiba tiba wartawan menyerbunya yang ternyata mereka sudah lama mengintai meysha yang tak kunjung muncul.
“Anda adalah putri dino grub bukan?” tutur salah satu dari mereka membuat meysha sangat terkejut.
“kami sudah sangat lama menunggu ingin bertemu dengan anda.” Jujur dari mereka.
Meyshapun tak punya pilihan karena sudah dikepung oleh semua wartawan. Meysha menghela nafas berat. “saya tidak punya jawaban yang ingin kalian semua tanyakan. Jadi sebaiknya pergilah.” pinta meysha.
“kenapa anda menikah dengan putra anton grub, bukan kah keluarga kalian saling bersaing?” tanya wartawan tersebut tetap mengotot.
Meysha terdiam sesaat. Dirinya tidak tahu harus jawab apa. “maaf saya tidak punya jawaban atas itu” sahut meysha.
“apakah kalian saling mencintai?”
Pertanyaan itu membuat meysha menghela nafas kasar memuat para wartawan makin yakin bahwa ekspresi wajahnya menandakan tidak adanya saling cinta. “katakan sesuatu nona meysha?” desak mereka.
“apa penyebab kalian menikah?, kenapa kalian menikah secera diam diam?.”
“apakah benar anda sedang hamil?”
“hamil?” meysha tersintak dengan kata kata tersebut.
“ada rumor yang mengatakan, bahwa anda menikah dengan razu aulia nugraha karena anda sedang hamil.” Desak reporter.
“apa benar anda menikah karena hamil?”
“katakan sesuatu, nona meysha?”
“pertanyaan kalian terlalu mengambang. Saya menikah dengan razu sudah 2 bulan dan kami menikah karena…” meysha tak melanjutkan kata yang ingin ia ucapkan melaikan mengganti katanya. “…kami menikah bukan karena saya hamil atau apapun.” Jawab meysha.
“kami mendapatkan kabar bahwa anda menikah karena tertangkap basah disebuah desa sedang melakukan hubungan terlarang.” Salah satu reporter yang datang entah dari mana. bagaimana gadis itu tau tentang apa yang terjadi dengan dirinnya dan razu.
“apakah itu benar?”
“apakah itu benar?”
“benakah?, putri dino grub. Melakukan hal seburuk itu?”
Mereka semua makin heboh. Meysha pun tampak kewalahan.
Sedangkan perempuan itu ikut bergabung. “kami mendapati sebuah bukti dari desa tempat anda menikah. Orang orang itu mengatakan bila kalian berdua telah melakukan hal tak senonoh dikampungnya.”
“jaga mulut kalian,aku akan menuntut kalian semua!” ketu meysha emosi.
“melihat cara mu emosi, sepertinya berita itu benar.” Tutur gadis itu.
__ADS_1
“siapa lo?, tau dari mana lo tentang berita palsu itu?. siapa yang menyuruh lo menyelidiki kasus itu?. oooo apakah nenek lampir itu” ketus meysha.
Meysha berhasil menekan lift,seketika gadis ini masuk dan mereka tak berani mengejar karena gadis itu tampak kehilangan arah,sedangkan wanita yang menyamar menjadi repoter itu tersenyum tipis. Setelah membuat kekacauan tersebut dia pergi begitu saja.
Meysha tiba dilantai apartementnya, disitu ia berjalan seperti orang kehilangan arah dan seperti orang ketakutan. Bukan hanya seperti tapi ia benar benar ketakutan. Tiba diapartmen meysha meraih ponselnya. Dengan tangan yang bergemetar dia menelepon mamanya.
Sekejab, carissa langsung mengangkat telepon. Seketika meysha menangis membuat carissa panik.
“sayang, ada apa?. Kenapa kamu menangis?” tanya sang ibunda cemas membuat orang orang yang berada dirumah juga ikut melihat carissa yang menelepon dengan putrinya tersebut.
“mama, aku takut.” Lirih meysha terisak.
“sayang kenapa?. Cerita dengan mama.” Tutur carissa makin panik dengan keadaan putri bunsunya tersebut. “razu tidak menyakiti mu bukan, eh kalau razu tidak mungkin. Tapi nenek lampir alias ibunya itu tidak bersama mu bukan?” tanya carissa.
“mama, meysha takut. Benar benar takut. Meysha,…”
“meysha, ada apa sayang?. Kamu baik baik saja?” tanya seseorang dari dalam telepon.
Sedangkan meysha Seketika melepaskan ponselnya dan memeluk sosok pria yang dihadapannya. “bang razu aku takut.” Isaknya.
Razu melihat keadaan istrinya ini membuat batinya begitu sesak. “aku sudah melihat semua beritanya.” Ujar razu mengusap punggung meysha. “mangkanya aku langsung pulang dan menemui mu.” ujar razu memeluk pria ini dengan erat.
“hikss.. aku takut.”
“tidak papa, aku disini. Cup cup. Semuanya akan baik baik saja,sayang.”
Sedangkan carissa.
“Ada apa ma?” tanya dino.
“pah mah, ada berita terbaru tentang razu dan meysha.”
“apa itu?”
“pernikahan anak konglomerat, menikah karena melakukan hal yang tidak pantas.”
“apa apa ini?” tanya carissa.
‘’’’’’’
“berita gila apa ini?” pekik anton saat melihat tabletnya. “mah, jangan katakan ini kamu yang melakukan nya?” ketus anton.
“berita apa pah?. Aku aja nggak tau”
“kamu lihat meysha diserang.”
Alira meraih tablet tersebut kemudian melihat isinya. Entah itu reflek nyata atau hanya dibuat buat tentu anton tak percaya dengan istrinya setelah apa yang sudah dilakukan olehnya hari itu.
__ADS_1
“ini benar benar keterlaluan, bagaimana dia bisa mengtakan putra ku berzina ditempat kampungan itu?. bahkan darah perawan gadis itu ada diranjang putraku. Kapan dia berzina didalam semak. Kurang ajar aku akan menuntutnya.” Ketus alira benar benar sewot banget. Kalau dilihat dari mata ibu ini jelas dia tidak berbohong.
“siapa wanita yang telah mengatakan ini?, kenapa wajahnya disensor dan namanya tak tercantum?”
“mama sedang tidak berpura pura bukan?” tanya anton memastikan bila benar benar istrinya bukanlah dalang dari kasus ini.
Alira menatap anton dengan intens. “papa tidak mempercayai mama lagi?, untuk apa mama mencemarkan nama baik putra mama. Mama memang membenci anak kuntilanak itu. tapi bukan berarti mama melakukan ini hanya untuk memperburuk keadaan.” Ketus sang istri mengerucutkan bibirnya kecewa pada sang suami.
‘’’’’’’’’
“bila tente alira yang membuat ini, rasanya itu tidaklah mungkin. Karena bagaimana pun itu juga dapat mencemarkan nama baiknya dan keluarga.” Ujar baim.
“baim benar mah. Tapi siapa orang ini.?” ujar dino bertanya tanya. “ini adalah pencemaran nama baik.”
“kita bisa menuntutnya.”
Saat mereka berbincang bincang tiba tiba ponselnya kembali dihalo halokan oleh. Carissa langsung membalas.
“hallo, nak razu?. bagaimana dengan meysha? Apakah dia baik baik saja.?” Tanya carissa.
“dia baik baik saja ma, sekarang dia sudah tenang dan sudah tidur” jawab razu.
“tentang berita itu?, apakah kamu tau siapa orangnya?” tanya carissa.
“saya belum tau mah, tapi saya akan mencari tau secepatnya.” Ujar razu.
“kalian butuh bantuan?” tanya carissa.
“kita bisa membungkam mereka.”
Razu terdiam, razu melihat meysha yang tampak tertekan karena kejadian hari ini. pasti dia sangat ketakutan setelah kejadian ini. “razu terlalu merepotkan kalian semua.”
“tidak papa nak, katakan saja bila kamu butuh kami. Karena kamu juga sudah kami anggap seperti putra kami.” Tutur carissa.
“Razu, benar benar berterimakasih kepada mama, papa dan keluarga karena telah membantu razu tetap kuliah dan juga untuk kasus ini. razu akan melakukan apapun untuk kalian.” Tutur razu benar benar bersyukur berada pada keluarga yang sangat baik ini.
“santai saja.”
“terimakasih mah, sampaikan juga salam razu sama yang lain”
“iya nak, istirahat lah.”
“razu tutup ya ma”
“iya nak”
Razu menutup telepon seketika muncul walpaper foto alfano. Betapa terkejutnya razu saat melihat foto yang masih terpampang diwalpapernya tersebut. Tidak berlama lama dan razu juga tidak ingin mengikut campuri urusan pribadi meysha. Ia pun hanya mendeguk ludahnya sendiri kemudian menaruh ponsel meysha dinakas disamping ponselnya.
__ADS_1
Bersambung:)